Jika ingin, Dia bisa turun dari salib!

Izinkanlah saya untuk memperkenalkan Seseorang yang sangat luar biasa, yang pernah ada di dunia ini 2000 tahun silam, dan Dia masih hidup sampai sekarang.

Dia adalah seorang guru bagi banyak orang, tetapi Dia dikhianati salah satu murid-Nya sendiri.

Ketika murid-Nya dan para pasukan datang untuk menangkap Dia, murid-Nya yang lain membelanya dengan mengeluarkan pedangnya dan menebas telinga salah seorang prajurit. Apa yang dilakukan oleh-Nya? Dia meminta murid-Nya tersebut untuk menyarungkan kembali pedangnya dan Dia menyembuhkan telinga sang prajurit. Padahal, jika ingin, daripada menyembuhkan telinga prajurit tersebut, Dia bisa saja memutuskan telinganya yang satu lagi.

Dia diludahi, harga diri-Nya diinjak-injak, tetapi Dia tidak membalasnya. Jangankan membalas, bahkan Dia tidak mengumpat. Padahal, jika ingin, Dia bisa saja memutuskan lidah orang yang meludahi-Nya.

Dia diadili secara tidak adil. Sang hakim tidak menemukan kesalahan apapun daripada-Nya, tetapi malah menghukum mati Dia dan membebaskan seorang penjahat yang seharusnya layak dihukum. Tapi, Dia tidak melawannya. Padahal, Dia bisa saja membuat sang hakim menjadi berpihak pada-Nya.

Dia yang tidak bersalah, dicambuk ratusan kali dengan cambuk berujung tajam yang dapat mengangkat daging orang yang dicambuknya. Daging-Nya tercabik-cabik, tetapi Dia tidak melawan. Padahal, Dia bisa saja memutuskan tangan algojo-algojo yang mencambuknya.

Dia dipakaikan mahkota duri. Bayangkan duri-duri menancap di kepalanya, dan Dia tidak berusaha melepaskannya. Padahal, Dia bisa saja membuat mahkota duri itu berubah menjadi topi biasa dalam sekejap.

Dia dengan luka-luka cambukan di tubuh-Nya, dipaksa untuk memikul balok kayu kasar yang sangat berat ke atas sebuah bukit, dan Dia bahkan tidak mengeluh. Padahal, Dia bisa saja “memindahkan” luka-luka-Nya ke prajurit yang memaksa-Nya memikul balok kayu tersebut.

Kedua tangan-Nya dan kaki-Nya dipaku, lalu tubuhnya digantung di atas kayu salib, dan Dia tidak dendam dengan orang yang menyalibkan-Nya. Malahan, Dia mengampuni-Nya saat itu juga. Padahal, Dia bisa saja melenyapkan nyawa orang-orang yang menyalibkan-Nya saat itu juga. Selain itu, Dia juga bisa turun dari salib, tetapi Dia tidak melakukan-Nya.

Dia seolah dijadikan “mainan” yang bisa dicambuk dan dipaku seenaknya oleh para prajurit. Dia disiksa dengan kejam padahal tidak ada kesalahan yang Dia perbuat. Dia menghadapi ketidakadilan, tetapi masih dapat mengampuni orang yang memperlakukan-Nya dengan tidak adil. Dia yang adalah Tuhan, menderita sengsara di atas kayu salib, di bukit Kalvari.

Dia adalah Yesus Kristus. He is an amazing Man, amazing God.

Dia bisa saja melepaskan diri-Nya dari semua penderitaan itu, tetapi Dia tidak melakukannya KARENA kasih-Nya kepada kita. Dia menanggung semuanya itu untuk kita. Sekarang, apakah balas kita kepada-Nya?

Selamat memperingati wafat Yesus Kristus di hari Jumat Agung ini.

Iklan

Tag:, , , , , , , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

16 responses to “Jika ingin, Dia bisa turun dari salib!”

  1. Yakub Nazar says :

    Selamat Merayakan Matinya/Terbunuhnya Yesus!

    Mungkinkah jika dia mau bisa turun, Justru dia memanggil-manggil Allah, namun tidak ada tanggapan, ya jadi mana bisa Yesus turun, lawong Tuhan yang Yesus sembah saja tidak merespon, disini untuk menguji sejauh mana umat Yesus percaya pada Allah, eh malah menganggap Yesus Tuhan. Sungguh, sudah membunuh nabinya sendiri bukan bertobat pada Allah, malah menisbatkan ketuhanana Allah pada Yesus.

    aneh,

    lepas dari itu,

    SELAMAT ATAS MATI-NYA YESUS!

    • Razan Bukay says :

      Artikel yang menarik, saya suka.
      saya maklum kepada saudara Yakub Nazar, karena anda memberikan respon berdasarkan pengetahuan (pegangan) anda sendiri, atau mungkin berdasarkan kepercayaan anda sendiri (kalau memang punya ^_^)..
      Jumat Agung bagi orang yang percaya bukanlah merayakan atas wafatnya Yesus Kristus, tapi memperingati ( menghayati dan meng-imani ) wafatnya Yesus di kayu salib. Tentu anda dapat membedakan antara “Merayakan” dengan “Memperingati” kan, karena saya yakin Anda dulu juga sekolah seperti saya.
      Dan Paskah bagi orang percaya adalah merayakan Yesus yang tadinya wafat di Kayu salib, dan mampu bangkit dari kematiannya kembali pada hari yang ke-tiga. Untuk menunjukan ke-Tuhanannya kepada umat manusia.
      Di agama saya ( Kristen ), kami mengenal “Allah Tritunggal” (Allah Bapa, Roh Kudus, dan Yesus Kristus), itu untuk menjawab yang anda bilang “Aneh”itu.
      Dan ya, kami menganggap Yesus Kristus itu Tuhan.
      Kalau Anda belum bisa mengerti(menerima), ya saya mau bilang apa lagi, secara anda (mungkin) bukan beragama Kristen. Hehehe….
      Tapi saya yakin, semua agama di Dunia ini, mengajarkan hidup damai, bukan mencari kesalahan Kepercayaan orang lain, karena sebenarnya Agama itu adalah Hubungan “Diri Pribadi Kita” (Manusia) kepada “Sang Pencipta” (Tuhan). Mari kita Jalankan masing-masing Kepercayaan kita, tanpa membuat masalah dengan Kepercayaan Orang lain.
      Maaf kalau komentar saya agak menyinggung, atau mungkin agak berlepotan (semerawut) hehehe…
      Shaloom…

    • Murid Yesus says :

      enak aja lo ngomong tuhan itu dilahirkan oleh roh kudus dan tidk pernah berbuat dosa dan dia di salib karna dosa MANUSIA Tobat Lah

    • FUSALIT says :

      to : Razan Bukay

      bila tuhan mu ada 3 ,
      bagaimana jika tuhan pertama berbeda pendapat dengan tuhan yg ke dua atau yg ketiga .
      jika di antara tuhan tuhanmu itu terjadi perselisihan siapa yg menang ??? jika tuhan 1 mau bumi kiamat , eh tuhan 2 ga mau gimana ???
      tolong jawab pertanyaan saya .

      oleh karena itu dalam ajaran Islam . di surai Al-Ikhlas .
      “qul huallahu ahad” artinya “katakanlah bahwa tuhan mu itu satu”
      jadi ga ada permasalahan .

  2. n says :

    Siapa sebenarnya yg meninggal di tiang salib?
    Yesus atau Judas Iscariot.?
    Kalau Yesus, gak mungkin.
    masa tuhan kalah dan mati.
    sampai2 teriak Eli eli lama sabahtani
    Kalau menurut Injil Barnabas sih Judas Iscariot yg oleh Tuhan diserupakan dengan Yesus demi menyelamatkan Yesus dari serangan tentara romawi.

  3. abahguru says :

    Saya rasa forum komentar seperti ini bukan yang tepat buat berdebat, apalagi saling menghina dan mencaci. Kita sudah muak dengan perilaku banyak netter yang tak bijak menghargai keyakinan dan memaksakan keyakinannya dengan caci maki.
    Saya sendiri adalah orang yang memiliki keyakinan berbeda dengan pengelola blog ini, namun jikapun ingin memperdebatkan keyakinan bukan di sini tempatnya. Kita boleh saling menyallahkan dan mendebat ya di forum yang memang disediakan untuk itu, secara terbuka, jujur dan dalam rangka mencari kebenaran. Banyak para pendahulu kita, para ulama, pendeta, biksu danlain sebagainya yang melakukan “debat terbuka” tapi itu dilakukan dengan sopan, dan penuh persaudaraan. Jangan dialkukan melalui forum-forum diskusi internet yang cenderung provokatif.
    Jika yang ingin kita sampaikan kita anggap sebagai sebuah kebenaran, ya sampaikan dengan cara baik dan bijak… dlandasi kecintaan kepada sesama manusia…
    Mudahan saya tidak salah… Trims

  4. sukempi says :

    setahu aku memang dirinya seorang penghianat dia adalah yudas is kariyot yang mau membunuh nabi isa tapi wajahnya di rubah oleh alloh menyerupai nabi isa

  5. frans says :

    dari pada kalian berdebatdan selalu tanya jawab tampa mengetaui yg sebenar nya . mendingan kalian membaca alkitabsuci ,di situ semua nya tertulis dan kalian akan tau kebenaran nya. dan cukup 2 pilihan kok , antara percaya dan tidak percaya. karna firman tuhan berkata dalam . (Kisah Rasul 16:31)jawab mereka:”percaya pada Tuhan yesus dan engkau akan selamat,engkau dan seisi rumamu.”dan itu tuhan sendiri yg berkata. dan firman tuhan juga berkata dalam ( yohanes 14:6) kata yesus kepadanya:”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup .tidak ada seorang pun yg datang kepada bapa,kau tidak melalui AKU( yesus). dan firman nya adalah Tuhan sendiri yg berfirman. oke gais..kira nya ini bisa memberikan jbn buat kliyn yg inggin mengetaui tetang yesus. gbu all….!!

    • FUSALIT says :

      alkitabsuci yang mana nih mas ???

      wong kitab sampean buanyak banget .
      di setiap negara daerah tempat gereja pada BEDA .
      bingung yang mana yg bener .

      ga kaya Al-Quran ia , yg cuma ada 1 di dunia . dan ga pernah beda sedikit pun .

  6. Dicciple says :

    Umat kristen di ajarkan untuk menerapkan kasih. Komentar anda hanya sebatas asumsi anda saja. kasih itu lemah lembut.terima kasih atas komentar anda. tetap saja Yesus bangkit di hari ketiga dan mengalahakan maut. Dan kita umat yang mempercayainya akan mendapat keselamatan..Tuhan ampunilah mereka karena mereka tidak tau apa yang mereka perbuat..

  7. akira says :

    karena kematiannya kita bisa bersekutu dengannya. yudas mana bisa bangkit di hari ke 3..dasar aneh..kalo Allah meresponi panggilan Yesus ketika di kayu salib, gak jadi mati deh dan sia sia pengorbannanya..sekarang Ia berada di firdaus menunggu mempelai2 nya..

  8. Orosa says :

    cman comment dikit,,,Gw bangga punya Tuhan Yesus yang disangkal tiap orang dan yg seringkali menganggapnya tuhan yg kalah karena DIA disalib or menyangka DIA yudas sang pengkhinat yg diubah oleh allah jd mukany NABI ISA..tp taukah kalian salah satu sifat TUHAN yaitu MAHA KUASA, MAHA KAUSA disini bukan maha kuasanya seorang presiden SBY lho yang pada saat dia di Amerika lagi minum teh ama OBAMA, g mungkin dia di INDONESIA kan “betul tidak”??? atau MAHA KUASAnya NABI MUSA (klu menyebut nabi lain takut ada yg tersinggung,,,maap y) yang saat lagi membelah laut mati pas lagi dikejar firaun yg TIDAK MUNGKIN kan dia ada di sungai nil lagi jadi bayi kecil yg diselamatin ama puteri FIRAUn…TUHAN YESUS yang dikenal orang MAHA KUASANYA g seperti itu ko jadi Saat DIA lagi di bumi, DIA juga lagi ada di SURGA melihat semua manusia yang dikasihiNYA,saat DIA lagi disalib, DIA tetap merasakan rasa sakit itu dan DIA tetap ada di SURGA lho melihat manusia,,jd wah pada bingungkan,,MAHA KUASA TUHAN itu diluar akal pikiran man..jadi klu yang pada comment trus masih nganggap maha kuasaNYA mirip kekuasaan SBY or Nabi sekalipun berarti belum bisa memahami KEMAHAKUASAAN TUHAN yg sesungguhnya,,,
    Tq

  9. Imperial Nymph says :

    @ fusalit :: Tuhan dalam Kristen hanya ada 1 dalam 3 pribadi. Allah, Anak, dan Roh Kudus..

    Alkitab di setiap negara mungkin berbeda bahasa, dibuat demikian agar mempermudah umat kristiani dalam pemahaman akan Firman Tuhan itu sendiri.

    Tidak mungkin Allah berbeda pendapat. Dengan siapa? Sedangkan Allah hanya satu. Sedangkan 3 pribadi yang lain tidak mungkin berbeda pendapat karena mereka satu.

    Pada saat Yesus disalib, Ia mengelukan rasa sakit yang begitu dalam. Mengapa?
    Karena saat itu Yesus adalah Allah (Anak) yang 100% Allah dan 100% Manusia. Tentu sebagai manusia Ia bisa merasakan rasa sakit.

    Ia bisa saja memanggil malaikat untuk membebaskannya?
    Tapi Ia rela disalib untuk Membebaskan kita dari dosa! itulah tujuan Ia menjelma sebagai manusia dan turun ke bumi ini.

    Rasanya agak sulit untuk menjelaskan konsep trinitas pada anda yang berbeda pemahaman, namun bila anda ingin mengetahui lebih lagi, ada banyak situs di google yang memberikan penjelasan dan pencerahan mengenai konsep Trinitas.

    Hanya saja, jika anda hanya melakukan ini demi kepuasan sesaat atau duel antar agama tentu tidak akan selesai.

    GBU

  10. krzaman87 says :

    Jika Yesus adalah peribadi ketiga selain Bapa dan Roh Kudus,maka sudah pasti apa sahaja yang bapa tahu Jesus juga tahu. Sebagai Tuhan, ilmu pengetahuan adalah perkara yang wajip ada padaNya.

    tetapi bila dibuka lembaran Al Kitab dalam (Injil – Markus 13: 32).
    “Tetapi tentang hari atau saat itu(kiamat) tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa saja.”

    jadi ini jelas menunjukkan Yesus Bukan Tuhan,kerana hari kiamat saja tidak tahu kapan datangnya. jadi,menisbahkan Yesus kepada tuhan adalah satu penghinaan ke atas sifat Tuhan Yang Maha Mengetahui.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: