Teka-Teki Logika Sederhana (Jawaban #1)

Pertanyaan:

Sebuah jam dinding berdentang 1 kali pada jam 1, 2 kali pada jam 2, dan seterusnya hingga berdentang 12 kali pada jam 12. Pada jam 3, jam dinding tersebut berdentang selama 3 detik. Berapa detik yang diperlukan jam dinding tersebut untuk berdentang pada jam 6?

Jawaban:

7,5 detik

Asumsi:

Waktu setiap dentangan sangat kecil jika dibandingkan waktu jeda antardentangan, sehingga waktu setiap dentangan ini dapat diabaikan.

Penjelasan:

Pada jam 3, jam dinding tersebut berdentang 3 kali selama 3 detik. 3 kali berdentang berarti terdapat 2 buah jeda antardentangan (jeda antara dentangan pertama dan kedua, dan jeda antara dentangan kedua dan ketiga). Artinya, jeda antardentangan ini adalah 1,5 detik. Jika kurang jelas, perhatikanlah ilustrasi berikut.

TENG —— (1,5 detik) —— TENG —— (1,5 detik) —— TENG

Jadi, pada jam 6, terdapat 5 jeda antardentangan. Sehingga waktu yang dibutuhkan adalah 5 x 1,5 detik = 7,5 detik.

Notes:

Perbedaan asumsi mungkin membuat perbedaan jawaban. Namun, intinya waktu jeda antardentangan harus diperhatikan.


Kembali ke halaman Teka-Teki Logika Sederhana Problem Set #1

Kembali ke halaman Teka-Teki Logika Sederhana

Kembali ke halaman Teka-Teki

10 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Januari 14
    blablalbba permalink

    zz..kalo gw anggep perbedaan tiap denting 3 detik gimana??

    ga logis d..

  2. 2009 Januari 14

    @blablalbba:

    ga mungkin dong perbedaan tiap denting 3 detik… Seandainya perbedaan antardenting 3 detik, maka saat jam 3 (berdentang 3 kali), akan membutuhkan waktu 6 detik!

    TENG —[3 detik]— TENG —[3 detik]— TENG

    Total: 6 detik

    Sedangkan di soal dikatakan waktu yang dibutuhkan untuk berdentang pada jam 3 hanya 3 detik…

    • 2009 April 24
      wafi permalink

      dasar bodoh,
      disitu dijelaskan, “waktu setiap dentingan 1,5 detik

  3. 2009 April 14
    ectya permalink

    waduh
    saia jadi berasa bodoh begini
    hihihi

  4. 2009 Juli 1
    Xaxan permalink

    Wafi bodoh.baca yg jelas pertanyaannya.

  5. 2009 Juli 15
    iva permalink

    kirain aku ini paling pnter… tp ternyata ginian aku g bisa…
    xixixixiixixix..

  6. 2009 Juli 22

    nich…..””””””” aku juga punya tebak-tebakan yang pakai logika?

    Aku punya teman namanya utux, bogel, dan kaciak! mereka bertiga punya uang seribu-seribu buat patungan beli rokok. bila uang mereka di gabungin kan jadi 3.000. karna aku tidak nyumbang,” aku yang kewarung untuk beli rokok. aku membeli 4batang rokok seharga 2.500. jadi sisa uangnya menjadi 500kan. karna uangnya sisa 500 aku kembalikan ke utux 100,bogel 100, dan kaciak 100. dan sisa uangnya jadi 200kan. kata mereka bertiga uangnya untuk aku sebagai ongkos jalan.

    yang jadi pertanyaanku :

    berapakah uang yang di sumbang masing-masing dari mereka bertiga?

    jawaban: pasti 900kan.

    yang ingin kubahas adalah bila uangnya di hitung ulang…..

    bila 1 orang menyumbang 900, jadi kalau bertiga jadi 2.700kan, lalu uang yang di kasihkan ke aku ada 200kan. 2.700+200=2.900 nah kenapa uangnya kurang 100ya padahal tadi uangnya kan 3.000.

    nah kalau uang yang aku kasihkan ke mereka bertiga aku ambil lagi 2.900+100+100+100= 3200 kenapa lebih 200 padahal uangnya 3.000.

    nah kalau ada yang bisa ngasih jawaban yang bagus dan sempurna berarti pintar dalam segala teka-teki.

    salam…………………….?

  7. 2009 Juli 24
    rid izi permalink

    scorpian kaler ape ?

    jwp= kalajenking lah bengap

  8. 2009 Agustus 10
    rio permalink

    jad cm bermasalah pada rentang periodiknya ya..

  9. 2009 Agustus 12
    nisa permalink

    Sebenarnya uang yang Rp. 100 tidak pergi ke mana-mana. Tidak hilang, tidak lenyap. Jumlah uang yang beredar di teka-teki tersebut tetap saja Rp3.000. Tapi apa buktinya? Mari kita hitung perlahan-lahan.
    Uang yang oleh yang membeli rokok mula-mula Rp. 3.000 kemudian kembalikan sama utux, bogel, dan kaciak Rp. 500 sehingga uang yang kini dipegang nya Rp.2.500
    Oleh dirinya(yang membeli rokok) uang sebesar Rp.500 cuma diserahkan sebesar Rp. 300 ke ketiga orang tadi. Sehingga si dirinya sekarang memegang Rp. 200.
    Karena ketiga orang tersebut menerima kembali uang mereka sebesar Rp. 300 dan masing-masing orang kebagian Rp. 100, maka ini artinya mereka masing-masing mengeluarkan uang Rp. 900. Karena ada tiga orang, ini artinya mereka bersama mengeluarkan Rp. 900 Rp. 2.700. Nah, jumlah uang ini sama dengan uang yang dipegang dirinya (Rp. 2.500) ditambah uang yang sekarang dipegang yang membeli rokok (Rp. 200), yaitu Rp. 2.500 + Rp. 200 =Rp. 2.700.
    Nah, bila uang Rp. 2.700 itu kita tambah dengan uang yang diserahkan ke ketiga orang tadi, yaitu Rp. 300 maka jumlah uang yang beredar pada teka-teki tersebut adalah tetap, yaitu Rp. 3.000,-.
    GAMPANGKAN

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS