Tag Archive | Motivasi

Paksalah Diri Anda untuk Mendapatkan Hal-Hal yang Berharga

Waktu menunjukkan Pukul 00:30 dini hari. Rasa kantuk sudah menyelimuti saya, ketika saya tiba-tiba teringat akan blog saya. Ya, hari ini hari Rabu. Waktunya saya untuk update blog ini.

Setahun yang lalu, saya bertekad akan update blog ini seminggu sekali, setiap hari Rabu jam 6 pagi. Selama hampir setahun lamanya tekad itu berjalan dengan lancar, hingga tiba saat-saat di mana saya benar-benar sibuk dan akhirnya tidak melanjutkan tekad yang telah saya buat.

Ya, awalnya saya berpikir, saya tidak bisa melanjutkan tekad saya tersebut karena kesibukan saya yang bertambah. Kesibukan yang membuat waktu luang saya untuk menulis semakin berkurang. Kesibukan yang membuat saya menjadi terlalu lelah untuk berpikir dan mencari ide-ide tulisan untuk blog ini.

Dahulu, saya berpikir, seandainya saya diberikan waktu luang sehari penuh, saya pasti bisa menulis banyak artikel untuk blog ini. Saya selalu berpikir, yang saya butuhkan hanyalah waktu untuk menulis. Ya, hanya waktu saja… Begitulah yang saya pikir saat itu.

Hingga suatu hari, di sebuah hari Sabtu yang cerah, Tuhan mengabulkan doa saya. Saya mendapatkan satu hari yang kosong, waktu luang sehari penuh yang saya rindukan sejak lama.

Bisakah Anda tebak berapa tulisan yang saya hasilkan hari itu?

Baca Lanjutannya…

Iklan

Kesulitan adalah Kesempatan Besar untuk Memberikan Dampak yang Besar

Mengangkat gagang telepon adalah sebuah hal yang sederhana.

Mungkin sebagian besar dari kita akan setuju dengan pernyataan tersebut. Ya, apa susahnya mengangkat gagang telepon?

Mungkinkah mengangkat gagang telepon menjadi sebuah hal yang luar biasa, yang menginspirasi orang lain, dan yang berdampak besar bagi banyak orang?

Jawabannya adalah ya, jika itu dilakukan oleh Nick Vujicic, seorang yang dilahirkan tanpa tangan dan kaki. Suatu hari saya pernah melihatnya di dalam sebuah seminarnya, dia mempraktekkan mengangkat gagang telepon menggunakan tubuh dan kepalanya. Ketika dia berhasil, tepuk tangan penonton penuh keharuan membahana di ruangan tersebut.

Apa yang bisa kita pelajari? Ternyata kesulitan yang dialami oleh Nick telah membuat hal-hal yang sederhana dan biasa menjadi sebuah hal yang luar biasa dan begitu menginspirasi. Nick tidak perlu membelah batu karang menjadi dua untuk menarik perhatian penontonnya. Tidak dibutuhkan hal-hal yang sulit untuk membuat sesuatu yang spektakuler. Hal-hal sederhana seperti mengangkat telepon pun sudah cukup.

Ketika kita berada di dalam kesulitan, itu adalah kesempatan besar untuk memberikan pengaruh. Di saat kita dilanda kesulitan, hal-hal sederhana yang kita lakukan bisa menjadi sebuah hal yang spektakuler, yang menginspirasi banyak orang. Ini adalah kesempatan untuk berbuat hal yang mudah namun berdampak besar!

Sebuah senyuman yang diberikan seseorang yang baru menang lotere tentu sangat berbeda dampaknya dengan sebuah senyuman yang diberikan seseorang yang sedang menderita sakit.

Usaha yang dikeluarkan untuk menghasilkan kedua senyuman itu mungkin tak jauh berbeda. Mereka mengembangkan sejumlah otot yang sama di sekitar mulut. Mereka sama-sama dapat mengembangkan senyuman itu dalam hitungan detik bahkan sepersekian detik. Mereka mungkin memberikan senyuman itu kepada orang-orang yang sama. Namun, dampak senyuman seorang yang sedang sakit akan jauh lebih besar dibandingkan senyuman seorang yang baru saja mendapat lotere.

Kesimpulannya: Jika kita sedang sakit atau mengalami kesulitan, bersyukurlah. Ini adalah kesempatan kita bisa memberikan dampak positif yang besar bagi orang lain, hanya melalui sebuah hal yang mungkin sangat mudah dilakukan, jika kita mau melakukannya.

Lalu kenapa dampaknya dapat sedemikian berbeda? Itu karena tidak banyak yang melakukannya. Semua orang tentu akan tersenyum ketika menang lotere. Ini adalah sebuah hal yang sangat umum. Tapi orang-orang yang tersenyum di kala sakit melandanya? Tidak banyak orang yang melakukannya! Namun, tidak banyak orang yang melakukannya bukan berarti hal itu adalah hal yang sulit. Banyak orang tidak melakukannya hanya karena mereka terlalu berfokus pada penderitaan mereka daripada anugerah yang telah mereka terima.

Jadi, jika saat ini kita sedang dilanda kesulitan, bersyukurlah. Ini dapat menjadi sebuah kesempatan yang besar untuk menginspirasi orang lain. Pikirkanlah kebaikan-kebaikan sederhana yang dapat Anda lakukan, dan lakukanlah. Mungkin itu hanyalah sebuah senyuman yang sangat sederhana, namun senyuman itu dapat sangat berarti di hati orang-orang yang melihatnya.

Ketika Anda mengalami kesulitan, setiap kebaikan sederhana yang Anda lakukan akan berdampak ganda bagi para penerimanya.

Jangan sia-siakan kesempatan besar ini.

Tuhan memberkati kita semua,

Charles Christian

Kebaikan Sederhana, dengan Ketulusan yang Luar Biasa

Suatu sore, beberapa tahun yang lalu, saya menerima sebuah kebaikan sederhana yang begitu membekas di hati saya, sehingga saya mengingatnya sampai sekarang.

Sore itu, saya sedang belajar di kos saya, mempersiapkan ujian akhir yang akan saya ikuti esok hari. Kebanyakan teman-teman saya tidak mengambil kuliah ini, sehingga saya menjadi satu dari sedikit orang yang sedang belajar sore itu.

Saya ada di kos. Sendirian. Di luar, hujan deras sedang turun. Cuaca seperti ini benar-benar menggoda saya untuk tidur. Ketika itulah saya mendengar pintu kamar saya diketuk.

Tok. Tok…

Siapa yang datang di tengah hujan lebat begini? Penasaran, saya buka pintu kamar saya. Berdiri di depan saya seorang teman kampus saya, datang dengan sebuah payung yang tak cukup besar untuk menjaganya tetap kering.

“Ada apa, Yo?” Teman saya itu bernama Yohanes.

“Ini Les, buat nemenin lu belajar…,” dia memberikan sekantong roti Breadtalk kepada saya.

“Oh, thank you, Yo…”

“OK Les… Gw harus pulang sekarang. Good luck ya buat ujian besok.”

Begitu cepat dia pergi dan menghilang di tengah hujan. Kenapa kejadian singkat ini begitu berkesan untuk saya?

Pertama, jarak kos saya dan kos dia terpisah lumayan jauh, sekitar setengah jam berjalan kaki. Dan saya tahu, roti itu pasti dibeli di Breadtalk Margo City, yang ada di dekat kosnya. Apa artinya? Artinya, dia bukanlah sekedar mampir ke tempat saya, tapi memang merencanakannya. Bisa saja setelah pulang dari Margo City dia langsung pulang ke kosnya, daripada berjalan kaki satu jam bolak-balik di tengah hujan deras hanya untuk mengantarkan roti ini pada saya. Sungguh dibutuhkan sebuah pengorbanan untuk melakukan kebaikan sederhana ini.

Lalu, apakah hanya pengorbanannya yang membuat saya terkesan? Tidak hanya itu, ada hal lain yang lebih membuat saya terkesan, yaitu motivasi di balik pengorbanan yang dia lakukan.

Baca Lanjutannya…

My Best Quotes (2)

Setelah saya pernah membagikan status-status facebook saya yang begitu menginspirasi saya beberapa bulan lalu, sekarang saya akan membagikan lagi status-status facebook saya lainnya yang juga telah menginspirasi saya dalam setengah tahun terakhir ini. Semoga ini juga bisa menjadi inspirasi bagi Anda semua.

17 Maret 2010 – Kesalahan perusahaan dalam sistem penggajian karyawan yang banyak dilakukan perusahaan adalah "jumlah gaji karyawan diukur berdasarkan usahanya, berdasarkan jumlah jam kerjanya", di mana akan jauh lebih baik jika "jumlah gaji karyawan diukur berdasarkan produktivitasnya, berdasarkan seberapa banyak nilai tambah yang diberikan sang karyawan untuk perusahaan itu."

20 Maret 2010 – Menyesal yang benar bukanlah "seandainya saja dulu aku tidak berbuat itu…", tetapi "sekarang aku akan berbuat ini agar kesalahanku dahulu tidak terulang lagi."

27 Maret 2010 – If you still have a chance to fix your mistake, it is a grace that shouldn’t be wasted… since there’re many mistakes that can’t be fixed anymore…

27 Maret 2010 – "Hope" is the small thing that makes a big difference.

3 April 2010 – Paskah adalah kabar buruk… Kabar buruk bagi Iblis karena kebangkitan Kristus adalah tanda Iblis telah dikalahkan. Paskah adalah kabar baik… Kabar baik bagi Allah karena kebangkitan Kristus adalah tanda kemenangan Allah atas Iblis. Akankah Paskah menjadi kabar baik atau kabar buruk bagi kita, tergantung di sisi mana kita berada saat ini. Selamat Paskah. 🙂

10 April 2010 – Yang membuat hidup menjadi menarik bukanlah  kesuksesan yang diraih pada akhirnya, tapi proses panjang menuju  kesuksesan itu. Proses itulah yang membuat kesuksesan menjadi  berarti.

16 April 2010 – Rasanya tidak adil kalau kita mengeluh sepenuh hati kepada Tuhan di saat kita ditimpa kesulitan, sedangkan di saat kita senang, kita tidak berterima kasih kepada Tuhan dengan sepenuh hati seperti saat kita mengeluh.

25 April 2010 – Kalau kita tahu ada orang yang jadi "batu sandungan" di depan jalan dan kita akhirnya tersandung batu itu, itu adalah kesalahan kita. Orang lain boleh menjadi "batu sandungan", tapi kita bisa memilih untuk tidak tersandung batu itu.

30 April 2010 – Jika kamu membenci orang yang dahulu kamu cintai karena dia tidak mencintaimu, berarti sebenarnya yang kamu dahulu cintai adalah "rasa cintanya kepada dirimu". Sebenarnya, kamu tidak pernah mencintai "dia"…

Baca Lanjutannya…

Kalau Anda Berpikir Anda Bisa, Anda Bisa. Kalau Anda Berpikir Anda Tidak Bisa, Anda Tidak Bisa

Judul di atas adalah sebuah quote yang cukup populer. Mungkin awalnya ada dari Anda yang tidak menyetujui quote tersebut. Masakan kita bisa atau tidak bisa berdasarkan apa yang kita pikirkan. Tidak dong, itu tergantung kemampuan kita, anugerah Tuhan, dan lain-lain (yang sebenarnya itu semua benar juga).

Saya pun awalnya berpikir seperti itu. Wah, betapa enaknya kalau quote ini benar. Saya tinggal berpikir, “Saya juara kelas”, maka saya akan menjadi juara kelas. Ketika saya berpikir, “Saya bisa jadi miliarder”, maka saya akan menjadi miliarder.

Kesalahan orang biasanya (termasuk saya dahulu) adalah menganggap semua proses itu akan didapatkan secara instan. Ketika saya berpikir “saya juara kelas”, saya mengharapkan saya bisa jadi juara kelas secara instan. Saya bisa tetap bermalas-malasan, tidak pernah belajar, tidak pernah mendengarkan guru… dan saya mengharapkan saya menjadi juara kelas karena saya percaya quote di atas. Saya mau katakan, ini sama sekali bukan yang dimaksud oleh quote tersebut. Quote tersebut bukanlah berbicara sesuatu yang supernatural dan instan. Ketika Anda berpikir Anda bisa, bukan berarti secara instan Anda pasti akan langsung bisa tanpa berusaha.

Namun demikian, saya percaya pada quote di atas. Saya akhirnya menemukan sebuah penjelasan yang masuk akal yang menjelaskan mengapa quote di atas bisa menjadi benar.

Yang dimaksud oleh quote di atas sebenarnya adalah mengenai fokus pikiran kita. Ketika kita memfokuskan diri kalau kita bisa, itu akan mempengaruhi kita. Seperti apa pengaruhnya? Pengaruhnya akan terlihat ketika kita mencari dan ketika kita gagal.

Pengaruh Pertama: Ketika Kita Mencari

Pengalaman ini saya dapatkan ketika saya mencari parkir di sebuah gedung parkir. Saya berpikir saya pasti akan mendapatkan tempat kosong dalam gedung parkir itu. Saya pasti akan mendapatkan parkir! Karena saya berpikir saya pasti mendapatkan parkir, itu membuat saya mengemudikan mobil lebih lambat, dan saya mencari ke sekeliling apakah ada tempat kosong. Karena saya fokus kepada tempat kosong, saya akan dapat melihat dengan mudah jika terdapat tempat kosong. Ini sama halnya ketika Anda fokus kepada warna merah, Anda akan melihat banyak warna merah di sekeliling Anda. Itu bukan karena warna merahnya yang bertambah banyak, tetapi karena Anda memfokuskan diri Anda pada warna merah. Akhirnya, tidak heran jika saya mendapatkan tempat kosong untuk parkir.

Baca Lanjutannya…

Ingin Disukai Orang Lain? Belajarlah Menyukai Orang Lain!

Egois sudah menjadi sifat dasar manusia. Setiap orang cenderung akan lebih memperhatikan dirinya sendiri dibandingkan orang lain. Salah satu contohnya, jika kamu melihat sebuah foto, siapakah yang akan pertama kali kamu cari? Jika kamu ada di dalam foto itu, kemungkinan besar yang kamu cari pertama kali adalah dirimu sendiri. Kenapa? Karena kamu ingin meyakinkan dirimu kalau kamu tampil baik di foto itu, atau jika kamu tampil jelek, kamu akan mencoba untuk mencegah foto itu untuk dilihat orang lain.

Jika kita menawarkan sesuatu kepada orang lain, seringkali kita hanya melihat kepentingan kita sendiri. Kita tidak memperhatikan kebutuhan orang yang kita tawarkan. Seringkali inilah yang menjadi masalah orang yang kita tawarkan menolak tawaran kita. Mereka berpikir, “Apa hubungannya denganku? Apa untungnya bagiku? Kenapa aku harus melakukan ini?”

Baca Lanjutannya…

Fokus Pada Hal Kecil Untuk Mencapai Hal yang Lebih Besar

Michael Jordan memiliki sebuah catatan prestasi yang menarik. Dia rata-rata menghasilkan 32 poin untuk timnya dalam satu pertandingan basket. Ketika ditanya, bagaimana dia dapat melakukannya, dia menjawab, “Fokus saya adalah menciptakan 8 poin dalam setiap quarter. Karena ada 4 quarter dalam sebuah pertandingan, maka saya menghasilkan 32 poin dalam satu pertandingan.”

Memiliki mimpi yang besar itu sangat bagus. Tapi, terkadang mimpi yang besar membuat orang-orang yang mempunyai mimpi itu menjadi bingung bagaimana mereka dapat mencapainya. Seolah-olah, mimpi itu adalah suatu hal yang tak dapat dicapai oleh mereka. Kenapa? Karena mereka merasa mimpi itu terlalu besar untuk mereka.

Baca Lanjutannya…

Ketika Kita Berhenti Mengeluh, Kita Menjadi Lebih Kuat

Kemarin, ketika saya sedang menjelajah internet, saya menemukan sebuah video yang lucu berikut.

Bagaimana komentar Anda ketika melihat kedua orang yang ada di eskalator tersebut? Banyak dari Anda mungkin berpikir kedua orang itu sungguh konyol. Ngapain juga teriak-teriak minta tolong dan sibuk mengeluh karena eskalator mati di tengah jalan? Kenapa mereka ga langsung aja naik sendiri dengan jalan kaki?

Kita mungkin gregetan ketika melihat tingkah kedua orang itu. Tapi, ternyata banyak dari kita yang melakukan hal yang sama dalam hidup kita. Berapa banyak orang yang sibuk mengeluh ketika menghadapi masalah? Berapa sering kita sibuk menyalahkan orang lain karena hal buruk yang menimpa kita?

Baca Lanjutannya…

My Best Quotes

Berikut adalah kumpulan quote/status facebook original yang saya buat selama kurang lebih setengah tahun terakhir. They have inspired me, and may they inspire you, too… 😀

23 September 2009 Banyak orang berpikir bunuh diri dapat mengakhiri kesulitan mereka. Namun, kenyataannya adalah bunuh diri mengubah kesulitan "sementara" di dunia menjadi kesulitan "kekal" di akhirat.

28 September 2009 Banyak "masalah" yang terjadi karena "salah paham". Banyak "salah paham" yang terjadi karena "kesalahan komunikasi". Banyak "kesalahan komunikasi" yang terjadi karena kurangnya kita belajar cara berkomunikasi yang baik.

30 September 2009 Emosi kita menentukan keputusan kita dan cara kita bertindak. Untuk mengambil keputusan dan cara bertindak yang bijak, kita harus mengontrol emosi kita terlebih dahulu.

1 Oktober 2009 I want to know and worship You, Lord, simply because You are my and only God.

12 Oktober 2009 Kunci untuk menjadi yang teratas adalah terus bergerak ke atas dan meminta bantuan kepada yang ada di atas, bukan menjatuhkan semua yang ada di atas.

13 Oktober 2009 Suatu hal yang salah yang kita lakukan tidak akan menjadi benar hanya karena orang lain juga melakukan kesalahan yang sama.

16 Oktober 2009 Bulan yang menjadi penerang di tengah malam takkan dapat bersinar tanpa matahari yang menjadi sumber cahayanya. Demikian pula manusia yang "menerangi" dunia ini takkan dapat berbuat apa-apa tanpa Tuhan yang menjadi sumber kekuatan mereka.

17 Oktober 2009 Ada orang turun tangga dari lantai 50 karena gempa. Pas sampai bawah gedungnya tetap berdiri kokoh. Respon #1: "Yaah, gedungnya ga roboh… Sia-sia deh gw turun tangga cape2". Respon #2: "Huff. Syukurlah gedungnya ga roboh… ^^" Mana respon yang kamu pilih?

Baca Lanjutannya…

Sisi Positif dari Penderitaan

Penderitaan. Di saat banyak orang yang mengaitkan kata ini dengan sejumlah hal-hal negatif seperti “bencana”, “kemiskinan”, “kesakitan”, dan lain sebagainya, saya tertantang untuk berpikir, sebenarnya ada tidak ya hal positif dari penderitaan?

Banyak orang yang mengatakan bahwa dirinya menderita. Menderita karena sakit penyakit, menderita karena ditinggal orang yang dikasihi, menderita karena ditolak saat nembak, menderita karena ditipu orang, menderita karena ketiban bencana alam, menderita karena perbuatannya yang tidak baik ketahuan orang lain, menderita karena diejek orang lain, menderita karena kemiskinan, dan lain sebagainya. Sekilas, mendengar semuanya itu, yang terlintas di pikiran kita, penderitaan adalah sesuatu yang sangat jelek, dan tidak ada positif-positifnya. Ternyata tidak juga kawan… Ada hal yang sangat positif yang bisa diambil dari penderitaan. Namun sayangnya, tidak banyak orang yang melihat sisi positif ini.

Jadi, apa sisi positif dari penderitaan? Sisi positifnya adalah ketika kita bisa memanfaatkan penderitaan yang kita alami untuk memotivasi kita untuk melakukan hal-hal yang positif dalam kehidupan kita. Ketika kita menderita, badan atau hati kita akan terluka, dan hal itu akan menciptakan suatu emosi yang dapat mendorong kita untuk membuat kita keluar dari penderitaan tersebut. Namun tentunya kita harus dapat memanfaatkan emosi tersebut dengan baik, dan bukannya malah menjadi depresi.

Baca Lanjutannya…

%d blogger menyukai ini: