MLM Tianshi in my opinion… (Part 3)

Tulisan Terkait:

Tautan:

Tianshi Watch –> silakan Anda nilai sendiri tentang MLM Tianshi ini, siapa yang benar… Kuncinya cuma dua… bersikap objektif dan memakai hati nurani 🙂

Akhirnya ada kesempatan juga buat menulis part 3 dari pendapat saya mengenai MLM Tianshi ini. OK, review sedikit… Di part 1, saya sudah menuliskan pendahuluan, bagaimana saya berkenalan dengan MLM Tianshi… Di part 2, saya sudah menjabarkan pendapat saya mengenai sistem network marketing secara umum dan MLM Tianshi secara khusus. Di sana telah saya jelaskan hal apa yang menjadi masalah paling utama dari network marketing, yang selalu ditutup-tutupi oleh para pengikut MLM dengan begitu baiknya. Pada postingan kali ini, part 3, saya akan membahas mengenai sebuah isu MLM yang menurut saya lebih penting dibandingkan sistemnya, yaitu isu moral…

Saya akan memulai pendahuluan postingan ini dengan sebuah pertanyaan. “Kenapa sih presentasi MLM itu sangat menarik (atau setidaknya cukup menarik) untuk orang yang pertama kali mendengarkannya?” Hal itu juga yang saya alami ketika pertama kali saya dipresentasikan mengenai MLM Tianshi ini. OK, saya akan jawab pertanyaan itu dengan jujur – sejujur-jujurnya – saat itu saya begitu tertarik akan MLM Tianshi ini karena (berdasarkan presentasi yang saya dengar waktu itu) saya akan bisa mendapatkan penghasilan pasif, saya akan bisa mendapatkan banyak uang (bahkan ga usah kerja kalau sudah dapat penghasilan pasif, apalagi kalau sudah financial freedom). Selain itu, saya bisa dapat BMW, kapal yacht, atau bahkan pesawat terbang… Saya akan dapat menikmati semua kemewahan itu. Kalau saya sudah memiliki uang, saya akan bisa mendapatkan segalanya (mengutip kata-kata Pak Louis Tendean, petinggi MLM Indonesia, yang mendapatkan istrinya dari sebuah BMW)…

Jawaban di atas adalah jawaban yang terlalu jujur… Kadang saya berpikir, kalau saya akhirnya ikut MLM lalu ditanyakan kenapa saya ikut MLM, mungkin saya tidak akan berkata sejujur itu. Sangat mungkin buat saya untuk memberikan alasan seperti “alasan utama saya untuk membantu orang lain…”, atau “alasan utama saya untuk membahagiakan orang yang saya kasihi”, atau “alasan utama saya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan Indonesia”. Padahal, alasan utama sebenarnya adalah karena saya mau dapat banyak uang dan nantinya… suatu saat nanti kalau saya sudah sukses, saya akan dapat menikmati semua kemewahan yang didapatkan, mendapatkan financial freedom supaya saya tidak perlu kerja lagi dan duit terus mengalir, mendapatkan time freedom supaya saya bisa bermalas-malasan dan bersenang-senang sepanjang waktu. Nah, seberapa banyak dari Anda yang mengikuti MLM yang memiliki pikiran seperti di atas?

“Lalu apa salahnya punya keinginan seperti di atas? Mendapatkan financial freedom dan time freedom? Tidak perlu munafik deh, semua orang pasti mau financial freedom dan time freedom…” Mungkin Anda berpikir seperti ini bukan? OK, akan saya bahas satu-satu…

Apa salahnya punya keinginan seperti di atas? Yang dipermasalahkan sebenarnya bukanlah keinginannya, tapi kenapa Anda mempunyai keinginan itu? Apapun alasan Anda, tidak dapat dipungkiri, alasan utamanya adalah karena keserakahan dan kemalasan. Serakah ingin mendapatkan banyak uang, BMW, kapal, dan pesawat, dan malas bekerja terus menerus, kalau bisa tidak bekerja, ya kenapa harus bekerja? Maklum, kedua sifat ini (keserakahan dan kemalasan) termasuk dalam sifat dasar manusia. Sifat itu jelas adalah sebuah sifat yang buruk, yang perlu diubah… Nah, masalahnya, presentasi MLM ini sangat menggoda sifat keserakahan dan kemalasan manusia, dan mereka dapat dengan sukses membungkus keserakahan dan kemalasan itu ke bentuk-bentuk lain yang terlihat lebih baik, seperti financial freedom dan time freedom. Itu membuat orang-orang yang dipresentasikan seringkali tidak sadar telah dibangkitkan sifat keserakahan dan kemalasannya.

Kedua sifat inilah yang biasanya membutakan semua keburukan-keburukan yang ada di MLM. Gampangnya, kedua sifat ini akan membuat seseorang hanya mementingkan dirinya sendiri. Contoh: “Yang penting saya sukses, yang nanti bakal gagal yah bodo amat… Yang penting saya sudah sukses…”

Next… Saya mendapati sebuah hal yang menurut saya menjadi senjata andalan MLM-ers saat presentasi tentang MLMnya. Apa itu? “Jangan pernah mengakui kalau diri saya salah. Jangan pernah tunjukkan keburukan dari MLM saya. Balikkanlah semua kata-kata yang dilontarkan orang yang saya presentasikan… Dan jangan lupa, bangkitkanlah ego dan harga diri dari orang yang saya presentasikan, supaya dia senang…” Biasanya, untuk beberapa hal, senjata di atas diberi nama “berpikir positif”.

Contoh: Saya pernah menolak ketika sedang dipresentasi dengan alasan “Saya sudah pernah dipresentasikan tentang ini kok. Saya tidak mau ikut…”. Tentunya, sang presenter tidak akan berkata, “Ayo dong ikut… Saya kan butuh downline nih…”, meskipun siapa tahu hatinya berkata begitu? Sang presenter yang mempresentasikan saya waktu itu memberikan jawaban yang sangat manis kedengarannya buat saya, yang saya tidak yakin dia mengucapkannya murni dari hatinya. Dia menjawab begini: “Wah! Bagus itu… Itu artinya banyak orang melihat kamu memiliki potensi untuk ikut bisnis ini…”. Nah, refleks manusia memang kalau dipuji seperti itu akan cepat senang, dan akhirnya (mungkin) dengan senang hati langsung ikut bisnis ini, dengan pikiran “orang lain melihat saya berpotensi di bisnis ini, saya hebat euy…”. Ego saya sedang dibangkitkan secara tidak sadar oleh sang presenter, dan kalau ego seseorang sudah bangkit, orang tersebut akan gampang “dikendalikan” oleh orang lain.

Teknik-teknik macam di atas yang banyak dipraktekkan oleh presenter MLM. Itu sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka, karena teknik-teknik itulah yang mereka dapatkan dari seminar-seminar yang diadakan, macam vision seminar atau seminar-seminar MLM lainnya. So, berhati-hatilah kalau ego Anda mulai dibangkitkan… Mereka mudah sekali memainkan kata-kata dengan kata-kata yang manis!

OK… next…

Setiap kali saya akan dipresentasikan tentang MLM ini, sang presenter tidak akan langsung terang-terangan berkata “Hai Charles… Kapan ada waktu kosong? Saya mau presentasi MLM nih…”. Selalu ada alasan lain (kadang berupa kebohongan, kadang ditutup-tutupi – intinya tabu untuk menyebut istilah MLM saat mengajak mengadakan pertemuan). Saya sendiri pernah diajak ketemu dengan alasan “penawaran bisnis bagus” dan tidak pernah diberitahu bahwa dia akan mempresentasikan tentang MLM sampai saya duduk mendengarkan presentasi dia.

Kenapa ya kira-kira mereka tidak mau berterus terang ingin mempresentasikan MLM? Jawaban jujur: karena MLM banyak keburukannya, dan citranya sudah tidak baik di beberapa lingkungan. Kenapa bisa sampai tidak baik? Pasti ada alasannya (salah satunya adalah sistemnya yang saya bahas di part 2), sesuatu yang tidak dapat dijawab oleh orang yang ikut MLM. Apakah ada MLM-ers yang berani menjawab permasalahan MLM yang saya berikan di part 2? Tentunya tidak akan bisa, karena yang salah adalah sistemnya. Yang mereka bisa lakukan hanyalah menutupinya sedemikian rupa sehingga tidak ketahuan sama orang yang akan mereka presentasikan.

OK, itu adalah jawaban jujurnya kenapa mereka tidak menyebut kata “MLM” saat mengajak ketemu. Lalu apa sih alasan yang diberikan “petinggi mereka” yang sebenarnya suka-tidak-suka telah mencuci otak mereka? Kata petinggi mereka kurang lebih seperti ini: “Kalian tentunya ingin teman Anda sukses bukan? Kalau Anda ingin teman Anda sukses, Anda harus menawarkan bisnis ini kepada dia! Tapi…. jangan sekali-kali menyebutkan kalau kalian ingin presentasi MLM ke dia saat mengajak ketemuan. Kenapa? Karena kalau buat yang belum ikut, biasanya citra MLM itu buruk di mata mereka. Kenapa? Karena mereka belum ikut… Kalau mereka sudah ikut nanti, mereka akan berterima kasih pada kita. Jadi, kalau kalian menyebutkan kata ‘MLM’, orang itu pasti tidak datang karena sudah pesimis duluan, dan akhirnya kita tidak dapat membuat mereka jadi sukses”. Nah, bagaimana? Apakah Anda mulai terpengaruh dengan ucapan ini dan melupakan jawaban jujur di paragraf sebelumnya? Jika ya, saya harus mengatakan, Anda telah berhasil dicuci otak oleh para petinggi MLM…

OK…. Sebelum Anda membaca paragraf berikut, pastikan Anda sudah mengerti semua bagian yang saya tuliskan sebelumnya. Jika Anda bersikap objektif, Anda pasti mengakui keburukan-keburukan MLM tersebut… Kalau Anda masih belum menemukan keburukannya, sangat mungkin Anda adalah seorang yang egois, yang hanya mementingkan kepentingan sendiri saja. Jujur, sebagai seorang yang beragama, saya merasa tidak nyaman dengan kata-kata “financial freedom” karena itu benar-benar membangkitkan keserakahan saya. Selain itu, setelah saya mempunyai banyak uang dan dapat melakukan segalanya dengan uang itu, sangat mungkin saya hidup tidak bergantung lagi pada Tuhan, tapi pada uang dan diri saya sendiri. Seperti kata kitab suci: “Akar dari segala kejahatan adalah cinta uang”. Kalau ada yang menjawab demikian: “Jangan munafik! Sekarang semuanya juga butuh uang… Kamu pasti pengen financial freedom juga kan???” – dengan berat hati saya mengatakan, orang itu tidak memperbaiki kesalahan yang ada pada dirinya, tetapi malah mencari-cari kesalahan orang lain untuk membenarkan dirinya. Kasarnya: “Semua orang kan sudah jahat… Ngapain juga ada orang yang berusaha melakukan hal baik, padahal jahat juga…”. Cobalah renungkan, lebih baik mana, tetap jahat atau berusaha memperbaiki diri setiap hari sedikit demi sedikit? Kok jadi ngomong sampai ke sini, hehe… OK, kalau sudah siap, silakan baca paragraf selanjutnya…

Ada satu hal yang menyangkut moral, yang tidak dapat dilepaskan dari orang yang sukses di bisnis ini. Apa itu? Mereka yang ingin sukses di bisnis ini, suka-tidak-suka, mau-tidak-mau, harus menjadi salesperson of sin. Apakah itu? Saya akan menjelaskannya sebagai berikut:

Fakta 1: MLM memiliki banyak keburukan, dimulai dari sistemnya yang mengharuskan banyak orang gagal pada akhirnya (baca part 2), presentasi yang tidak jujur, dll… *jangan teruskan membaca kalau Anda masih tidak mempercayai fakta 1 ini, ulangi baca part 1, 2, 3*

Fakta 2: Untuk menjadi sukses di MLM, harus punya downline dong… Semakin banyak, semakin bagus…

Fakta 3: Untuk mendapatkan downline, “calon downline” harus dipresentasikan tentang MLM ini, dan diusahakan sebisa mungkin, agar dia tertarik untuk ikut…

Fakta 4: Supaya orang-orang tertarik untuk ikut, sembunyikan sebisa mungkin keburukan-keburukan yang ada di MLM ini. Bungkus dengan hal-hal yang manis. Jangan pernah tunjukkan kelemahan dasar yang ada. Intinya, jangan pernah berikan fakta 1 (MLM memiliki banyak keburukan).

Fakta 5: Tentu diperlukan kebohongan-kebohongan untuk mendukung fakta 4… Setidaknya, ketidakjujuran jika ditanya “Keburukan MLM ini apa?”. Akhirnya, banyak ketidakjujuran yang ada di presentasi, yang bisa dikatakan, penipuan terselubung… Tentu tidak akan pernah dikatakan tentang tulisan saya di part 2 kepada mereka yang dipresentasikan oleh MLM-ers bukan?

Fakta 6: Jika Anda memiliki hati nurani dan objektif, Anda pasti tidak ingin menjadi bagian dari orang yang mengakibatkan kegagalan banyak orang lain bukan? Sayangnya, satu-satunya cara untuk tidak menyebabkan banyak-orang-lain-gagal-suatu-hari-nanti adalah dengan tidak memiliki downline, dan itu artinya Anda akan gagal.

Sekarang, berbahagialah Anda jika Anda belum ikut MLM, karena Anda tidak mengalami dilema yang dihadapi orang yang sudah ikut MLM berikut ini:

Di satu sisi, orang yang ikut MLM pasti ingin sukses… Artinya, mereka harus mendapatkan downline, dan itu berarti mereka telah memiliki andil atas kegagalan banyak orang saat terjadi kejenuhan pasar, dan lebih parah lagi, mereka telah memberikan dilema yang sama pada downline mereka! Kasarnya: downline mereka menjadi tumbal… Mereka telah menjadi salesperson of sin…

Agar tidak menjadi salesperson of sin, satu-satunya cara yang dapat ditempuh adalah tidak merekrut downline. Artinya, satu kata saja, gagal! Kontradiksi dengan keinginan mereka di awal ikut bisnis ini untuk sukses… Sebuah dilema…

Sungguh ironis… pengikut MLM ini harus memilih, menjadi salesperson of sin atau menjadi gagal! Sesuatu yang tidak perlu dipilih oleh orang yang tidak ikut MLM… Mau sukses di MLM berarti menjadi salesperson of sin. Apakah presenter Anda memberitahu hal ini saat mempresentasikan tentang MLM ini ke Anda? Jika tidak, maaf kata, Anda telah dijadikan tumbal oleh upline Anda… Silakan Anda minta pertanggungjawaban upline Anda untuk hal ini.

~buat yang belum dapet dilema, jangan nyari-nyari dilema… 😀

~bersambung… (bagian penutup)

Iklan

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

37 responses to “MLM Tianshi in my opinion… (Part 3)”

  1. anthonysteven says :

    pertamax!

    Betul bgt, sistem MLM betul-betul lebih banyak menimbulkan masalah (pertanyaan) daripada solusi (jawaban).

    Dan kita memang harus hati-hati dalam berpikir positif.

    Regards

    ~masihGelengGelengSoalPemalsuanIdentitasDiBlogospehere

  2. yud1 says :

    Selain itu, saya bisa dapat BMW, kapal yacht, atau bahkan pesawat terbang… Saya akan dapat menikmati semua kemewahan itu. Kalau saya sudah memiliki uang, saya akan bisa mendapatkan segalanya (mengutip kata-kata Pak Louis Tendean, petinggi MLM Indonesia, yang mendapatkan istrinya dari sebuah BMW)…

    …dan memangnya kalau nggak punya banyak uang, pasti nggak bakal bahagia, gitu? :mrgreen:

    ok, lanjut ke review-nya deh.

    Fakta 1: MLM memiliki banyak keburukan, dimulai dari sistemnya yang mengharuskan banyak orang gagal pada akhirnya (baca part 2), presentasi yang tidak jujur, dll… *jangan teruskan membaca kalau Anda masih tidak mempercayai fakta 1 ini, ulangi baca part 1, 2, 3*

    premis ini mungkin valid, tapi relatif. IMHO sebenarnya bukan ‘mengharuskan banyak orang untuk gagal’, tapi ‘mengharuskan banyak orang untuk tidak punya banyak downline’. jangan lupa sumber pendapatan utama dari MLM sendiri, yaitu penjualan produk. kalau seorang downline bisa mempertahankan keuntungan dari margin dan hasil penjualan produk, IMO downline tersebut tidak gagal. tapi, ya, sebagai merchant, bukan recruiter.

    sayangnya, sebagian (besar?) MLM yang saya tahu justru malah menekankan di aspek recruitment daripada product line marketing. CMIIW, tapi fasilitas lebih biasanya diprioritaskan justru kepada orang-orang yang bisa merekrut banyak downline.

    Fakta 2: Untuk menjadi sukses di MLM, harus punya downline dong… Semakin banyak, semakin bagus…

    Fakta 3: Untuk mendapatkan downline, “calon downline” harus dipresentasikan tentang MLM ini, dan diusahakan sebisa mungkin, agar dia tertarik untuk ikut…

    ini sih soal marketing, yah. tapi memang, mana ada MLM kalau nggak ada downline? :mrgreen:

    Fakta 4: Supaya orang-orang tertarik untuk ikut, sembunyikan sebisa mungkin keburukan-keburukan yang ada di MLM ini. Bungkus dengan hal-hal yang manis. […]

    Fakta 5: Tentu diperlukan kebohongan-kebohongan untuk mendukung fakta 4… Setidaknya, ketidakjujuran jika ditanya “Keburukan MLM ini apa?”. Akhirnya, banyak ketidakjujuran yang ada di presentasi, yang bisa dikatakan, penipuan terselubung… […]

    IMO ini bukan premis (dari fakta), tapi deduksi. btw, ini bukannya core of marketing? nggak spesifik di MLM sih, semua juga begitu… mana ada kecap nomor dua? :mrgreen:

    Fakta 6: Jika Anda memiliki hati nurani dan objektif, Anda pasti tidak ingin menjadi bagian dari orang yang mengakibatkan kegagalan banyak orang lain bukan? Sayangnya, satu-satunya cara untuk tidak menyebabkan banyak-orang-lain-gagal-suatu-hari-nanti adalah dengan tidak memiliki downline, dan itu artinya Anda akan gagal.

    nice point, tapi sayangnya bagian ini terlihat bukan sebagai premis (dari fakta) ataupun deduksi (dari premis), tapi lebih ke arah persuasi.

    mungkin lebih tepatnya kalau ditulis sebagai ‘deduksi #6’, mungkin kira-kira seperti ini:

    p: untuk sukses di MLM harus punya banyak downline (fakta 2)
    q: sukses di MLM menyebabkan banyak downline gagal (deduksi dari fakta 1, 2, dan 3)

    dari p dan q, bisa dideduksi bahwa untuk sukses di MLM akan harus punya banyak downline, dan di antara mereka banyak yang gagal. mungkin tidak semuanya sih… mungkin.

    well, but whatever. siapa yang peduli soal pembuktian logika? yang sedikit ‘mengganjal’ paling cuma soal istilah ‘fakta’, ‘deduksi’ dan ‘persuasi’… tapi apapun-lah. I got your (nice) points anyways. :mrgreen:

    ~nice
    ~ditunggu finale-nya 😀

  3. RedZz de Lady says :

    gw nyambung neh komen gw yg sebeLonnya..
    jadi gw dipresentasiin TianShi ama temen gw,
    dan kebetuLan waktu itu gw jg Lagi ikut QuestInternationaL.

    hasiLnya gw sama temen gw itu maLah jadi adu,
    mana yg Lebih bagus.

    gw bingung juga sih syapa yg menang..
    karna jujur aja,
    dua2 nya asLi bagus2 banget yg dipresentasiin.
    PARAH.

    tapi intinya, sampe sekarang,
    gw dan orang itu gk dapetin hasiL apapun dari tianShi maupun Questnet

    yah gw secara pribadi biLang, QN (yg gw ikutin itu),
    menjuaL mimpi. dan yg gw beLi waktu gw masuk QN,
    adaLah mimpi.

    gw tetep seneng sih, waLau cuma dapet mimpi =p
    menurut gw bagus jg untuk Latih mentaL.
    seLaLu siap2 untuk dikaLahkan atau mengaLahkan,
    adu cepet nyari donLine (yg pada akhirnya gk dapet2),
    disaLahkan donLine karna presentasi yg ngaco,
    ato dicuekin upLine karna terLaLu sering minta bantuan
    tapi gk dapet2 donLine.

    seru juga,
    perjuangan gw mengejar mimpi.. hahaha..
    waLo gw gk dapet hasiL berupa materi,
    gw dapet hasiL berupa Latihan mentaL..
    masih terbiLang worth it kok..

    yah tapi, gk banyak orang yg berpikir sedodoL gw sih.
    hahahahah..

  4. bravo9682 says :

    betul sekali. MLM telah membuat seseorang menjadi mental ingin cepat sukses tanpa menyadari kekeliruanyayang lebih bersifat sok tahu, sok kaya, sok sukses, dan menjelekkan pekerjaan seseorang. yang lebih bobrok lagi adalah marketing plan di setipa MLM apa lagi Tianshi menyimpan banyak jebakan-jebakan yang terkadang nantinya menjadi kebangkrutan financial ketimbang financial freedom
    silahkan berkunjung ke blog saya di http://bravo9682.wordpress.com

  5. winterwing says :

    BMW, kapal yacht, atau bahkan pesawat terbang…
    materi itu reward. penghargaan. mas butuh dihargai kan?
    berapa yang ditolong dengan posisi bereward itu?
    financial freedom dan time freedom
    apakah kebebasan finansial berarti malas?
    apakah lalu tidak melakukan apa-apa?
    apakah lalu m,engeluarkan uangnya untuk menolong orang miskin itu materialis. jika mas sekarang punya uang apakah mas bebas waktu? apakah mas bisa menyumbang ke bencana alam dan teman-teman yang membutuhkan dengan keberadaan sekarang? apakah lantas harus hidup miskin dan menengah?
    apakah mas pernah baca cahflow quadran dari robert T. kiyosaki?
    Nah, refleks manusia memang kalau dipuji seperti itu akan cepat senang, dan akhirnya (mungkin) dengan senang hati langsung ikut bisnis ini, dengan pikiran “orang lain melihat saya berpotensi di bisnis ini, saya hebat euy…”. Ego saya sedang dibangkitkan secara tidak sadar oleh sang presenter, dan kalau ego seseorang sudah bangkit, orang tersebut akan gampang “dikendalikan” oleh orang lain………………
    apakah
    mas tidak butuh dihargai?
    MLM banyak keburukannya,………..
    apakah mas bisa membedakan money game yang dulu menggemparkan indonesia dengan mlm yang sebenarnya adalah salah satu sistem mendistribusikan produk?

  6. winterwing says :

    apakah mas kaya?

  7. winterwing says :

    apakah uang itu mengandung unsur setan?
    baiklah mari kita jauhi uang. setuju? bbm biarkan naik. keluarga kita jangan diberi uang unutk makan. setuju? jangan beri sumbangan ke gereja, jangan bantu bikin tempat ibadah, jangan beli beras, jangan bayar pajak. oke?
    terus jangan pergi ke mana-mana. jangan apelin pacar ato istri mas.
    apakah mas pernah beli baju atau barang apapun? jika pembeli menawarkan barang apakah mas mau mendengarkan kejelekan barang yang mas mau beli?
    apakah mas mau menyebarkan kejelekan mas atau rekan mas di depan depan orang lain?
    oh,ya terakhir tolong kirimkan pada saya semua kejelekan mlm dan tianshi yang mas sampaikan ke blog saya.
    saya mungkin salah. mari kita teliti faktanya.

    • asdar says :

      orang gagal memiliki 1000 dalih dan alasan mas?
      orang sukses banyak bertindak ketimbang mencari kekurangan suatu perihal.
      konsentrasi orang sukses adalah melihat kebaikan krn kebaikan mampu memperbaiki keburukan. sebalikna jg keburukan kerjanya hanya menghancurkan kebaikan. itu sudah kodrat alam.
      UANG memang bisa menjadi akar kejahatan. itu betul. tapi uang juga bisa menjadi akan kebaikan. tergantung penempatannya.
      TAPI yg pasti tidak punya uang adalah pemicu nomor satu utk melakukan kejahatan. berapa banyak kejahatan yg timbul krn TIDAK punya uang. coba kalo punya uang ngapain merampok, korupsi, dll.

      sukses untuk Mas Winterwing

  8. onienovarro says :

    @winterwing
    Yah.. semoga saya diberi umur yang panjang dan kesempatan untuk bisa menyaksikan atau paling tidak mendengar ketika orang-orang seperti anda telah menyesali apa yang sudah anda katakan dan apa yang sudah anda lakukan..amien

  9. RedZz says :

    @winterwing

    woogh~.. situ naMpaknya kaya sekaLi ya??
    dah daPet reward apa aja dr mLm?? 😀

    tapi ngomongin soaL mas iCha nggak butuh penghargaan,
    bentar saya daLami duLu makna kata2 anda..
    hmm..

    sejauh penerawangan saya, kyk nya gak ada kaLimat mas Cha2
    yg biLang “mariLah kita jangan bekerja dengan sistem MLM
    karna sistem MLM akan menghargai anda!! itu berbahaya!! bahaya!!
    Jangan mau dihargai!! contoh saya, saya hidup sudah Lebih dari 17tahun
    tanpa penghargaan dari siapapun!!”

    :p

    soaL si presenter membangkitkan ego,
    suatu hari gw pernah main piano di showroom.
    seteLah main satu Lagu, gw mo cepet2 kabur..
    berhubung gw emang dateng cuma buat main, bukan mo beLi.
    gak taunya gw ditahan sama yg punya showroom..
    dy nanya “kamu udah Les piano brapa taun??”
    gw biLang “2tahun”
    dy biLang Lg “2tahun udah bisa main bagus gitu?? masa sih?
    kenapa kamu gak Lanjut Lagi, maen aja, kan mumpung gratis,
    sekaLian kamu Latian main pake piano babygrand..”
    akhirnya gw yg Lugu-poLos-dan-bersahaja ini maen Lagi satu Lagu.

    gk taunya, seLama gw main,
    orang yg punya showroom itu bisa ngegaet banyak orang untuk dateng,
    ngeLiat permainan gw, trus ngejeLasin soaL Les piano mereka..
    jadi mereka pake gw untuk promosi Les mereka
    (padahaL gw nggak Les di situ. tapi siapa yg tau?)

    jadi di sini jeLas donk, bukan untuk menghargai gw dy biLang gw berbakat.
    tapi untuk kepentingan dy,
    dapet pLayer piano gratis yg imut-baik-dan-bersahaja kyk gw.

    ngerti kan maksut gw?
    permainan kata2 itu senjata terbesar orang mLm.
    katanya mo menghargai, tapi sebenarnya menghasut..

    dan ngomongin soaL uang punya unsur setan,
    kaLo gw klik ctrL+f, gw cari kata “setan”,
    itu cuma ada di komen sodara.
    mas iCha gk ngomong apa2 tentang uang = setan Lho..
    si om ada2 aja nih :p

    Lagian,yah, om pikir donk.. emangnya,
    untuk jadi banyak uang, cuma harus di MLM aja?
    oke kLo aLesan na MLM bisa bikin Qt banyak uang +banyak waktu.
    tapi, om, kayaknya gk semua orang bisa berhasiL di mLm, bukan?

    dan satu yg terakhir…
    gw punya temen yg juaLan kue2.
    waktu gw jaLan2 ke tokonya, rencananya mo borong..
    tapi berhubung dy tau gw gk suka yg manis2,
    dy ngasih tau gw kue2 mana yg terLaLu manis.
    mana yg enak, mana yg biasa aja.
    mana yg murah, dan mana yg paLing dicari orang.

    dan gw BERTERIMAKASIH sama si temen,
    karna dy ngasih tau gw kue2 mana yg terLaLu manis.
    gw nggak biLang
    “ih, eLo gimana sih, juaLan kue,
    tapi maLah ngebuka ke gw kue2 mana yg manis.
    padahaL Lo tau gw tadi dah megang2 sus duren itu~”

    😀 akhir kata, karna keLiatannya sebentar Lagi komen gw bakaL jadi
    Lebih panjang dari postingan na ndiri,
    maap yah Cha, cerocosan gw panjang gini..
    u tau Lah gw.. kLo dah semangat ngetik, dah gk bs brenti.. hihihi..

    kaLo ada kata2 yg kurang berkenan, saiia minta maap..
    *maap*

    – RedZz –

  10. anthonysteven says :

    @winterwing

    gak relevan bung charles itu kaya apa enggak, pertanyaannya:

    Apa anda sanggup menjawab argumentasinya?

    😛

  11. Andra says :

    ……… Silakan Anda minta pertanggungjawaban upline Anda untuk hal ini.

    @anthonysteven:
    Tenang,ton. Gw gak akan meminta pertanggungjawaban apa-apa dari lu. Justru gw berterimakasih karena gak terjebak lebih dalam lagi.

  12. anthonysteven says :

    @Andra

    Loh, sip dra. Anyway, g ternyata gak untung juga dulu, g baru inget kalo bonusnya gak sempet g cairin, berarti kita sesama korban 😦

  13. iwan says :

    @anthonysteven
    Oya, lo ikut MLM apa dulu Ton?

  14. David Beckham says :

    Mau se hebat apapun presenter MLM nggak mungkin orang ikut MLM semua…sebaliknya se canggih apapun usaha para pengkritik MLM nggak akan mungkin semua orang ninggalin MLM

    Kesimpulannya telur sama ayam duluan mana?

  15. gindara says :

    yang nulis ini semua pada nganggur ya….????
    dah pernah bantuin korban bencana alam g???/
    dah pernah ambil anak didik g???
    bukan MLM nya, tapi apa yang bisa kita dapatkan dari pekerjaan itu…
    andai ada profesi tukang sapu atau pemulung tapi penghasilan 100 juta/bln saya yakin banyak yang ikut….
    astaqfirullah hal adzim, LO NGANGGUR SEMUA… Bantu donk orang2 yang g punya duit daripada mikir hal ginian…. bikin blog g guna sama sekali…..
    maybe orang kaya kalian ini yang bikin negara makin banyak utang , NO ACTION GOSIP ONLY

  16. Her says :

    Gue juga sebenernya anti MLM, karena dari tahun 1993 sampai sekarang ngga pernah ada bukti orang -orang sekitar gue yang terlibat di MLM apapun bisa punya kebebasan finansial, yang ada malah ada yang terjerat hutang. Malah yang menggelikan lagi temen deket gue nyimpen gambar moge 5 tahun yang lalu sebagai target/impiannya, sampai sekarang masih ada…tapi tetap berupa gambar doang.

    sebulan yang lalu, gue terpaksa bergabung dengan salah satu MLM. awalnya sih karena kasihan sama adik gue, tapi setelah di demo-in keunggulan produknya dari yang dijual dipasaran, langsung otak gue bilang..ini produk bisa dijual nih. Terus gue bandingin marketing plan-nya head to head dengan MLM lain…mudah dan masuk akal gue. Produknya unik dan bervariasi sehingga target marketnya luas, bisa diuji/dibandingkan keunggulannya produk yang dipasaran, harganya masuk akal, bisa dipakai sendiri dan mudah dijual (repeat ordernya cepat)

    Kalau mungkin ditempat lain, orang harus menipu untuk mendapatkan downline, tapi gue dalam 1 bulan ini sdh punya 50 downline tanpa mulut berbusa-busa menipu dan memaksa orang…cuma modal demo produk aja.

    Tapi satu hal yang masih gue benci dari MLM…gaya bicara dan berpakaian orang-orangnya serta fanatisme-nya itu ngga ketulungan. Walaupun itu katanya merupakan roh-nya MLM, tapi buat gue akal sehat musti jadi pemimpin ketimbang fanatisme MLM…Ngga nguntungin ya tinggalin, gitu aja koq repot.

  17. nduth says :

    wah kritis btul yang berpendapat ttg mlm tianshi ni…

    hebat….

    klo bisa tlong kasi tau dong kira2 kapan ya seluruh dunia ini akan ikut mlm??? shg bisnis ni bisa jenuh… ga semudah hitung2an dlm part 2 yang mkin dlm waktu 30 mnt aja ud bisa mencapai angka populasi dunia.

    o ya… saya kira akar dari segala dosa itu KESOMBONGAN, uang tdk pernah jahat. Tapi manusianya, yang mencintai uang lbh dr pd TUHAN. Dan saya kira tdk smua orang d mlm sejahat yang and pikir. Krn bukan kita sesama manusia yang mempunyai kuasa ntuk menghakimi sesama kita. Sy kira anda lbh tau ttg hal ini. Makasi

    Gbu!!!

  18. hmmmm.... says :

    fakta n pendapat beda loh….

    jangan terjebak!!!

  19. anthonysteven says :

    @Iwan

    MLM pulsa bos, gak bagus deh, g akuin Tianshi jauh lebih bagus dari mlm yang g ikutin dulu 🙂

    Tapi, g tetap anggep Tianshi bukan bisnis yg bagus 😛

  20. Sendy Firmansyah says :

    Anda ingin belajar, membaca buku sambil berbisnis ?
    Simak Link ini :
    http://sendyf.wordpress.com/2008/05/30/belajar-sambil-bisnis/

  21. Sujono says :

    @nduth
    waw kek Tuhan aja bisa tau masa depan, ckckckck
    ini juga just opinion bro.., namanya opinion itu kan pendapat orang, betul?
    so.. sudah jelaskan jawaban untuk pertanyaan kamu td 🙂

    oya.. ok untuk pernyataan tentang kesombongan juga saya setuju dengan anda, tapi jangan lupa karena akar segala kejahatan ialah cinta uang, bener? cinta uang disini dengan konteks menimbun uang dan menjadikan uang segala-galanya dalam hidup, lebih dari pada Tuhan-nya sendiri(padahal uang ada itu salah satu anugrah Tuhan untuk kita), ingat uang itu hanya berfungsi dalam dunia saja benar? Tapi bukan berarti uang itu jahat t_t, saya juga suka uang kok, hehe ;p

    biasanya kl udah urusan yang namanya uang seseorang juga gk jarang hilaf hihi… melakukan apasaja untuk mendapatkan uang itu(nah.. ini membuktikan kl akar dari segala kejahatan adalah cinta uang), hiduplah secukupnya itu udah baik kok^^

    untuk masalah menghakimi, huhu.. yang saya baca dan cerna dari opini disini itu bukan suatu penghakiman kok^^, tapi artikel ini hanya memberikan fakta2 yang ada, dan kl itu menyinggung ht anda, coba pikirkan dan rasakan dari hati yang paling dalam bener gk demikian fakta2 yang ada itu? Kita hrs objektif jangn subyektif 🙂

    lewat artikel ini saya jadi terbuka juga pikiran yang tdnya sempat dibutakan, bersyukur dengan adanya artikel topik ini^^v

  22. Iceman says :

    saya akui banyak MLM yg menjebak finansial kt..
    tp saya akui tianshi telah memberikan rejeki bagi saya..

    buktinya saya bisa membawa orang tua saya NAIK HAJI..
    dan salah jika bnyk orang berkata MLM tianshi itu SALAH, DOSA, HARAM, DLL.
    Dan ini merupakan rejeki dari TUHAN yang diberikan kpd saya.
    Semua pekerjaan pasti ada keburukan baik dokter, karyawan, direktur dan segala2nya.

    Orang2 yang menjelekan dan berkata tianshi itu buruk lah yang sebenarnya tidak mapu untuk menjadi orang yg sukses dan tidak mau menghargai pemberian rejeki dr TUHAN.

  23. bintang says :

    sudah,tidak perlu bertengkar.mari kita berpikir lebih objektif.jika memang tidak,katakan saja untuk dirisendiri dan jika ya semoga itu menjadi jalan anda

  24. erika says :

    Lihat kesuksesan para member tianshi semua itu fakta asalkan kita mengikuti sistem yang berlaku,, coba saja anda lihat tayangan di Trans7 setiap sabtu pukul 10.30,, semua permasalah MLM pada Tianshi sudah terlihat jelas kalau tianshi itu memang MLM yang benar bukan Money game..

    Go freedom

  25. weirdofreak says :

    satu2nya yg gk gw suka dari tiens ini, adalah cara mereka menjelek2kan kita yg bekerja keras, kesannya kita ini org bodo yg bekerja sedang mereka hanya perlu ongkang angking aja nunggu hasil, sebel juga gw kerjaan gw dicemooh, hanya karena gk ikut ma mereka.

    buat kalian semua yg mengaku2 dapet reward dari tianshi, GROW UP!!!!!!

  26. daku says :

    Buat semua aja deh…
    ini pendapat pribadi..
    system mlm tianshi bagus,system pendukung bagus
    Kalo terkesan “jelek”,itu manusia nya aja yg salah dan tidak kontrol diri dalam menjalankannya.,bukan tianshi nya yg jelek.
    Sy juga pernah ditawarin tianshi,setelah dipelajari memang bagus.
    Bisa sukses barangkali,kalau mengikuti system secara utuh tidak di korting2.
    Yang gagal,karena malas untuk menjalankannya dan tidak sesuai dg system yg berlaku pada mlm tsb.
    Bagi yg mau mencoba ya tinggal gabung aja dan ikuti systemnya jalani prosesnya, bagi yg tidak tertarik ya 100% hak nya,jangan dipaksa-paksa.
    gitu aja kok repot.

  27. giant says :

    mas… ato sapa lah hehehe…
    MLM menurut AGAMA gmn siih? reply at
    giant_dav5x2@yahoo.com
    giant_dav5x2@yahoo.com
    giant_dav5x2@yahoo.com

  28. Chito_desk says :

    Senang sekali lihat posting mas charles,senang pula liat k0men negatif n positif,.Tadinya saya fikir uang di dunia ini bwt org “buta”,be2rapa minggu kemarin saya pergi ke VS di Sabuga ITB,kbtlan pembicrany pak Rudian tendean (kakak Louis tendean),dia org sukses saya pkr dia org pasti jga jarak sama saya(new member *3),..Ternyata,keluar dari sabuga saya bertemu dgn pak rudi secara tidak d sengaja d dpn ruangVIP,kemudian saya bersalaman dan berfoto brsama,bahkan sempat berbincang,hebatny..Tidak ada rasa canggung sdktpun walo latar belakang kita berbeda,inti dr yg saya ceritakan adalah saya percaya bisnis ini bisa membuat kehidupan saya lbh baik,secara m0ril dan materil,bhkan spiritual…Trimakash sudah membaca,go freedom be excel diamond

    dewa_ruci@rocketmail.com

  29. PUTERA says :

    Hei….Blog ini memang sangat g bguna…
    Kenapa?
    1. Saya bertanya apakah anda sudah bekerja?
    2.Apakah anda sudah memberikan yang terbaik buat keluara anda dan orang yang anda cintai?
    3.Apakah anda orang yang paling benar?

    MLM merupakan bisnis yang cari orang,memang betul. Tapi adakah pekerjaan yang tidak mencari orang??
    – Penjual kodok mencari orang untuk membeli kodoknya dan mengatakan hal
    positif tentangnya.Mana ada seorang penjual mengatakan hal buruk tentang
    dagangannya??Hanya orang bodoh yang memberi komentar MLM mencari
    korban…(Tidak Berpikir dengan akal sehat…kebanyakan ngelakuin perbuatan
    MAKSIAT sih!!!Ga bisa Open Mind….)
    – Blogger seperti andapun mencari orang kan agar blog anda “top rated”???

    Jangan sekali-kali berkata demikian sebelum anda melihat diri anda.
    Terbukti saya join di bisnis MLM dan saya dapat memberikan yang terbaik bagi orang tua…bukan bisanya cuma minta doang kaya kalian….CKCK…malu dong….
    Satu yang perlu dipelajari di Bisnis MLM….
    Anda pasti gagal apabila anda tidak berusaha dan tidak melakukan apa2. Orang yang belum mencoba namun sudah mengatakan gagal adalah seorang PECUNDANG SEJATI. Thomas A.E. lebih dari 1000x gagal dalam percobaannya membuat lampu. Beliau ditentang seluruh keluarganya dan istrinya. Bayangkan apabila beliau menyerah karena desakan??Apakah malam akan se’terang sekarang???ThinK aboT it????USe YouR Open *sensor*’in MinD

  30. risha faiq says :

    begini ya mas..
    menanggapi kata2 mas tentang yang part 2 td..
    dsni saya sudah mengikuti bisnis mlm tersebut..

    begini..
    sebelum mengikuti bisnis MLM tersebut, saya juga mencari2 artikel ttg MLM tersebut..
    saya mencari sisi baik dan buruknya..
    dan selama ini, saya hanya mendapatkan masalah yang selama ini dipermasalahkan oleh orang2, y mslahx cuma itu2 aj..
    yg bilang haram lah..
    boong lah..
    bikin rugi lah..
    dan semua itu tu, cuma lewat perkiraan orang2 aja..
    inget mas, hidup tu bkn cuma sekedar lewat perkiraan!!
    invisible is nothing klo orang bilang..

    coba deh mas pikir..
    mslh pertama..
    yang dibilang haram..
    orang2 bilang cma dr kelihatan awalnya saja..
    saya sudah mendapatkan kalo MLM tianshi it ga haram lho..
    butuh bukti?
    emang jaman sekarang ad yang menyelewengkan bisnis money game yang berkedok MLM..
    dan MLM yang boleh dijalankan itu juga ada syarat2nya..
    tau ga? klo Rasulullah dulu pernah gunain sistem kayak gini juga?
    pokoknya, saya sudah punya bukti itu semua lah..
    bilang ke aku kalo butuh..
    ok?

    yang kedua..
    ada yang bilang kalo itu boong kan?
    kalo saya bilang itu g boong, dan saya punya buktinya gimana?
    semua orang yang bilang klo itu boong tu, mereka cuma kenal bisnis ini cuma sepintas..
    saya dulu juga gitu..
    menurut saya dulu, bisnis kayak gini mana ada?
    awalnya emang keliatan bgt klo ini semua boong..
    tapi, bis it, aq cri2 semua infonya..
    n ud ad buktix mlah!
    trus mw ngmg ap lg lu?

    dan yg terakhir..
    seperti yg mas bilang td..
    bisnis ini pasti bikin rugi?
    knp mas?
    gr2 manusia di dunia bakal punah?
    emang mas bilang kayak gitu ud ad bukti yang rugi mas?
    disina saya ngmg dlm konteks orang2 yang mengikuti bisnis ini, dia ud ngerti ttg ini semua, dan dia sungguh2 dlm ngerjain bisnis ini lho mas..
    ad g?
    bingung?
    g ad kn?
    yg saya dapati selama ini tu y, orang2 yang gagal dalam bisnis ini tu, orang2 yang asal ikut tiens aj..
    pdhal dy tu g ngerti sma skli ttg seluk beluk n caranya..
    ngerti?
    td bilang ap?
    manusia bkal hbis dan yg terakhir ikut pastu rugi?
    duh mas, mas ud umur berapa sih?
    gini dh, dlu diajarin ips g sh?
    ud tw perkembangan penduduk di bumi ini gimana?
    kalo lum tau, aq ksh tau deh..
    yg di Indonesia aja ya mas..
    taon 1930 ni, di Indonesia tu ad penduduk jmlahnya 60700000! terus, tahun 2005, ad 213375000! gimana tuh?
    bnyak bgt kn?
    pemerintah aja bingung gimana nanggulangi peledakan penduduk itu..
    ko mas bsa pede bilang bkal kekurangan orang bwt ikut MLM?
    tau g sh, klo tiens thu berdiri dr kpn?
    taon 1992 tau mas!!
    dan amp sekarang, lum ad tuh, mslh yg kyk mas bilang..
    manusia tu g ad hbisx mas..
    di dunia tu pd pusing orang2 mikirin gmn nanggulanginya..
    eh, mlh mas bsa bikin permisalan semudah itu?
    duh duh..

    pesenku ni ya mas..
    kita thu jadi manusia hrus kritis..
    kritis dlm semua hal..
    kerjaan..
    agama..
    diri sendiri..
    dll..
    saya dulu juga kayak mas..
    memandang tianshi cuma dalam hal perkiraan aja..
    tapi saya mencoba kritis mas..
    saya bru msuk tianshi tepat seminggu yang lalu lho..
    dan saya sekarang masih berumur 16 tahun..
    msa mas klh kritis am ank ingusan seperti saya?
    malu atuh mas..

    mksh bwt smwx..
    klo mnrt mas pendapat mas emang bener..
    tolong tanggapi comment saya donk..
    ok?
    makasih..

    • penegak_kebenaran says :

      @risha faiq: anda masih 16 tahun udah ikut Tianshi? BACA TERMS OF RULE NGGAK? YG BOLEH IKUT ITU ADALAH YG BERUMUR 18TAHUN KEATAS!!! Selamat Anda telah diperdaya untuk menjadi downline.. saran: baca baik2 peraturannya

  31. dhany says :

    bisnis yang keuntungannya debatable.. ada yang bilang rugi ada yang bilang untung.. sama aja bisnis abu2.. gak hitam gak putih, brarti bisnis ini gak jelas., buat anak muda yang nyari tantangan mental sih mungkin cocok2 aja, walopun nantinya mereka akan terbiasa atau terbentuk dengan memanis2kan atau menyembunyikan fakta sebenarnya dan lebih mengemukakan kenyataan yang super duper muluk.., dan hal itu tidak akan mencerdaskan bangsa ini apalagi memajukan perekonomian..,dengan pembentukan personal seperti ini.. gw paling jengah kalo liat orang yang berlatar belakang tiens ato MLM2 lainnya, selalu mengemukakan sesuatu berbeda dari fakta sebenarnya. sukur2 gak berbohong, yach intinya ni bisnis masih belum bisa gw katakan sebagai bisnis yang jelas.,selain itu pembentukan personalnya juga tidak bagus, , buat alumni2 MLM crosscheck lagi personality kalian.., ilmu MLMnya masi kebawa apa gak.. sifat2 buruk yang di dapat di mlm buang jauh2 deh..

  32. Cygnus says :

    Blog nya bagus !!!
    Saya pernah join di tianshi dan menjadi *6
    Skrg saya sudah tidak di tianshi..
    Saya tidak bilang bisnis tianshi paling bagus.. Saya cuma mau berbagi dengan kalian.

    JANGAN TAKUT BERTEMU ORANG MLM.. Kalau pada dasarnya kalian tidak suka, dan bisnis ini memang jelek. anda pasti tidak mungkin join kok..apalagi keluar uang untuk join.. (Kalau emang takut, ketemunya ga perlu bawa uang sepeserpun)

    JANGAN TAKUT DICUCI OTAK..
    Pada perdebatan, pasti ada kebenaran yg terungkap.. BETUL?? Kalau pemikiran anda yg negatif berubah jd positif, anda simpulkan itu CUCI OTAK.. Maka seminar kesehatan yg membuat org berhenti merokok itu uga cuci otak. Ajaran di agama yg membuat kita lebih baik juga cuci otak.
    Saya yakin, setiap orang mempunyai hati dan pikiran.. Jd, jgn hanya membaca pendapat negatif.. Karena anda hanya mendapat jawaban negatif.. Di cocokan dengan yg positif.. Apakah betul? Kalo tetap jelek.. JANGAN IKUTI !!!

    Buat para pembenci MLM, saya mengerti kenapa kalian seperti itu.. Itu karena banyak membernya yg mengajak dg penipuan dan pemaksaan.

    Analoginya “jangan membenci agama dari umatnya yg tidak benar”

    Saya dengan senang hati sharing dengan kalian mengenai baik buruknya MLM. Bagi yg di sby, kita bs ketemuan. Yg pasti dengan damai.. 🙂

    E-mail saja kke : phoenix_xcool@yahoo.com.

    Ingat sekali lagi. Saya tidak menjelekkan MLM atau membela MLM. Karena saya yakin ada pekerjaan yg lebih baik dr MLM. Dan pekerjaan MLM itu adalah salahh satu pekerjaan yg tidak buruk.

  33. mimi says :

    waduh teman”..
    kok jd” ny berantem..
    kalo mo berantem, deket pagar luar sono..
    tuh pintu keluar ada di samping…
    hhahahahahaha 😀

  34. yahmaen says :

    hahaahahha………………… gini gan pernah sekolah g ?……..
    ada anak sma baru masuk sekolah nih ceritanya ..,heehhe
    si anak masuk sekolah tanya ma gurunya ?……. “BUK,PAK , KALO SEKOLAH SINI DI JAMIN ISA LULUS 3TAHUN YAH ?”……
    GURUNYA JAWAB ” BISA NAK ASALKAN IKUTIN CARANYA DAN PERATURAN2NYA ………”
    SETELAH ITU…
    TAPI APA YG TERJADI KENAPA KOK SAMPE MOLOR 5 TAHUN , PARAHNYA MALAH DI DROP OUT ……… HAHAAHA………..
    lu g terIma tanya ma gurunya ” buk katanya sekolah sni di jamin3 tahun lulus ………..” grrrrrrrrrr……… “tapi saya kok 5 tahun blom lulus2 HARI INI DI DROP OUT LAGI GGGGGRRRRRRRRR “………. ,
    gurunya jawab ” kamu sih di sekolah bolos terus , g pernah ngerjain pr, diem terus alis tidur ………. aktif menbuat onar, tugas g pernah kumpulin “,…. gurunya bilang lagi gini
    “kamu sih gimana mao lulus klo g ikutin peraturan dan cara2nya YANG ADA DI SEKOLAH……… ”
    si anak jawab “oohh iya2 bener jga yah buk heeheh”……….kemudian ” oh ya udah bener berarti klo saya di drop out …….g nurut sih ma peraturannya ehehe……”
    kalo ambil kesimpulannya gan …….. yg salah sekolahnya ato muridnya gan ?>……………..
    coba deh kita intro diri oke wwkwkwwkw……………
    semua mlm itu baik tapi kita patut cari yg terbaik karena untuk masa depan kita dan sesama kita gan ……. hahhahaha………… yah klo saya sih g pernah di cuci otak tapi cuci muka
    pemikiran murni dari saya …………, gini aj gan ” KLO LO TERTARIK DAN SUDAH JELAS ARAH DAN TUJUAN HIDUP ANDA MAUPUN PERUSAHAANYA YAH IKUTIN AJ CARA2NYA DAN ATURAN2NYA ……… ” TAPI …. ” KLO LO G TERTARIK YAH G USAH IKUT NGAPAIN JUGA SUSAH2 MIKIR ” ingat pAK GUS DUR ; ” GITU AJ KOK REPOT ” … SUSAH DI BIKIN ENAK KLO UDAH ENAK BIKIN LEBIH UEEENNAAKKK GAMPANG KAN , ………… MAK NYYOOSSSSSSSSSSSSSSSSSS GAN …………………… , WHAHAHAHHAHAHA………………………..

  35. IOneMoya says :

    Wah wah, maap maap saia telat komen.
    Hebat yah, saia salut sama penulisnya, saia kasi jempol sejuta untuk penulisnya 😀

    Apalagi
    Melihat yg komentar ada member2 dari tiens yang marah2, ngomel2, protes ini itu bla, bla menegakan perusahaanya. Utk saat ini saia sebagai komentator di tanggal 26 Febuari 2012 kepada member tiens yang komentar tahun lalu di blog ini yg ngotot2 mara2 tentang postingan ini saya tanya,

    APA KABAR?……

    Saia yakin jawaban anda pasti menyesali perkataan anda. Saia tdk menyalahkan bisnis MLM, karena semua bisnis itu pasti bagus, asalkan punya kemauan dan semangat yg besar. Perlu diketahui kenapa banyak orang yg trauma di MLM? Itu hanya ada 4 Faktor

    1. Modal berkali kali.
    2. Adanya reward.
    3. Adanya peringkat dan tutup poin.
    4. Belanja ulang.

    Karena pada dasarnya orang ikut MLM utk mencari penghasilan tambahan, bukan pengeluaran tambahan.

    Tapi.. Pada faktanya malah banyak yg mengeluhkan karena banyaknya pengeluaran yg didapatkan dan bukan pendapatan.

    30tahun Indonesia di jajah oleh MLM (disalah gunakan oleh pihak yg tidak bertanggungjawab) dengan mengumbar janji2, iming2 serta hal2 yg mustahil.

    Saran saia untuk anda semua dlm kesuksesan. :
    1. Sukses itu TIDAK ADA jalan pintas
    2. Sukses itu BUTUH KERJA KERAS
    3. Sukses itu BUTUH PENGORBANAN.

    Sekali lagi, saia disini tidak memprotes kepada siapapun. Malahan saia mendukung aspirasi seperti ini.

    Salut buat penulis. Charles Dahsyat…
    Lanjutkan aspirasinya ya mas… Saya tunggu karya berikutnya 🙂

    Regards : IOneMoya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: