Di Mana Terangnya?

Jika sebuah rumah menjadi gelap, jangan salahkan rumahnya… Tapi di mana terang yang seharusnya menerangi rumah itu?

Jika seonggok daging menjadi busuk, jangan salahkan dagingnya… Tapi di mana garam yang seharusnya mengawetkan daging tersebut?

Jika dunia ini begitu bobroknya, jangan salahkan dunia… Tapi di mana anak-anak Tuhan yang seharusnya membawa terang bagi dunia ini?

Iklan

Tag:, , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

5 responses to “Di Mana Terangnya?”

  1. Andra says :

    Terima kasih untuk diingatkan kembali.

  2. Andra says :

    Terima kasih telah diingatkan kembali.

  3. Charles says :

    @Andra:

    Sama2 ndra… šŸ˜€

    *oh iya, kata2 ini dapet dari kak Chakrita, pembicara PJ kemarin, dengan sedikit modifikasi*

  4. kamal says :

    betul! jangan jadi orang yg hanya mengeluhkesahkan dunia. Jadilah solusi yg ikut andil dalam membangun dunia yg lebih baik šŸ˜€

  5. deal says :

    awesome…pemikiran yang bagus..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: