Bencana Alam di Indonesia

Kemarin, terjadi beberapa bencana alam secara serentak di Indonesia.

Diawali dari hujan yang mengguyur Jakarta dua hari yang lalu dan kemarin, mengakibatkan banjir dan kemacetan di beberapa titik di Jakarta.

Lalu gempa bumi berkekuatan 7,2 Skala Richter melanda Sumatera Barat, yang mengakibatkan tsunami di Kabupaten Mentawai. Sejauh ini, terdapat 112 korban tewas dan 502 korban hilang karena tsunami tersebut.

Yogyakarta juga diguncang oleh letusan Gunung Merapi.

Indonesia diguncang banyak bencana. Marilah kita berdoa untuk Indonesia, untuk setiap orang yang menderita akibat bencana ini.

Percayalah bahwa setiap bencana akan berakhir. Percayalah bahwa ada rencana Tuhan yang indah di balik bencana yang terjadi.

Bagaimana kita dapat menghadapi bencana ini? Berdoalah. Berdoa agar Tuhan memberikan kekuatan kepada kita di tengah penderitaan yang kita alami. Penuhilah hati kita dengan harapan, harapan bahwa Tuhan akan menggunakan bencana yang kita hadapi untuk kebaikan kita.

Saya akan mengakhiri tulisan ini dengan sebuah ilustrasi berikut.

Dua malaikat yang sedang melakukan perjalanan ke luar kota, singgah pada rumah seorang yang kaya raya. Keluarga tersebut kasar dan tidak mengijinkan kedua malaikat tersebut tidur di dalam rumah besar mereka. Sebagai gantinya, mereka menyuruh kedua malaikat tersebut tinggal di gudang bawah tanah mereka yang dingin, kotor, tanpa pemanas.

Ketika sedang menyiapkan tempat tidur mereka, malaikat yang lebih tua melihat sebuah lubang di dinding, lalu memperbaikinya. Ketika malaikat yang lebih muda bertanya, malaikat yang tua itu menjawab: "Tidak semua hal itu sebagaimana tampaknya."

Malam berikutnya, kedua malaikat tersebut menginap di sebuah keluarga petani yang miskin, tetapi sangat ramah. Setelah berbagi makanan yang serba sedikit, pasangan petani tersebut mempersilakan kedua malaikat tersebut tidur di tempat tidur mereka, sedangkan mereka sendiri tidur di lantai.

Ketika matahari muncul di ufuk timur keesokan paginya, mereka menemukan pasangan petani tersebut sedang menangis sedih. Ternyata, sapi yang merupakan satu-satunya sumber penghidupan mereka, yang memberikan susu setiap pagi, tergeletak mati di pinggir ladang mereka.

Malaikat muda menjadi marah kepada malaikat tua, katanya: "Mengapa engkau tega melakukan semua ini kepada mereka? Mengapa engkau membiarkan semua ini terjadi? Kemarin kita mendapat kesempatan untuk menginap di rumah seorang kaya raya. Kita dibiarkan tidur di gudang yang kotor dan dingin, tetapi kamu masih membantu mereka dengan memperbaiki dindingnya yang bolong. Malam ini kita menginap di rumah seorang petani miskin yang begitu ramah dan mau berbagi, tetapi apa yang kamu lakukan? Kamu biarkan sapi yang merupakan satu-satunya sumber hidup, mati. Maumu apa, sih? "

Malaikat tua menjawab singkat: "Tidak semua hal itu sebagaimana tampaknya."

Ketika malaikat muda mendesak untuk menjelaskan, malaikat tua berkata: "Waktu kita menginap di tempat orang kaya kemarin, aku melihat sebuah lubang di dinding. Di dalamnya ada kepingan emas. Tetapi karena orang kaya tersebut sangat tamak, tidak mau berbagi, dan tidak bisa ramah kepada orang lain, maka dinding tersebut kututup. Biar mereka tidak tahu dan tidak dapat mengambil emas tersebut. Lalu malam ini, ketika kita tidur di ranjang Pak Tani, dan mereka mengalah tidur di lantai, malaikat maut datang hendak mengambil isteri petani itu. Tetapi aku belokkan dan sebagai gantinya, malaikat maut itu mengambil sapi Pak Tani."

Tidak semua hal itu seperti bagaimana tampaknya. Terkadang kejadian di sekitar kita juga begitu. Jika kamu memiliki iman, kamu harus percaya bahwa semua hal merupakan keberuntunganmu, meskipun mungkin kita tidak menyadarinya.

Sumber

Percayalah Tuhan akan memberikan yang terbaik, menurut rencana-Nya, bagi setiap orang yang mengasihi Dia.

Mari berdoa untuk Indonesia bagi kemuliaan Tuhan.

Tuhan memberkati kita semua,

Charles Christian

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

(Roma 8:28)

Tag:, , , , , , , , , , , , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

6 responses to “Bencana Alam di Indonesia”

  1. Cahya says :

    Ini pun akan berlalu…

  2. Galeri Lukisan says :

    amiieen,
    cepatlah shalat sebelum kita di shalatkan,

  3. Lucky dc says :

    Pray For Indonesia, Tuhan selalu tahu yang terbaik buat umatnya….
    God Bless Us..

  4. novi uswatun nisa says :

    ada ap ada ap?haha:-D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: