Tag Archive | penipuan

MLM Tianshi in my opinion… (Part 3)

Tulisan Terkait:

Tautan:

Tianshi Watch –> silakan Anda nilai sendiri tentang MLM Tianshi ini, siapa yang benar… Kuncinya cuma dua… bersikap objektif dan memakai hati nurani 🙂

Akhirnya ada kesempatan juga buat menulis part 3 dari pendapat saya mengenai MLM Tianshi ini. OK, review sedikit… Di part 1, saya sudah menuliskan pendahuluan, bagaimana saya berkenalan dengan MLM Tianshi… Di part 2, saya sudah menjabarkan pendapat saya mengenai sistem network marketing secara umum dan MLM Tianshi secara khusus. Di sana telah saya jelaskan hal apa yang menjadi masalah paling utama dari network marketing, yang selalu ditutup-tutupi oleh para pengikut MLM dengan begitu baiknya. Pada postingan kali ini, part 3, saya akan membahas mengenai sebuah isu MLM yang menurut saya lebih penting dibandingkan sistemnya, yaitu isu moral…

Saya akan memulai pendahuluan postingan ini dengan sebuah pertanyaan. “Kenapa sih presentasi MLM itu sangat menarik (atau setidaknya cukup menarik) untuk orang yang pertama kali mendengarkannya?” Hal itu juga yang saya alami ketika pertama kali saya dipresentasikan mengenai MLM Tianshi ini. OK, saya akan jawab pertanyaan itu dengan jujur – sejujur-jujurnya – saat itu saya begitu tertarik akan MLM Tianshi ini karena (berdasarkan presentasi yang saya dengar waktu itu) saya akan bisa mendapatkan penghasilan pasif, saya akan bisa mendapatkan banyak uang (bahkan ga usah kerja kalau sudah dapat penghasilan pasif, apalagi kalau sudah financial freedom). Selain itu, saya bisa dapat BMW, kapal yacht, atau bahkan pesawat terbang… Saya akan dapat menikmati semua kemewahan itu. Kalau saya sudah memiliki uang, saya akan bisa mendapatkan segalanya (mengutip kata-kata Pak Louis Tendean, petinggi MLM Indonesia, yang mendapatkan istrinya dari sebuah BMW)…

Baca Lanjutannya…

Pengalaman (Hampir) Dicopet

Kejadian ini terjadi tanggal 19 Januari 2008, di sebuah angkot di Jakarta Utara…

Siang itu, sepulang saya menghadiri pemberkatan nikah seorang teman gereja saya, saya naik sebuah angkot untuk kembali ke rumah tercinta… Dari gereja saya, saya perlu naik angkot dua kali untuk sampai ke rumah. Perjalanan dengan angkot pertama berlangsung dengan lancar… Lalu, saya berpindah ke angkot kedua, tanpa menyadari adanya (kumpulan) pencopet yang ada di dalam angkot tersebut…

Saat saya naik, angkot ini sedang ngetem (baca: berhenti buat nyari penumpang). Saya naik ke angkot tersebut, dan melihat ada (kalau tidak salah) 4 orang bapak-bapak. 2 bapak duduk di seberang saya, salah satunya mengenakan jaket hitam, dan 2 bapak duduk di sebelah kanan saya. Saya tidak menaruh curiga sama sekali, dan saya tidak melihat lirikan mata mereka yang (mungkin) sedang menatap ke kantong celana saya dan mereka-reka isinya (yang isi sebenarnya adalah HP saya).

Angkot pun berjalan… Tiba-tiba, seorang bapak berjaket hitam di seberang saya mengajak saya ngomong…

Bapak Jaket Hitam (B): Anak muda jaman sekarang uda banyak yang ga bener ya, dik…
Saya (S): *kaget* eh, kenapa pak?
B: Iya, sekarang cewek-cewek ABG uda banyak yang maen ke diskotik, dugem, dll…
S: *mengiyakan* ho oh…
B: Bukan cuma dugem aja, uda banyak juga tuh yang pake narkoba
S: Hmm… *dalam hati bertanya-tanya, tuh bapak kenapa ngomong sama saya…*
B: Sekarang anak sekolah juga uda banyak yang pake narkoba. Kalo yang pake narkoba itu ga bisa ditutup-tutupin…
S: Oh… Ngomong2 bapak siapa ya? *penasaran*
B: Saya suka ngadain penyuluhan di sekolah-sekolah…
S: *oh, ternyata penyuluh toh…* Penyuluh narkoba, pak?
B: Iya… Kamu sekolah di mana dik?
S: Saya uda kuliah, pak…
B: Oh, kuliah di mana?
S: Di UI, pak…
B: Di sana pernah ada penyuluhan narkoba gitu ga?
S: *inget2* hmm, kayanya ngga deh pak…
B: Oh gitu ya… Anak sekolah sekarang pinter-pinter… Pada sembunyi2 pake narkoba…
S: Iya ya, pak…?
B: Iya… Temen kamu ada yang pake?
S: *agak kaget* Setahu saya sih nggak pak…
B: Ah, mereka pada ga ngaku aja… Ngomong2 kamu pake?
S: nggak, pak…
B: Kalo yang pake pasti ketauan… Kamu beneran ga pake?
S: beneran nggak kok, pak…

Baca Lanjutannya…

Opini (Part 1: Blogger Tukang Tipu)

Akhir-akhir ini, banyak isu-isu seputar IT yang kontroversial. Isu-isu itu juga sedemikian menarik sehingga mengundang banyak orang untuk mendiskusikannya dan menuliskannya di blog mereka. Ada yang pro dan ada yang kontra, sesuatu yang biasa terjadi. Isu-isu ini jugalah yang akhirnya menggelitik saya untuk menuliskan opini saya atas isu-isu tersebut di sini. Apa yang saya tuliskan di sini adalah opini dari saya. Anda boleh setuju dengan saya, dan boleh saja tidak setuju. Itu adalah suatu hal yang biasa… 😉

Pertama, saya mau memberikan opini tentang “blogger tukang tipu”. Teman-teman blogger pasti sudah tahu tentang hal ini. Untuk yang belum tahu, saya akan menceritakannya sedikit. Itu adalah ucapan dari seorang “pakar telematika” Indonesia bernama Roy Suryo. Pakar ini tiba-tiba menjadi terkenal karena banyak ucapannya yang dinilai tidak berdasar dan menyesatkan masyarakat.

Baca Lanjutannya…

Berita “April Mop” Masuk Koran, Lho Kok Bisa?

Kemarin (2 April), saya membaca sebuah berita yang mengejutkan di sebuah surat kabar (yang cukup terkenal) di Indonesia. Judul beritanya adalah “Inggris Gantikan Spanyol di Euro 2008“. Isi beritanya adalah mengenai pencoretan keikutsertaan timnas Spanyol di Euro 2008 karena masalah politik dan tidak mengindahkan peringatan FIFA, dan keikutsertaannya digantikan dengan timnas Inggris. Wah, sebuah berita yang sensasional, yang langsung saya percayai karena dimuat di sebuah koran yang cukup terkenal…

Lalu saya mencoba mencari beritanya di situs resmi Euro 2008 di http://www.uefa.com. Tapi saya tidak menemukan berita heboh tersebut di sana. Spanyol pun masih ada di daftar peserta. Saya mulai meragukan kebenaran berita tersebut. Ternyata dugaan saya terbukti setelah saya menemukan sumber berita tersebut, yaitu dari situs goal.com, artikelnya bisa dilihat di sini. Isi artikel tersebut sama dengan isi berita yang ada di koran yang saya baca. Bedanya, di artikel aslinya di goal.com, diakhiri dengan tulisan “April Fool, Goal.com“. Ternyata, sang penulis berita koran tersebut pun tertipu dengan berita April Mop alias berita bohong tersebut…

Semoga di kemudian hari, penulis berita-berita di koran dapat lebih selektif dan lebih teliti dalam memilih berita yang ada. Masukkan berita yang benar dan terpercaya, sehingga tidak menipu pembaca. Berita April Mop masuk koran, lho kok bisa? Satu lagi korban dari April Mop…

April Mop

Hari ini, tanggal 1 April adalah sebuah hari yang dikenal dengan sebutan “April Mop”. Apa itu April Mop? Wikipedia menjelaskan April Mop demikian:

April Mop, dikenal dengan April Fools’ Day dalam bahasa Inggris, diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari ini, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap teman dan tetangga, dengan tujuan mempermalukan mereka-mereka yang mudah ditipu. Di beberapa negara, lelucon hanya boleh dilakukan sebelum siang hari.[1] Hari ini juga banyak diperingati di internet.

Pada tulisan ini, saya mau memberikan pendapat saya mengenai April Mop ini. Bagi sebagian orang, April Mop menjadi suatu hari yang ditunggu di mana dia dapat dengan bebas membuat lelucon atau menipu orang tanpa disalahkan. Bagi sebagian orang yang lain, April Mop menjadi suatu kekhawatiran karena kemungkinan lelucon atau tipuan yang dialamatkan kepadanya. Saya sendiri termasuk ke kelompok orang yang kedua, dan saya menganggap “April Mop” ini adalah sebuah tradisi yang berbahaya.

Baca Lanjutannya…

Pemenang Idol Contest – Sungguhkah Seorang Idola?

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan saya terdahulu: Pembodohan Masyarakat dengan SMS Premium.

Pada tulisan saya kali ini, saya akan lebih menyoroti SMS premium yang digunakan sebagai media vote untuk idol contest (seperti AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, dll…).

OK, sebelumnya, saya ingin memperlihatkan latar belakang dari tulisan saya, yaitu sebuah forward-an e-mail yang masuk ke alamat e-mail saya. Bunyinya seperti ini: Baca Lanjutannya…

Pembodohan Masyarakat dengan SMS Premium

Saat ini, handphone bukanlah barang mewah lagi. Hampir di setiap kalangan masyarakat memiliki alat komunikasi ini. Hal ini juga didukung dengan harga handphone yang semakin lama semakin terjangkau (dan promosi yang semakin menggiurkan).

Fakta ini kini telah dimanfaatkan oleh beberapa (bahkan banyak) oknum untuk mengeruk keuntungan. Mencari untung memang tidak salah, yang menjadi salah adalah ketika cara mencari untung itu telah sampai pada tahap “pembodohan masyarakat”. Pembodohan masyarakat yang seperti apa? Saya akan coba uraikan dalam tulisan ini.

Pernah dengar yang namanya SMS premium? Itu adalah SMS dengan tarif “luar biasa” (biasanya Rp 2000/SMS). Ada dua jenis SMS premium ini, yaitu SMS premium satu arah dan SMS premium dua arah.

SMS premium satu arah maksudnya adalah hanya konsumen yang mengirimkan SMS ke vendor penyedia SMS premium tersebut. Contohnya biasanya berupa voting (contoh: AFI, Indonesian Idol), pengiriman jawaban kuis (contoh: kuis bolam Lativi), atau pesan yang dikirim (untuk ditampilkan di televisi, contoh: pesan berjalan saat penyiaran piala FA di AnTV) yang dikirimkan melalui SMS.

SMS premium dua arah maksudnya adalah konsumen meminta vendor mengirimkan SMS (yang berisi informasi) kepada mereka, dan setiap SMS yang dikirimkan oleh vendor, konsumen akan dikenakan biaya SMS premium.

Baca Lanjutannya…

Berbohong Dengan Statistik

Beberapa tahun yang lalu saya pernah membaca sebuah buku yang berjudul “Berbohong dengan Statistik”. Melalui buku ini saya diajarkan untuk tidak mempercayai statistik secara penuh dan mentah-mentah tanpa melihat asal muasal dan proses data statistik itu diolah.

Tidak jarang statistik dapat digunakan sebagai alat untuk menipu pembaca secara halus, membuat pembacanya tidak merasa kalau mereka sedang ditipu. Data yang mereka berikan mungkin benar, tetapi dengan berbagai trik mereka dapat menipu pembacanya. Seperti apakah kebohongan statistik itu? Saat ini saya akan memberikan beberapa contoh kebohongan statistik yang dipaparkan dalam buku ini:

Baca Lanjutannya…

Ada Apa di Balik Promosi Operator Telepon Selular? Part 2: XL

*Postingan ini adalah lanjutan dari postingan saya sebelumnya:

Kali ini saya akan membahas mengenai satu operator yang bisa dikatakan menjadi saingan berat dari Mentari, yaitu XL.

Baca Lanjutannya…

Ada Apa di Balik Promosi Operator Telepon Selular? (Part 1: Mentari)

*Postingan ini adalah lanjutan dari postingan saya sebelumnya:

Ketika Mahal Terlihat Murah

Akhir-akhir ini semakin banyak bermunculan iklan-iklan promosi tarif murah dari berbagai operator telepon selular. Inti dari setiap iklan mereka adalah mereka secara tidak langsung ingin mengatakan kalau “Operator kami yang paling menguntungkan Anda. Pakailah operator kami sekarang!”. Sayangnya, untuk menarik pelanggan, mereka terkadang melakukan segala cara, termasuk di antaranya “tipuan terselubung” di dalam setiap iklan mereka.

Mengapa saya mengatakan tipuan terselubung? Karena mereka tidak mengungkapkan promosi mereka secara detail, tetapi hanya mengungkapkan sisi baiknya saja, dan menyimpan sisi lainnya dan membungkusnya di dalam sebuah tanda * (yang berarti – syarat dan ketentuan berlaku). Dan, lebih parahnya lagi, seringkali (bahkan hampir selalu), syarat dan ketentuan itu tidak tercantum di iklan mereka, tetapi hanya ada di website mereka.

Saat ini saya akan berusaha mengungkapkan secara objektif, apa saja iklan yang mereka tawarkan, bagaimana kenyataan sebenarnya, dan bagaimana pandangan saya. Pada bagian pertama ini, saya akan mengulas mengenai promosi operator Mentari.

Baca Lanjutannya…

%d blogger menyukai ini: