Kegagalan Adalah Tanda Kita Harus Belajar, Bukan Tanda Kita Harus Menyerah

Pagi itu, untuk pertama kalinya saya mengeluarkan mobil yang setiap harinya ditaruh di dalam garasi rumah. Saya sudah cukup lancar dalam mengemudikan mobil. Saya sudah belajar mobil selama setengah tahun. Garasi rumah saya adalah sebuah garasi yang sempit, yang hanya mampu memuat satu mobil, dan itu pun sangat pas. Saya sudah terbiasa memasukkan mobil ke dalam garasi, namun saya belum pernah mengeluarkannya sekali pun. Hari ini adalah kesempatan pertama saya.

Karena sudah terbiasa memasukkan mobil ke dalam garasi, saya berpikir mengeluarkan mobil tentu tidak jauh berbeda. Saya cukup yakin saya dapat melakukannya dengan mudah. Saya masuk ke dalam mobil, menyalakannya, dan mulai memundurkan mobil. Namun, perkiraan saya meleset. Mengeluarkan mobil dari garasi rumah saya ternyata tidak semudah itu. Hal itu terlihat dari teriakan ayah saya yang melihat badan mobil yang hampir membentur pintu rumah, serta kaca spion mobil saya yang tersangkut di pintu rumah, membuat saya harus memaju-mundurkan mobil beberapa kali. Ternyata, terbiasa memasukkan mobil tidak menjamin kelancaran dalam mengeluarkan mobil.

Pada akhirnya, dengan bantuan arahan dari ayah dan adik saya, dan setelah beberapa kali memaju-mundurkan mobil, saya berhasil mengeluarkan mobil dari garasi rumah. Meskipun sempat gagal, pada akhirnya saya berhasil. Ada beberapa pelajaran yang saya ambil dari peristiwa ini.

  1. Jangan men-judge sebuah pekerjaan yang tidak pernah kita lakukan. Kesalahan saya adalah saya menganggap pekerjaan mengeluarkan mobil adalah perkara yang mudah karena saya sudah terbiasa memasukkan mobil. Padahal, saya belum pernah mengeluarkan mobil. Saya belajar untuk tidak menganggap remeh perkara-perkara yang kita anggap mudah, apalagi perkara yang belum pernah kita lakukan sebelumnya.
  2. Practices make perfect. Apa yang membuat saya kesulitan mengeluarkan mobil, padahal saya tidak mengalami kesulitan dalam memasukkannya? Apakah memang mengeluarkan mobil lebih sulit dari memasukkan mobil? Belum tentu. Menurut saya, penyebabnya adalah karena saya belum pernah mengeluarkan mobil, sedangkan saya sudah seringkali memasukkan mobil. Semakin banyak kita berlatih, kita akan semakin terbiasa, dan pada akhirnya perkara yang awalnya sulit buat kita akan menjadi mudah setelah kita terbiasa.
  3. Kegagalan adalah tanda kita harus belajar, bukan tanda kita harus menyerah. Apa yang terjadi jika ketika saya menyerah ketika mendengar teriakan ayah saya? Atau saya menyerah ketika kaca spion mobil membentur pintu rumah? Apa yang terjadi jika saat itu saya keluar dari mobil, saya berpikir bahwa saya tidak mampu mengeluarkan mobil, dan saya berjanji tidak akan mencobanya lagi? Hasilnya tentu sudah bisa dibayangkan. Selamanya, saya tidak akan bisa mengeluarkan mobil. Untunglah saya tidak berpikir seperti itu. Saya merasa kegagalan yang saya alami ketika itu adalah tanda untuk saya agar saya lebih banyak lagi belajar, lebih banyak lagi berlatih, dan bukan untuk membuat saya menyerah. Saya percaya, ketika saya lebih banyak belajar dan berlatih, saya akan semakin mampu melakukan hal tersebut. Apakah Anda setuju dengan saya?😀

Rangkuman

Kegagalan Adalah Tanda Kita Harus Belajar, Bukan Tanda Kita Harus Menyerah

Tag:, , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

4 responses to “Kegagalan Adalah Tanda Kita Harus Belajar, Bukan Tanda Kita Harus Menyerah”

  1. Harry says :

    iya ya…..biasanya gini “kegagalan adalah sukses yang tertunda” tapi klo habis gagal terus putus asa + ga belajar lagi…gmn jadinya ?? ga jalan itu teorinya…..hahahaha…..saya setuju ^^

  2. sempulur says :

    Sayangnya banyak orang lebih sering membenarkan kegagalan dengan mengemukakan berbagai alasan yang tidak rasional.

  3. dewi suzana says :

    kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda…yakinkan diri dan terus optimis dalam mencapai keinginan dan cita-cita…tekadkan hati untuk selelu maju dan berhasil mencapai cita-cita…ibarat pepatah berakit-rakit kehulu berenang2 ketepian…susah dulu baru nanti kemenangan y dicapai…..oce….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: