Tag Archive | lucu

Humor: Warisan Beruntun

Agus bertemu dengan Budi, sahabatnya. Namun anehnya Budi memperlihatkan wajah murung. Wajahnya seperti diselimuti oleh mendung, padahal hari itu cerah.

Agus: "Kenapa lu Bud, kok kayaknya sedih banget?"
Budi: "Begini Gus, tiga minggu yang lalu Om gua meninggal dunia, gua dapet warisan 100 juta rupiah"

Agus: "Lha, bagus, dong!"
Budi: "Bagus apaan? Denger dulu cerita gua. Nah, dua minggu yang lalu salah seorang sepupu gua meninggal karena tabrakan. Gua dapet warisan motor
Harley-nya"

Agus: "Enak banget nasib lu!"
Budi: "Terus, minggu lalu kakek gua meninggal dunia, gua dapet warisan 500 juta rupiah dan sebuah rumah di Pondok Indah"

Agus: "Gile benerrrr!!! Lantas ngapain lu kelihatannya sedih banget hari ini?"
Budi: "Soalnya minggu ini belum ada lagi yang meninggal

Moral: Kunci dari kebahagiaan bukanlah seberapa banyak harta yang kita miliki. Kita akan bahagia ketika kita dapat mensyukuri apa yang kita miliki. 😀

Tips Agar Kita Selalu Beruntung Dalam Hidup (2)

Kejadian ini terjadi di suatu hari yang cerah 2 tahun yang lalu. Seperti biasa, tidak ada bintang jatuh… Seperti biasa juga, saya pergi ke kampus pakai sendal, yang sebenernya saya tau tuh sendal uda rada ga bener, uda hampir putus, tapi karena saya yang keras kepala tetep aja saya pake tanpa sedikit pun rasa bersalah. Saya sampai di kampus dengan aman sentosa, sehat walafiat, tidak kekurangan suatu apa pun, setidaknya sampai terjadi tragedi itu.

Tragedi apa? Jadi ceritanya saya lagi turun tangga. Terus abis saya turun, ada genangan air ga jelas ada di depan WC (siapa sih yang pipis sembarangan di depan WC?), yang saya ga liat (saking rabunnya nih mata…). Dan genangan air itu berhasil membuat saya meluncur beberapa meter ke depan seperti maen ice skating dan membuat sendal saya bener-bener putus!!! Tuh genangan cuma gagal membuat saya jatuh, karena keseimbangan tubuh saya yang udah saya latih bertaon-taon dengan bertapa di atas gunung salak… (yang ini ga bener).

Okeh… Akhirnya sendal saya putus juga. Nyesel deh saya, napa saya tadi pagi masih keras kepala make tuh sendal. Trus sekarang, gimana saya bisa balik ke kos saya dengan sendal yang putus gitu? Huhuhu… Apa saya mesti ngesot2 atau nyeker ampe kaki berdarah2 ke kos saya??

 

Baca Lanjutannya…

Humor: Hadiah untuk Sang Istri

Seorang istri berkata pada suaminya bahwa untuk ulang tahunnya kali ini, dia menginginkan sebuah benda yang bisa bergerak dari 0 hingga 100 dalam waktu 4 detik.

Sang istri mengharapkan sesuatu seperti ini…

clip_image002

 

Tetapi, ternyata sang suami menghadiahkan sang istri sesuatu yang sangat berbeda…

Baca Lanjutannya…

Humor: Cara Tes Orang Gila

Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung untuk menjenguk kerabat di RSJ. Seorang dokter menghampiri saya untuk mengajak saya ngobrol-ngobrol tentang segala hal, mulai dari bagaimana penanganan pasien sampai ke masalah-masalah umum dalam hidup saya. Sampai tiba saatnya ketika saya bertanya kepada dokter itu,

“Dok, gimana sih caranya dokter ngetest pasien-pasien dokter itu masih gila atau sudah waras?”

“Oh mudah saja, kami mengisi bathtub sampai penuh, lalu kami memberikan ke orang itu:

  • Sendok Teh
  • Gelas
  • Gayung

Lalu kita minta dia untuk mengosongkan Bathtub,” jawab si Dokter.

“Ooooh… kalo gitu saya pasti milih gayung, soalnya itu paling gede…”

Terjadi keheningan sejenak… Baca Lanjutannya…

Humor: Surat Penyesalan untuk Ayah

Sang Ayah mendapati kamar itu sudah rapi, dengan selembar amplop bertuliskan “Untuk ayah” di atas kasurnya. Perlahan dia mulai membuka surat itu…

Ayah tercinta,

Aku menulis surat ini dengan perasaan sedih dan sangat menyesal. Saat ayah membaca surat ini, aku telah pergi meninggalkan rumah. Aku pergi bersama kekasihku, dia cowok yang baik.

Setelah bertemu dia, ayah juga pasti akan setuju. Meski dengan tatto2 dan piercing yang melekat ditubuhnya, juga dengan motor bututnya serta rambut gondrongnya.

Dia sudah cukup dewasa meskipun belum begitu tua (aq pikir jaman sekarang 42 tahun tidaklah terlalu tua). Dia sangat baik terhadapku, lebih lagi dy ayah dari anak di kandunganku saat ini. Dia memintaku untuk membiarkan anak ini lahir dan kita akan membesarkannya bersama.

Kami akan tinggal berpindah-pindah, dia punya bisnis perdagangan extacy yang sangat luas, dia juga telah meyakinkanku bahwa marijuana itu tidak begitu buruk.

Kami akan tinggal bersama sampai maut memisahkan kami. Para ahli pengobatan pasti akan menemukan obat untuk AIDS jadi dy bisa segera sembuh.

Aq tahu dia juga punya cewek lain tapi aq percaya dia akan setia padaku dengan cara yang berbeda.

Ayah.. jangan khawatirkan keadaanku. Aku sudah 15 tahun sekarang, aku bisa menjaga diriku. Salam sayang untuk kalian semua.

Oh iya, berikan bonekaku untuk adik, dia sangat menginginkannya.

Masih dengan perasaan terguncang dan tangan gemetaran, sang ayah membaca lembar kedua surat dari putri tercintanya itu… Baca Lanjutannya…

Tulisan Kategori “Humor Inspiratif”

Banyak orang yang menyukai humor. Saya adalah salah seorang di antaranya. Kadang, saya meluangkan waktu untuk membaca humor-humor yang dikirimkan ke e-mail saya setiap hari dari milis-milis humor yang saya daftar. Beberapa humor berhasil mengembangkan senyum di wajah saya, beberapa humor yang lain bahkan dapat membuat saya tertawa terbahak-bahak. Humor-humor itu sungguh menghibur saya.

Seiring berjalannya waktu, saya melihat ternyata humor-humor itu tidak hanya sekedar menghibur saya. Ada pesan-pesan moral yang saya dapatkan dari humor-humor tersebut. Saya dapat belajar banyak hal dari sebuah humor. Terlebih, biasanya yang membuat sebuah humor menjadi lucu adalah ending yang di luar dugaan pembacanya. Ya, humor-humor itu bisa membuat kita berpikir lebih luas (istilah kerennya “think out of the box”). Saya namakan humor-humor demikian “humor inspiratif”, artinya humor yang dapat menginspirasi (dan menghibur) kita.

Sebelumnya, saya juga sudah cukup banyak membagikan humor-humor inspiratif di blog ini, seperti humor yang mengajarkan saya untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam hidup ini, humor yang membuat saya tertarik belajar Bahasa Inggris, humor yang membuat saya menjadi pecinta matematika, humor yang mengajarkan saya jawaban-jawaban yang di luar dugaan,  realita yang dikemas dalam bentuk humor, humor yang membuka mata saya untuk berbisnis tanpa modal, humor yang memperlihatkan jiwa berdagang yang tinggi :p, humor yang mengajarkan bahwa pekerjaan sulit dapat menjadi pekerjaan mudah ketika kita bandingkan dengan pekerjaan yang lebih sulit, dan masih banyak lagi humor-humor lainnya.

Baca Lanjutannya…

Humor: Power of Friendship

friendship

Humor: Jin Aja Nyerah…

Suatu malam, ketika sedang berjalan sepanjang pantai California, seorang pria menemukan lampu tua yang diletakkan di atas batu. Ketika ia mengambil dan menggosoknya, seorang Jin mendadak muncul.

“Baik, cukup sudah!” bentak Jin itu. “Ini keempat kalinya dalam bulan ini
orang menggangguku! Aku begitu marah sampai aku hanya akan memberimu satu permintaan bukannya tiga! Jadi ayolah, ayo! Katakan apa yang kau inginkan, dan jangan membuang waktuku seharian!.”

Orang itu berpikir cepat, kemudian berkata, “Yah, aku selalu bermimpi pergi ke Hawaii, tetapi aku takut terbang dan aku cenderung mabuk laut di
atas kapal. Bagaimana kalau kau buatkan aku jembatan ke Hawaii?
Dengan begitu, aku bisa naik mobil ke sana.”

Jin itu tertawa. “Jembatan ke Hawaii?! Kau pasti bercanda? Bagaimana aku bisa mendapat penyangga yang sampai ke dasar samudera? Itu membutuhkan terlalu banyak baja, dan sangat banyak beton! Itu sama sekali tidak bisa dilakukan! Pikirkan permintaan lain!” Kecewa, pria itu berusaha keras untuk memikirkan permintaan lain.

Akhirnya ia berkata, “Baiklah, aku punya keinginan lain. Semua wanita dalam hidupku berkata aku tidak peka. Aku berusaha dan berusaha untuk menyenangkan mereka, tetapi tidak ada yang berhasil. Aku tidak tahu di mana kesalahanku. Satu permintaanku adalah untuk mengerti wanita… tahu bagaimana sebenarnya perasaan mereka ketika mereka membisu padaku… tahu mengapa mereka menangis … tahu apa yang mereka inginkan ketika mereka tidak memberitahu aku apa yang sebenarnya mereka inginkan… aku ingin tahu apa yang membuat mereka benar-benar bahagia.”

Sunyi sejenak, kemudian Jin itu berkata, “Kau mau jembatan itu berjalur dua atau empat?”



Moral

%d blogger menyukai ini: