Hidup Bagaikan Roller Coaster

Minggu lalu saya naik roller coaster, setelah lebih dari setahun saya tidak pernah bermain permainan yang memacu adrenalin seperti itu. Tidak heran, saat menunggu antrian yang sangat panjang itu, saya merasa deg-deg-an, sekaligus juga tidak sabar. Satu jam saya harus mengantri sampai akhirnya saya mendapat giliran naik ke atas roller coaster itu. Sabuk pengaman dikenakan, dan roller coaster pun mulai bergerak, dari awalnya lambat, menjadi semakin cepat, dan akhirnya sangat cepat…

Saya benar-benar menikmati satu menit itu, ketika saya berada di atas roller coaster. Saya harus akui, desain roller coaster itu sungguh hebat. Dalam satu menit itu, ada sekitar sepuluh kali saya merasa hampir menabrak tiang atau lantai. Dan di saat saya benar-benar sudah sangat dekat dengan tiang itu, roller coaster itu berbelok, tepat pada waktunya. Saya sungguh beruntung mendapat view yang paling baik dari kursi paling depan. Saya tidak menyia-nyiakannya, saya hampir tidak berkedip sepanjang satu menit itu. Saya sungguh menikmati bagaimana adrenalin saya dipacu oleh roller coaster itu. Sungguh momen yang sangat menyenangkan. Tepat ketika itulah, di atas roller coaster yang sedang melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi, Tuhan membisikkan sesuatu di telinga saya…

“Demikian juga dengan hidup, Charles…”

Saya terkejut mendengar bisikan itu di dalam hati saya, dan saya bertanya, “Apa maksudmu Tuhan?”

“Kau lihat, berkali-kali kau merasakan kalau kau akan menabrak tiang-tiang itu… Tapi, pada kenyataannya, kau selalu selamat tepat pada waktunya. Roller coaster yang kau naiki tidak pernah terlambat berbelok, bahkan ketika kau tidak percaya dia masih sempat untuk berbelok…”

“Ah… Benar Tuhan, begitu juga dengan hidup ini… Seberat apa pun masalah yang saya hadapi, meskipun saya merasa saya akan hancur oleh masalah-masalah saya… Pada kenyataannya, Kau selalu memberikan jalan keluar tepat pada waktunya, dan mengubah segalanya menjadi kebaikan, pada waktu yang telah Kau tetapkan.”

“Ya, Charles… Kau sudah mengerti rupanya… Sekarang, aku mau bertanya kepadamu satu pertanyaan yang sangat penting dan dalam… Ini adalah kunci kebahagiaan dalam hidup…”

“Pertanyaan apakah itu Tuhan?”

“Hanya satu pertanyaan, Charles… Mengapa kamu begitu menikmati permainan roller coaster ini?

“Ah… Itu karena saya percaya roller coaster ini tidak akan mungkin mencelakakan saya. Segenting apa pun keadaannya, roller coaster ini pasti akan berbelok tepat pada waktunya. Saya tidak perlu kuatir saya akan menabrak tiang. Saya hanya perlu menikmati bagaimana roller coaster ini menyelamatkan saya dari tiang-tiang tersebut…”

“Bukankah itu kunci kebahagiaan dalam hidup, Charles? Apabila kamu percaya kepada-Ku, kamu pasti bisa menikmati hidup ini, seperti kamu menikmati roller coaster ini. Jangan kuatir, seberat apa pun masalah yang kamu hadapi saat ini, Aku akan selalu memberikanmu jalan keluar, tepat pada waktunya, semustahil apa pun keadaannya. Percayalah kepada-Ku, dan nikmatilah hidup ini…”

“Apakah percaya kepada-Mu saja sudah cukup Tuhan? Kalau begitu, aku bisa dong percaya kepada-Mu dan melakukan apa pun semauku?”

Tuhan seolah tersenyum kepadaku dan Dia menjawab dengan lembut, “Apa artinya kalau kau percaya pada roller coaster itu, Charles, tapi kau menolak untuk memakai sabuk pengaman? Akankah kau akan selamat? Kalau kau sungguh percaya kepada-Ku, kau pasti akan menuruti perintah-Ku. Karena semua perintah-Ku itu sudah Ku-desain sedemikian rupa untuk melindungimu dari bahaya, dan dalam waktu yang sama, agar kamu bisa menikmati indahnya hidup ini, dengan aman, tanpa rasa khawatir… Aku mau melindungimu, namun Aku takkan memaksa. Kuserahkan pilihan ini kepadamu…”

“Terima kasih, Tuhan, untuk pengajaran yang Kau berikan selama satu menit di atas roller coaster ini.”

Tuhan memang tidak pernah gagal mengejutkan saya, bahkan di atas roller coaster sekali pun.😉

Tuhan memberkati kita semua,

Charles Christian

Tag:, , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

8 responses to “Hidup Bagaikan Roller Coaster”

  1. Ahsan says :

    Very inspiring🙂
    Menarik sekali mas, sudut pandangnya.

    Terkadang kita memang masih belum percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Sehingga tidak jarang kita ragu dan sering mengorbankan perintahnya (berlaku adil, jujur, dlsb) demi memenuhi kepentingan pribadi kita.

    Semoga ke depan, kita menjadi pribadi yang lebih baik dan selalu mentaati perintah agama.🙂

  2. Dicky Arisandy says :

    Bener2 suka sama apa yang anda tulis,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,!

  3. Cahya says :

    Hmm…, saya lebih suka delman, lebih pelan. Kalau ditraktir-pun, saya ogah naik roller coaster, dan juga tidak berharap kehidupan seperti itu😀.

  4. Tommy Dharmaji says :

    sukaaa banget dengan kisah ini…nice!

  5. Lucky dc says :

    Setuju, God is good all the time…

  6. negeribocah says :

    hidup ada naik dan turun, kadang cepat dan kadang lambat
    selalu ada hikmah di setiap episode kehidupan
    salam kenal

  7. rayani says :

    nice artikel…
    inspiring of me.. thank you. JBU.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: