Pertanyaan Refleksi #2: Hari Terakhir

Seandainya kamu diberitahu bahwa besok adalah hari terakhirmu hidup di dunia, bagaimana kamu akan merencanakan hari esokmu? Apa saja yang akan kamu lakukan di hari esok itu?

Bagikan jawabanmu melalui kolom komentar di bawah ini.

Kembali ke halaman Pertanyaan Refleksi

5 responses to “Pertanyaan Refleksi #2: Hari Terakhir”

  1. kemal says :

    Bagiku hidup itu hari ini, bukan. tidak ada satupun mahluk didunia ini yang mampu menjamin besok aku masih hidup. jadi yang akan kurencanakan untuk mati adalah hari ini bukan BESOK,!!!

    Barang Kali Demikian,!!!

  2. Konzetsu-'Aya' Shicka Randkalt says :

    jujur,,, mungkin aku cuma bisa ngelamun sendiri….. maklum… klo tahu akan mati besok aku pasti jadi gila. untung tuhan menyembunyikan waktu kematian sebagai rahasia illahi.
    yah… paling aku reboisasi hutan. dan beribadah tentunya! *tapi kalo kenyataannya aku mah gak yakin.

  3. kesetmbulaks says :

    seandainya begitu, yang aku lakukan adalah tetap melakukan hal-hal penting didunia ini yang memang perlu dilakukan, tanpa mengabaikan hal-hal rohani yang lebih penting. seperti membaca kitab suci, tetap meluangkan waktu khusus untuk Tuhan (Sang Maha Suci diantara segala makhluk), juga dengan merenungkan Firman Tuhan atas dasar pikiran yang selalu positif kepada Tuhan, walaupun seandainya Tuhan mengadapkan pada ujian yang paling berat atau ujian yang paling menyakitkan hati dalam seumur hidupku, aku ingin tetap mencintainya. Dan seandainya kebenaranku seperti nabi ayub sekalipun lalu tiba-tiba Tuhan memasukan aku dineraka tanpa alasan, aku tetap ingin mencintai-Nya. Juga walaupun Tuhan seolah tidak adil, walaupun Tuhan seolah kejam, walaupun Tuhan seolah mengacaubalaukan agama, walaupun Tuhan seolah sengaja membuat banyak orang bingung, walaupun seolah Tuhan jahat, walaupun Tuhan tidak pernah menolongku, walaupun seandainya Tuhan tidak memberi aku rejeki padahal aku sudah berusaha dengan semampuku, walaupun seandainya Tuhan mengadapkan pada sesuatu yang tidak seperti yang aku inginkan, aku ingin tetap belajar untuk mencintai-Nya. Jika seandainya aku masuk neraka karena perbuatanku sendiri, maka aku akan mengucapkan terimah kasih Tuhan, disetiap siksaan yang aku terima, karena aku mempunyai Tuhan yang membalaskan manusia menurut perbuatanya, kalau Dia tidak menghukum manusia didunia ini karena banyaknya dosa dan kesalahan manusia itu sendiri, pasti Tuhan akan menghukumnya dineraka. Itulah yang akan saya katakan dari hati kepada malaikat pencabut nyawa.

  4. indra says :

    Sebelum esok tiba, saya ingin menulis.

Trackbacks / Pingbacks

  1. Pertanyaan-Pertanyaan Refleksi Diri « Charles' Notes… - 9 Mei 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: