Tips Anti Copet di Kereta, Bis, Atau Angkot

Buat yang suka naik angkutan umum seperti kereta api, bis, atau angkot, istilah “copet” sudah tidak asing lagi. Malah mungkin ada dari para pembaca yang pernah mengalami kecopetan, atau setidaknya mendengar kabar teman yang kecopetan handphone atau dompet di dalam angkutan umum. Saya mendengar beberapa teman saya yang mengalami kecopetan di kereta, mulai dari kantong yang dirogoh secara tidak sadar sampai tas yang disilet, mulai dari yang baru pertama kali naik kereta sampai yang setiap hari naik kereta. Saya pun pernah nyaris dicopet di angkot. Namun syukurlah, sepanjang empat tahun saya menggunakan jasa kereta api, saya belum pernah kecopetan. Saat ini, saya ingin membagikan tips yang saya lakukan setiap kali saya naik kereta api, untuk menghindari kecopetan di kereta.

Saya biasa memasukkan handphone dan dompet saya ke dalam kantong celana. Biasanya, menaruh handphone di kantong celana di tengah penuh sesaknya kereta adalah makanan empuk bagi para pencopet. Tapi, itu hanya berlaku untuk kantong yang tidak dijaga dengan baik. Saya menemukan satu filosofi yang berhasil menyelamatkan saya dari kecopetan selama empat tahun terakhir ini. Filosofi yang sangat sederhana, yaitu…

Daripada tangan pencopet yang masuk ke kantong, lebih baik tangan sendiri yang masuk ke kantong.

Ya, inilah satu filosofi yang terus saya pegang setiap kali saya naik kereta. Jadi, biasanya saya akan mengumpulkan barang berharga saya dalam satu kantong, lalu saya akan memasukkan tangan saya ke dalam kantong itu sepanjang perjalanan. Saya baru keluarkan tangan saya ketika saya sudah keluar dari kereta dan situasi sudah tidak berdesak-desakan lagi.

Meskipun mungkin cara ini melelahkan karena satu tangan seperti sudah “terkunci” di dalam kantong, tapi cara ini terbukti efektif (setidaknya bagi saya) untuk menghindari kecopetan.

Jika Anda membawa tas, Anda juga dapat menaruh barang berharga Anda di dalam tas Anda, dan meletakkan tas Anda di depan dada Anda. Tapi, jika Anda ingin memasukkan barang berharga saya ke dalam tas, saran saya, jangan taruh barang berharga Anda di dasar tas. Masukkanlah ke dalam kantong-kantong yang ada di bagian atas tas. Salah satu modus copet yang banyak terjadi adalah “menyilet tas”, dan bagian yang disilet biasanya bagian bawah tas. Jadi, pastikan kalau pun bagian bawah tas Anda bolong, barang berharga Anda tidak akan terjatuh keluar dari tas Anda.

Selamat mempraktekkan tips ini. Ingatlah untuk selalu berhati-hati di dalam angkutan umum. Sebisa mungkin, hindari mengeluarkan barang berharga Anda di dalam angkutan umum (ini juga untuk mengurangi potensi perampokan). Semoga kita semua tidak akan kecopetan lagi.😀

Rangkuman:

Daripada tangan pencopet yang masuk ke kantong, lebih baik tangan sendiri yang masuk ke kantong.

Tag:, , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

4 responses to “Tips Anti Copet di Kereta, Bis, Atau Angkot”

  1. Honest Isa says :

    Saya juga belum pernah kecopetan. Namun saya tidak memasukkan tangan saya sepanjang perjalanan di kantong. Tapi cukup memperhatikan kantong saya setiap saat. Dan barang berharga selalu saya letakkan di kantong depan. Kalau ada tangan yang “nakal”, langsung ditangkap. (sejauh ini belum ada tangan yang “nakal”. hahaha

    • Charles says :

      @Honest Isa:

      Haha, beruntung juga belum ada tangan “nakal” ya… Sebenarnya intinya ya menjaga barang berharga itu sih. Kalau hanya memperhatikan kantong tanpa memasukkan tangan, di saat penumpang begitu padat dan setiap senggolan menjadi hal yang biasa, pengawasan itu akan jadi sangat sulit. Belum lagi kalau kita lengah. Tapi saya setuju, semua barang dipindahkan ke kantong depan.😀

  2. farhan says :

    saya kecopetan 2 kali! dan barusan tadi saya kecopetan yg kedua kalinya..
    emang cepat sekali kejadiannya😦

    • Charles says :

      @farhan:

      turut berduka atas kecopetannya ya mas… Mungkin tips ini bisa dicoba, supaya menghindari kecopetan ketiga…

      Saya percaya kalau kehilangan adalah kesempatan bagi yang lebih baik untuk dapat dimiliki oleh kita. Semoga juga mas bisa mendapatkan yang lebih baik lagi ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: