Pertanyaan Refleksi #5: Tidak Mungkin Gagal

Seandainya kamu tahu kamu tidak mungkin gagal, hal realistis apa yang akan kamu lakukan?

Bagikan jawabanmu melalui kolom komentar di bawah ini.

Kembali ke halaman Pertanyaan Refleksi

5 responses to “Pertanyaan Refleksi #5: Tidak Mungkin Gagal”

  1. Konzetsu-'Aya' Shicka Randkalt says :

    aku mau belajar suatu ilmu——- mungkin sihir buat kembali ke masa lalu.
    aku gak mau pake mesin waktu. gak menjamin sihh……
    pokonya aku mau kemasa lalu di saat aku belum dilahirkan dan menggantikan tempatku dengan orang lain. sebenarnya aku nyaris gak mau dilahirkan, maksudku, itu pemikiranku sendiri lho bukan ortuku. tapi gak mungkin,,, berkata begitu saja dah dosa kan??? itu pemikiran realistisku beberapa waktu lalu. tapi kaya’nya aku udah berusaha merubahnya. dulu aku kepingin tidak dilahirkan keduania karena aku berharap bisa menjadi iblis atau malaikat. soalnya aku takut mati.
    yah… sekarang aku baru tahu kalau malaikat pencabut nyawa juga akan dicabut nyawanya??? so,,, hidupku sekarang adalah pilihan terbaik!

  2. kesetmbulaks says :

    hanya Tuhan Yang Tidak Pernah Gagal. Tapi karena ini dalam konteks seandainya, ya okelah.

    seandainya, seandainya lho, kalau saya tidak pernah gagal, hal yang saya lakukan adalah tetap menyadari bahwa hanya Tuhan Yang Tidak Pernah Gagal, lalu sikap selanjutnya tetap bersikap tidak ceroboh dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan ataupun menjalankan bisnis dan tetap percaya, bahwa disetiap keberhasilan, kesuksesan, bahkan dalam setiap kebaikan, juga kebaikan sikap dalam berbisnis dengan tujuan yang benar, pasti ada campur tangan Tuhan yang diam-diam memampukan kita. Dan ketika menjadi pebisnis yang sukses, tetap harus menjadi pebisnis yang bertanggung jawab atas moral (misalnya:tidakmenipu) atas barang produknya(misalnya:tidak asal-asalan) kepada konsumen atau pelangganya. Dan tidak lupa tetap berdoa dan berusaha dengan segenap kemampuan dalam lahir dan batin yang telah Tuhan tanamkan pada setiap orang walaupun berbeda-beda tingkatanya, tanpa melupakan bahwa Tuhan-lah sumber kekuatan kita, juga sumber kesuksesan kita.

  3. indra says :

    keep learning and stay humble. Tidak ingin terlalu menonjolkan ‘saya tidak mungkin gagal’, karena dengan pemikiran demikian saya menjadi sombong dan merasa lebih baik dari orang lain.

  4. Tika says :

    Aku mau bikin manusia bersahabat dengan tumbuhan. Biar bumiku nggak panas…

Trackbacks / Pingbacks

  1. Pertanyaan-Pertanyaan Refleksi Diri « Charles' Notes… - 9 Mei 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: