Archive | 27 September 2008

Tuhan, Tinggallah Dalamku, Tapi …

Adalah seseorang yang berkata kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, aku ingin memberikan hidupku untuk-Mu. Masuklah ke dalam hatiku dan tinggallah di sana. Aku mengundang-Mu masuk ke dalam hatiku dan aku akan membukakan pintu hatiku untuk-Mu.” Demikianlah dia mengundang Tuhan Yesus untuk masuk ke dalam hatinya.Lalu dia membuka pintu hatinya, tetapi apakah yang terjadi? Ternyata hatinya sudah diisi penuh dengan hal-hal duniawi. Tuhan berkata, “Maaf anak-Ku, Aku tidak dapat masuk ke dalam hatimu yang sudah penuh ini.”Orang ini sangat menginginkan Yesus hadir di dalam hatinya, namun dia juga mencintai hal-hal duniawi yang ada dalam hatinya. Karena dia sangat ingin Yesus hadir dalam hatinya, akhirnya orang ini memutuskan dengan rela membuang hal-hal duniawi yang ada dalam hatinya dan memberikan tempat untuk Yesus, sampai akhirnya hatinya nyaris kosong dan hanya berisi satu hal duniawi yang sangat dia cintai dan sangat sulit dia lepaskan.Dia kembali berkata kepada Tuhan, “Tuhan Yesus, aku sudah membuang isi hatiku yang merupakan hal-hal duniawi yang aku sukai untuk memberikan-Mu tempat di dalam hatiku. Sekarang masuklah ke dalam hatiku dan tinggallah di sana.”

Baca Selengkapnya..

%d blogger menyukai ini: