Meninggalkan Bulan untuk Menggapai Bintang

Tuhan mungkin membuat kita tidak nyaman berpijak di bulan agar kita dapat meninggalkan bulan dan menggapai bintang. –Charles Christian

  • Kita mungkin menyangka kita sudah cukup sukses dengan mencapai bulan (karena kita tinggal di bumi), dan merasa bahwa bulan adalah pencapaian yang tertinggi, sehingga kita nyaman dan berhenti ketika sampai di bulan.
  • Tuhan membuat kita tidak nyaman lagi di bulan yang mungkin kita kenal sebagai “surga” untuk menunjukkan kepada kita bahwa ada bintang di atas bulan. Ada hal yang lebih baik daripada apa yang kita anggap “surga”. Tuhan menawarkan kepada kita sukacita penuh dengan kehadiran-Nya.
  • Saat kita tidak nyaman lagi berpijak di bulan, kita mempunyai dua pilihan. Kita bisa tetap bersikeras tinggal di bulan meskipun tidak nyaman, atau kita akan meninggalkan bulan. Jika kita bersikeras tinggal di bulan, kita akan merasakan ada suatu hal yang hampa dalam hidup kita seperti rasa tidak nyaman kita di bulan.
  • Kalau kita memutuskan untuk pergi dari bulan, ada dua kemungkinan yang dapat terjadi. Kita dapat semakin mendekati bintang atau semakin menjauhi bintang. Apakah kita semakin mendekati atau menjauhi, itu tergantung apakah kita taat dan mengikuti Tuhan yang menunjukkan jalan kepada bintang itu kepada kita? Tuhan sudah menunjukkan jalannya melalui Firman-Nya. Tugas kita adalah mencarinya dan berjalan di jalan yang sudah ditunjukkan Tuhan. Maka, kita pasti akan menggapai bintang itu pada akhirnya.
  • Ketika kita sudah menggapai bintang, kita akan melihat betapa bodohnya kita dahulu yang merasa nyaman berada di bulan. Kita akan menyadari bahwa bintang adalah jauh lebih baik daripada bulan, dan kita akan mendapat sukacita sejati, yang tidak kita dapatkan ketika kita ada di bulan. Tuhan akan menyambut kita di bintang tersebut.

Perubahan memang tidak selalu membawa kita kepada hal yang lebih baik, tetapi hal yang lebih baik takkan terjadi tanpa perubahan. Maka, jangan takut untuk berubah, selama di dalam perubahan itu kita terus dipimpin oleh Tuhan, yang tahu jalan menuju arah yang lebih baik.

Teruslah berusaha menggapai bintang Anda. 😀

Iklan

Tag:, , , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

One response to “Meninggalkan Bulan untuk Menggapai Bintang”

  1. dinoe says :

    keren gan judulnya..hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: