Arsip | Indonesia RSS for this section

Indonesia Mengajar: Inspirasi dari 51 Pengajar Muda Indonesia

“Satu tahun mengajar, seumur hidup memberi inspirasi.”

Kalimat di atas adalah tagline dari yayasan Indonesia Mengajar. Saya baru tahu tentang yayasan ini kemarin, tetapi yayasan yang didirikan oleh Anies Baswedan ini telah begitu menginspirasi saya.

Ide dari yayasan ini sederhana saja. Indonesia Mengajar akan merekrut anak-anak muda berkualitas, putra-putri terbaik bangsa, untuk ditempatkan di daerah-daerah terpencil sebagai seorang pengajar muda di sekolah dasar selama satu tahun. Dalam rentang satu tahun itu, para pengajar muda tersebut diharapkan dapat membangun kualitas pendidikan di daerah tersebut, selain juga berinteraksi dengan warga, dengan pemuda, dengan tokoh masyarakat, dengan tokoh agama, dan masih banyak lagi.

Untuk itu, proses seleksi telah dilakukan dan telah didapatkan 51 orang pengajar muda yang siap ditempatkan di 5 kabupaten di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku, untuk menunaikan misi mulia mereka, sekaligus juga untuk mendapatkan sebuah pengalaman yang sangat langka dan berharga.

51 pengajar muda ini bukanlah pemuda biasa. Mereka adalah putra-putri berkualitas yang dimiliki bangsa ini. Mereka adalah lulusan universitas-universitas ternama dengan banyak prestasi gemilang. Profil mereka dapat dilihat di sini.

Yang membuat saya terharu sekaligus yang membanggakan saya adalah, teman saya adalah salah satu dari 51 pengajar muda tersebut. Dia adalah Agung Firmansyah, teman kampus saya di Fasilkom UI, yang telah melepas karirnya di sebuah perusahaan IT terkemuka di Indonesia, untuk menjadi seorang pengajar muda di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Pilihan serupa juga yang dibuat oleh Ayu Kartika Dewi, seorang pengajar muda yang lain, yang memutuskan untuk berhenti dari karirnya yang menjanjikan di sebuah perusahaan multinasional di Singapura, dan bergabung dengan Indonesia Mengajar, untuk menjadi seorang pengajar muda di Maluku Utara.

Baca Lanjutannya…

Iklan

Bencana Alam di Indonesia

Kemarin, terjadi beberapa bencana alam secara serentak di Indonesia.

Diawali dari hujan yang mengguyur Jakarta dua hari yang lalu dan kemarin, mengakibatkan banjir dan kemacetan di beberapa titik di Jakarta.

Lalu gempa bumi berkekuatan 7,2 Skala Richter melanda Sumatera Barat, yang mengakibatkan tsunami di Kabupaten Mentawai. Sejauh ini, terdapat 112 korban tewas dan 502 korban hilang karena tsunami tersebut.

Yogyakarta juga diguncang oleh letusan Gunung Merapi.

Indonesia diguncang banyak bencana. Marilah kita berdoa untuk Indonesia, untuk setiap orang yang menderita akibat bencana ini.

Percayalah bahwa setiap bencana akan berakhir. Percayalah bahwa ada rencana Tuhan yang indah di balik bencana yang terjadi.

Bagaimana kita dapat menghadapi bencana ini? Berdoalah. Berdoa agar Tuhan memberikan kekuatan kepada kita di tengah penderitaan yang kita alami. Penuhilah hati kita dengan harapan, harapan bahwa Tuhan akan menggunakan bencana yang kita hadapi untuk kebaikan kita.

Baca Lanjutannya…

Jakarta: Kota Penuh Keajaiban

Jakarta adalah tempat yang sangat baik untuk menguji kesabaran Anda. Kalau tidak percaya, cobalah bawa mobil Anda melintasi jalan-jalan di Jakarta selama sehari penuh. Ketika hari berakhir, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. Kemungkinan pertama adalah Anda akan menjadi orang yang lebih sabar. Kemungkinan kedua adalah Anda akan bersumpah tidak akan pernah naik mobil lagi di Jakarta.

Saya masih ingat kata-kata seorang kolumnis harian Kompas berikut: “In Jakarta, every second is a miracle.” Wow! Ini benar sekali…

Lihatlah angkot yang tiba-tiba menepi dari kecepatan 80 km/jam tanpa memberi sen (karena memang lampu sennya rusak).

Lihat pula motor-motor yang tiba-tiba datang dari arah berlawanan, arah yang sama sekali tidak pernah Anda duga, sampai-sampai Anda mengira motor itu seperti ninja yang bisa menghilang dan muncul kembali (akhirnya saya tahu kenapa ada sebutan ‘motor ninja’). Dan cobalah Anda perhatikan motor itu dengan pengendaranya. Tidak ada helm. Tidak ada kaca spion. Yang ada hanya telepon di telinganya. Ya! Dia sedang telepon… (ide siapa yang mengatakan telepon bisa menggantikan helm!?).

Baca Lanjutannya…

Bahaya Golput & Bahaya Mencontreng (Sembarangan)

Tanggal 9 April nanti, akan diadakan PEMILU (Pemilihan Umum). Di saat banyak orang sudah menetapkan pilihannya, ternyata banyak orang yang masih bingung, dan ada sebagian yang cenderung menjadi GOLPUT (golongan putih) alias tidak menggunakan hak pilihnya. Sebagian orang berpikir, dengan menjadi GOLPUT adalah langkah yang terbaik, daripada salah memilih. Ada pula yang memilih untuk menjadi GOLPUT karena tidak ada satu partai pun yang benar-benar pas di hatinya. Apakah benar menjadi GOLPUT adalah langkah terbaik? Sebelum saya melanjutkan, saya akan menceritakan sebuah ilustrasi.

Anda dihadapkan pada sebuah meja pertemuan. Di atas meja tersebut terdapat dua buah gelas. Sekilas, kedua gelas tersebut tampak sama. Isinya berwarna hitam kemerahan, dan baunya seperti bau anggur. Keduanya tidak dapat dibedakan secara kasat mata, tetapi ada satu hal yang sangat membedakan kedua gelas tersebut. Salah satu gelas tersebut berisi “anggur masam”, dan yang satunya lagi berisi “racun”!

Anda harus meminum salah satu dari kedua gelas tersebut. Anda diberikan kesempatan untuk memilih gelas yang akan Anda minum. Jika Anda tidak menggunakan kesempatan tersebut, orang lain akan memilihkan sebuah gelas secara acak untuk Anda minum. Anda diperbolehkan menggunakan alat-alat untuk mendeteksi racun, tetapi Anda harus mencarinya sendiri. Anda hanya diberikan waktu 2 jam untuk membuat pilihan, atau orang lain yang akan memilihkannya untuk Anda. Anda boleh saja memilih secara asal-asalan, Anda boleh saja membiarkan orang lain yang memilihkannya untuk Anda, tapi jangan menyesal kalau ternyata gelas yang Anda minum berisi racun.

Ilustrasi di atas mengilustrasikan PEMILU yang akan diadakan tanggal 9 April nanti.

Baca Lanjutannya…

20 Situs Terpopuler di Indonesia

Tahukah Anda 20 situs yang paling populer di Indonesia? Berikut adalah daftar 20 situs terpopuler di Indonesia, berdasarkan Alexa.

  1. Baca Lanjutannya…

Ryan, Psikopat Pembunuh Berdarah Dingin

Sebulan terakhir ini masyarakat Indonesia dikejutkan dengan tertangkapnya seorang pembunuh bernama Verry Idham Henryansah alias Ryan. Sejauh yang diketahui saat ini, telah ditemukan 11 korban pembunuhan yang dilakukan Ryan dengan berbagai motif (dari masalah asmara hingga masalah ekonomi). Sebagian jenazah korban ditemukan setelah dilakukan penggalian di halaman belakang rumah Ryan. Selain itu, ada juga korban yang dimutilasi oleh Ryan. Korban-korban tersebut dibunuh oleh Ryan sepanjang tahun 2006 hingga 2008.

Sebelumnya, tidak ada yang menyangka Ryan adalah seorang pembunuh yang sudah menghabisi banyak korban. Namun, itulah kenyataannya. Setelah itu, muncul anggapan bahwa Ryan adalah seorang psikopat. Saya jadi ingat tokoh Joker dalam film Batman: The Dark Knight. Keduanya memiliki kesamaan, yaitu kegemaran membunuh. Apakah psikopat selalu identik dengan pembunuh?

~ngomong2, kok sepertinya akhir-akhir ini banyak kebakaran besar di Jakarta ya? Duh…
~sudah lama ga ngeblog, tulisannya jadi aneh… 😛 Kenapa saya jadi jarang ngeblog? Kapan2 deh ya saya cerita…

Pengamen Aniaya Anak Di Kereta

Kisah berawal ketika saya naik kereta ekonomi tujuan Jakarta sore ini. Ketika kereta berhenti dan saya mau masuk ke dalam gerbong delapan, tiba-tiba terdengar suara-suara ribut dari gerbong sebelah. Awalnya saya berpikir ada pencopetan atau semacamnya. Saya pun menambah kewaspadaan dan masuk ke dalam gerbong.

Saya dikagetkan dengan datangnya seorang ibu dari gerbong sebelah yang menangis sambil menggendong seorang anak laki-laki berusia sekitar 5 tahun yang hidungnya berlumuran darah. Saya kembali bertanya-tanya, apakah yang terjadi… Apakah terjadi kecelakaan dengan anak tersebut. Ibu itu membersihkan luka yang ada di wajah sang anak dan berkata, “Ini bukan anak saya… Tapi saya kasihan dengan anak ini.” Beberapa detik kemudian, saya baru tahu apa yang terjadi sebenarnya.

Baca Lanjutannya…

Fakta (Mengejutkan) Tentang Rokok dan Perokok

Perhatikanlah fakta-fakta berikut tentang rokok dan perokok di Indonesia dan dunia:

  1. Sejauh ini, tembakau berada pada peringkat utama penyebab kematian yang dapat dicegah di dunia. Tembakau menyebabkan satu dari 10 kematian orang dewasa di seluruh dunia, dan mengakibatkan 5,4 juta kematian tahun 2006. Ini berarti rata-rata satu kematian setiap 6,5 detik. Kematian pada tahun 2020 akan mendekati dua kali jumlah kematian saat ini jika kebiasaan konsumsi rokok saat ini terus berlanjut. [1]
  2. Diperkirakan, 900 juta (84 persen) perokok sedunia hidup di negara-negara berkembang atau transisi ekonomi termasuk di Indonesia. The Tobacco Atlas mencatat, ada lebih dari 10 juta batang rokok diisap setiap menit, tiap hari, di seluruh dunia oleh satu miliar laki-laki, dan 250 juta perempuan. Sebanyak 50 persen total konsumsi rokok dunia dimiliki China, Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan Indonesia. Bila kondisi ini berlanjut, jumlah total rokok yang dihisap tiap tahun adalah 9.000 triliun rokok pada tahun 2025. [1]
  3. Di Asia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, Indonesia menempati urutan ketiga terbanyak jumlah perokok yang mencapai 146.860.000 jiwa. Namun, sampai saat ini Indonesia belum mempunyai Peraturan Perundangan untuk melarang anak merokok. Akibat tidak adanya aturan yang tegas, dalam penelitian di empat kota yaitu Bandung, Padang, Yogyakarta dan Malang pada tahun 2004, prevalensi perokok usia 5-9 tahun meningkat drastis dari 0,6 persen (tahun 1995) jadi 2,8 persen (2004). [1]
  4. Peningkatan prevalensi merokok tertinggi berada pada interval usia 15-19 tahun dari 13,7 persen jadi 24,2 persen atau naik 77 persen dari tahun 1995. Menurut Survei Global Tembakau di Kalangan Remaja pada 1.490 murid SMP di Jakarta tahun 1999, terdapat 46,7 persen siswa yang pernah merokok dan 19 persen di antaranya mencoba sebelum usia 10 tahun. “Remaja umumnya mulai merokok di usia remaja awal atau SMP,” kata psikolog dari Fakultas Psikologi UI Dharmayati Utoyo Lubis. [1]
  5. Sebanyak 84,8 juta jiwa perokok di Indonesia berpenghasilan kurang dari Rp 20 ribu per hari–upah minimum regional untuk Jakarta sekitar Rp 38 ribu per hari. [2]
  6. Perokok di Indonesia 70 persen diantaranya berasal dari kalangan keluarga miskin. [3]
  7. 12,9 persen budget keluarga miskin untuk rokok dan untuk orang kaya hanya sembilan persen. [3]
  8. Baca Lanjutannya…

Bingung-Bingung Definisi Pornografi

Tulisan ini saya buat sehubungan dengan rencana pemerintah Indonesia untuk mem-block situs-situs porno di negeri tercinta ini.

Pemerintah Indonesia akan mem-block situs-situs pornografi. Berita ini begitu maraknya akhir-akhir ini sehingga saya yakin Anda dapat menemukan beritanya tanpa harus saya berikan link-nya. Rencana ini banyak menuai pro dan kontra. Pro dari orang yang telah jera melihat Indonesia yang seakan menyuburkan pornografi, kontra dari orang yang masih menyukai (dari mengakses hingga menyediakan) material asusila tersebut. Begitu banyaknya pro dan kontra yang ada sehingga saya rasa tidak perlu menambahkannya lagi di tulisan ini. Silakan googling saja bagi yang berminat… 😉

Masih berhubungan dengan rencana blocking situs-situs porno tersebut, pemerintah kebingungan bagaimana cara mengetahui sebuah situs itu adalah situs porno atau tidak… Pernyataan terakhir yang dikeluarkan oleh M. Nuh tentang definisi situs porno adalah situs yang mensyaratkan pengunjungnya berusia 17 tahun atau 18 tahun. Tapi, apakah semua situs yang seperti itu pasti situs porno? Jadi apa dong definisi pornografi (terutama situs porno)!? Banyak yang mengatakan kalau definisinya sangat subjektif, dan ini salah satu yang bikin bingung!

Baca Lanjutannya…

Mencari Popularitas Melalui Pornografi

Akhir-akhir ini, di top post id.wordpress.com banyak beredar berita-berita miring (entah miring apa lurus!?) seputar artis yang ada di bangsa ini. Dan, yang lebih banyak dibahas adalah content-content yang menjurus pada pornografi. Cukup banyak orang yang menulis mengenai hal ini, baik dari orang yang benar-benar ingin cari sensasi, orang yang memang mau merusak moral bangsa (supaya rusak bersama-sama dia), sampai orang yang ingin mencari popularitas, membuat blog-nya ramai dikunjungi, dan menjadi populer… Yang akan saya soroti kali ini adalah hal yang terakhir.

Baca Lanjutannya…

%d blogger menyukai ini: