MLM Tianshi in my opinion… (Part 2)

Tulisan Terkait:

Saya dan Anda bisa saja sukses di bisnis MLM ini, namun setiap kesuksesan tersebut seakan menjadi bom waktu, yang ketika saatnya tiba, akan banyak sekali orang yang akan gagal, bukan karena mereka kurang berusaha atau tidak memiliki impian, tapi karena sistem MLM mengharuskan mereka untuk gagal, dan setiap orang yang menjalankan sistem MLM ini pastinya bertanggung jawab atas kegagalan mereka.

Hal pertama yang akan saya bahas adalah mengenai sistem dari MLM Tianshi (satu-satunya sistem MLM yang saya tahu)… Saya telah beberapa kali dipresentasikan mengenai MLM Tianshi ini, dan di semua presentasi itu, saya mendapatkan satu kesamaan. Kesamaan apakah itu? Semua yang dipresentasikan adalah hal yang bagus-bagus, yang indah-indah, bahwa semua orang yang menjalani bisnis ini pasti bisa sukses, bisa kaya, membantu orang lain, dapet BMW, kapal n pesawat, ditambah testimonial tentang produk Tianshi yang sudah menyembuhkan banyak orang.

Muncul sebuah pertanyaan… Apakah semua yang dikatakan dalam presentasi tersebut itu tepat, ataukah ada yang ditutup-tutupi, bahkan ada hal yang tidak benar dan dipaksakan untuk menjadi benar? Setelah meneliti sistemnya, saya menemukan ternyata banyak hal yang disembunyikan, dan semua kekurangan yang ada di dalamnya dibungkus dengan begitu rapi. Hal-hal apa saja itu?

Semua orang yang menjalani bisnis ini pasti bisa sukses… Benarkah?

Saya beberapa kali dipresentasikan tentang sistem MLM Tianshi ini, dan mereka semua dengan yakin mengatakan “semua orang yang ikut bisnis ini pasti bisa sukses… Kuncinya, 95% adalah impian… Milikilah impian, kejarlah impian itu, anda pasti akan sukses. Kita semua pasti bisa sukses di sini!”

Anda boleh percaya atau tidak… Justru sistem MLM yang mengharuskan banyak orang untuk gagal. Tidak percaya? OK, kita lanjutkan dulu…

Apakah semua yang menjalani bisnis ini pasti bisa sukses? Mari kita tinjau sedikit sistem dari network marketing… Dalam network marketing, untuk menjadi sukses, seseorang harus merekrut orang lain (biasanya disebut downline, semakin banyak semakin bagus), dan sang downline juga harus merekrut downline-downline lainnya… Sistem ini tidak memiliki akhir! Artinya, jika suatu saat MLM ini berakhir, orang-orang yang ada di paling bawah (downline terbawah) pastinya tidak akan sukses (karena tidak bisa mendapatkan downline lagi)!

OK, berikut ini adalah sebuah pemikiran dari saya:

Anggaplah setiap orang merekrut 5 orang untuk menjadi downline langsungnya. Jika ada 1 orang di level pertama, berarti ada 5 orang di level kedua. Kelima-limanya adalah downline langsung orang di level pertama. Jadi, sampai di level kedua, sudah ada 6 orang yang ikut MLM ini…

5 orang di level kedua masing-masing merekrut 5 orang untuk menjadi downline langsungnya, dan menghasilkan 5 x 5 = 25 orang di level ketiga. Total sudah ada 6 + 25 = 31 orang yang ikut MLM sampai level ketiga ini.

Demikian seterusnya, 25 orang di level ketiga masing-masing merekrut 5 orang sehingga ada 125 orang di level keempat. Total ada 31 + 125 = 156 orang level keempat.

Di level 5 ada 5 x 125 = 625 orang, total yang gabung = 625 + 156 = 781 orang

Di level 6 ada 5 x 625 = 3125 orang, total yang gabung = 3125 + 781 = 3906 orang

Di level 7 ada 5 x 3125 = 15625 orang, total yang gabung = 15625 + 3906 = 19531 orang

Di level 8 ada sekitar 78 ribu orang, total yang gabung sekitar 97 ribu orang

Di level 9 ada sekitar 390 ribu orang, total yang gabung sekitar 488 ribu orang

Di level 10 ada sekitar 2 juta orang, total yang gabung sekitar 2,5 juta orang

Di level 11 ada sekitar 10 juta orang, total yang gabung sekitar 12 juta orang

Di level 12 ada sekitar 49 juta orang, total yang gabung sekitar 61 juta orang

Di level 13 ada sekitar 244 juta orang (wow! jumlah penduduk indonesia…), total yang gabung sekitar 305 juta orang

Di level 14 ada sekitar 1,2 milyar orang, total yang gabung sekitar 1,5 milyar orang

Di level 15 ada sekitar 6 milyar orang, total yang gabung sekitar 7,6 milyar orang

Di level 16 ada sekitar 30 milyar orang, total yang gabung sekitar 38 milyar orang…..

Di level 17 ada sekitar 150 milyar orang, dengan total yang gabung sekitar 190 milyar orang!!!

Wow…. ternyata, dengan sistem seperti ini… jumlah orang di level ke-17 sudah melebihi jumlah penduduk bumi beberapa generasi! Pastinya, saya percaya, jaringan MLM Tianshi ini sudah melebihi 17 level… Bahkan, perkiraan saya harusnya sudah mencapai ratusan level.

Btw, itu kan kalau satu orang bisa merekrut 5 orang… Bagaimana kalau satu orang hanya merekrut 2 orang saja? Hal yang sama (yang terjadi di level 17 di atas) akan terjadi di level 38 sistem ini…

Apa yang ingin saya tunjukkan dari ilustrasi di atas?

Terlalu banyak orang yang gagal di bisnis ini. Ini adalah kenyataan yang terjadi… Kenapa mereka gagal? Yah, banyak faktor… Kalau kata yang ngikut bisnis ini, mereka gagal karena tidak punya impian, karena kurang kerja keras, karena ini, karena itu… Pokoknya intinya (kata mereka), kita harus tutup mata pada orang seperti ini (belajar kok dari yang gagal?)… Lihat saja yang berhasil… Yah, saya tidak banyak berkomentar tentang hal pertama ini. Menurut saya, mereka semua gagal karena banyak faktor.

Kalau semua penghuni bumi sudah ikut MLM ini, lalu gimana? Nah, ini adalah yang ingin saya tekankan… Seperti apa pun sistemnya, selama itu adalah network marketing, pasti akan ada suatu saat di mana terjadi titik jenuh… Apa artinya? Artinya, tidak ada lagi orang yang bisa dijadikan downline… Kalau ini terjadi, pastinya downline yang ada di level paling bawah (yang tentunya paling banyak –> silakan lihat ilustrasi di atas) yang pasti akan gagal karena sistem MLM

Gampangnya, bayangkan semua penduduk bumi sudah ikut MLM ini. Lalu, siapa lagi yang akan direkrut? Anak-anak mereka? Pertumbuhan manusia pastinya kalah jauh sama pertumbuhan MLM ini, jadi pasti tidak akan bisa. Jadi? Yah, mereka pasti gagal! Ironisnya, jumlah mereka yang ada di level terbawah jauh lebih banyak dari total semua pengikut MLM di level-level sebelumnya. Coba lihat ilustrasi di atas, jumlah pengikut MLM total dari level 1 sampai level 16 ada 38 milyar orang, tapi jumlah pengikut MLM yang ada di level 17 ada 150 milyar orang. Seandainya, di titik ini terjadi kejenuhan, 150 milyar orang itu pasti gagal, yang pastinya jumlah orang yang sukses tidak akan melebihi angka 38 milyar (bahkan jauh di bawah itu).

Sebuah bahan renungan bagi orang yang ikut MLM… Anda mungkin saja satu orang di antara 38 milyar orang itu, tapi tahukah Anda, setiap downline yang Anda rekrut akan menyebabkan berlipat-lipat orang akan gagal di saat titik jenuh itu terjadi? 150 milyar orang ini gagal bukan karena mereka tidak memiliki impian, bukan karena mereka tidak berusaha, tapi karena sistemnya yang mengharuskan mereka mendapatkan downline, sudah tidak bisa mereka penuhi lagi, karena tidak ada lagi yang bisa jadi downline.

Warning: Mereka yang mempresentasikan tentang sistem MLM ini sangat pandai dalam menyembunyikan fakta ini. Ada yang berkata: “walah, ngapain juga diitung-itung…. cape-capein aja…”, padahal semuanya perlu perhitungan. Ada yang berkata: “walah, kebanyakan mikir, kapan kayanya?”, padahal kita perlu berpikir sebelum mengambil kesimpulan. Ada yang berkata: “yah susah deh kalau bagus, dijelek-jelekin terus…” padahal, bisakah mereka membantah keburukan-keburukan tersebut?

Kenapa mereka tidak memberitahukan faktanya? Karena mereka butuh downline. Kalau mereka tidak mendapat downline, mereka tidak akan sukses!

OK, inti postingan saya kali ini adalah:

Saya dan Anda bisa saja sukses di bisnis MLM ini, namun setiap kesuksesan tersebut seakan menjadi bom waktu, yang ketika saatnya tiba, akan banyak sekali orang yang akan gagal, bukan karena mereka kurang berusaha atau tidak memiliki impian, tapi karena sistem MLM mengharuskan mereka untuk gagal, dan setiap orang yang menjalankan sistem MLM ini pastinya bertanggung jawab atas kegagalan mereka.

Tulisan saya tentang MLM Tianshi ini tidak berhenti sampai di sini. Bahkan, bagian paling penting yang ingin saya kemukakan belum saya kemukakan sekarang. Ada lebih banyak masalah yang berhubungan dengan moral yang lebih berbahaya daripada sekedar sistem MLM ini. So, stay tune… 😀

~Maaf jika ada kata-kata saya yang menyinggung… Itu hanyalah murni pendapat dan pemikiran saya.

Iklan

Tag:, , , , , , , , , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

77 responses to “MLM Tianshi in my opinion… (Part 2)”

  1. gethebleh says :

    udahlah gak usah banyak bicara,,
    ikut aja MLM,,biar langsung njemamus,,
    artinya ja Mau Langsung Miskin,,,hahahahaha,,,

    uang,,uang,,uang,,
    sembah tu uang,,!!!!!!!!!

  2. priatmoko says :

    positif thinking.pikir matang2 sebelum kamu betindak.

  3. Ferdemon says :

    Teman 2 saya banyak yg ikut mlm dan kuping saya sampai panas mendengarkan ajakan mereka. Pernah saya berfikir akan ikut. Tapi saya juga berfikir kalow saya tidak bisa sukses gmana. Saya merasa kasian sama orang orang mlm ditingkat bawah yang menjilat seperti anjing sedangkan yg ditingkat atas berkipaskan uang tanpa berfikir dia telah mencelakan orang. Oleh karna itu juga saya tidak bergabung dng mlm.. Tapi adakah mlm yang baik? Ditungu kelanjutanya gan.

  4. lazarazus says :

    smakin anda mencela smakin tenar mlm yg anda cela ..
    karna kbanyakan orang branggapan ..
    satu fakta mngalahkan 1000 opini ..
    dan tiens slalu mberikan fakta ..

    jd smua trgantung pada pola pikir individu masing2,
    toh smua orang kpengen sukses ..

    tp saya tdak tau bagai mana dengan anda ..

  5. jojo says :

    damai ajalah, gak usah debat gak penting masalah ginian, namanya juga usaha buat cari uang.
    kan macem2 aja caranya, lha orang sri sultan hamengkubuwono 10 aja support ini kok.

    damai ajalah.

    lagipula semua usaha untuk cari uang kan JUGA CARI ORANG?!, mosok yo dokter hewan, hewannya dateng sendiri kemudian ngomong, “mbeeekkk… sakit nih dok!” lucu??
    tukang becak juga cari orang.
    tukang es cendol juga cari orang.
    tukang sol sepatu juga cari orang.

    jadi jangan saling buruk sangka sama usaha ini-itu, kalo kamu join, ya terserah, kalo temenmu join, ya terserah, kan hidup ini bebas, bebas berekspresi, bebas berusaha, knapa enggak.

    sekali lagi, damai ajalah, gak usah adu domba, namanya juga usaha kan?!

    • shiroi kamei says :

      hmmm gimana ya, kalo pake logika “tukang becak juga cari orang” sih rasanya ngga terlalu tepat buat disandingkan dengan MLM. pasalnya, pelanggan tukang becak kan bebas mau naik becak si tukang yang sama atau ngga. kalau MLM, emangnya ada anggota yang mau disuruh daftar lagi? coba deh pake analogi yang lain. usaha sih usaha, tapi kan lebih baik kalo usahanya ngga menjerumuskan orang lain.

  6. man of frak says :

    Gw juga PErnah ikut MLM SOb!!

    Tianshi lagi

    nasib gw juga sama, mahasiswa yg pengin cepet kya n bantu ortu

    ikut ini gw bisa ngajak 3 orang, namun malah jadi masalah, pertama orang yg gua ajak ibu kos gw ama 2 temen, otomatis kita tanggung jawab dunk, jadinya kalo gw udah males, gw jad gak enak ati n ngerasa bersalah ma mereka

    yg kedua,

    ni sistem gak adil, yg level 2 tinggi okeleh meraka menang mobil, kapal n lain2.
    tapi harusna meraka inget kan hal2 itu juga dapat karana ada downlinenya, mereka udah kerja keras banting tulang sob, eh kitanya gak dikasih apa-apa sepeserpun

    nah tu keburukan mlm yg gua rasa, sma juga sekrang ada lagi yg ngegantikan mlm namanya perdagangan berjangka, cari2 orang juga sob!!!

    BBBBTTTTTTTTTT ABis

  7. Cygnus says :

    Semua yg ditulis baik positif atau negatif.. Tidak ada yg salah.. Cuma dari segi mana anda melihat..

    Bagi yang ada di surabaya mau sharing dengan saya.. Saya dengan senang hati menjelaskan tentang baik buruknya MLM. Tidak ada yg saya tutupi..

    Silahkan e-mail ke saya.. Phoenix_xcool@yahoo.com
    †ђąηk ўσυ 🙂

  8. Pengangguran says :

    yeah… ibaratnya pedagang bakso yang takut kalah saingan jadi ga usaha sekalian… atau mau buka warnet…. saingan banyak… terus mau jadi pns… saingan banyak… terus mau jadi pedagang di pasar…. saingan banyak juga… jadi… apa ya…. ya udah nganggur aja… pzzz

  9. roy says :

    aku pikir ,, KALAO TIANSHI mang g2 ,,
    UNTUNG Q GA IKUTAN ,,
    TAPI saya tanya :1) MANA ADA org kerja ga butuh org lain ?,2)mana ada kerja ga butuh modal ? (ngepet za butuh modal ) ,3) Tentang jumlah pertumbuhan penduduk ,pastinya akan ada generasi berikutx ,,,dan juga org bakalan mati ,,n baru bisnis itu di ahliwariskan !4) buktinya dgn ada MLM juga bisa mengurangi angka pengangguran !5) saya tanya sudakah ada org yang dipenjara karena MLM ?(jika ADA PASTix dia melakukan pemaksaan pada org untuk bergabung bukan ?) 6) jika Dijalankan dengan benar pastix bisa lancar n harmonis . 7) mungkin masnya ini nulis opini diatas karena masx malas kerja ,,ga bisa berbaur dengan masyarakat , sehingga ga bisa dapat orang untuk ikutan , terus putus asa dann akirx nulis opini diatas ,, BTW di balas n di tampilkan yooo ..thankz

  10. Adrian says :

    hmm…mas kalau saya perhatikan pendapat Anda ini cenderung atau 100% dari sudut pandang Anda tanpa melihat dari sudut pandang lain. Sebenernya apa Anda iri karena MLM bisa menghasilkan orang2 sukses sehingga Anda mencari kelemahan, sampai seolah-olah kelemahan itu menjadi hal yang begitu besar. Bolehlah Anda berpendapat seperti apa, tapi jangan terlalu memaksakan bahwa MLM ITU BURUK.
    setiap pekerjaan selalu ada resiko, hidup penuh resiko, kalo gak mau ada resiko, di surga, enak tu semua tersedia tanpa ada resiko.
    Jujur saya dulu juga negatif dengan MLM, tapi dengan fakta yang ada disekitar saya, mau gak mau saya harus sedikit melihat sisi positif dari MLM, jadi tidak menjadikan MLM ITU BURUK
    satu2nya MLM yang saya tau kebetulan cuma TIANSHI, saya melihat banyak sisi positif dari TIANSHI.
    pertama tentang mencari partner kerja,sisi positifnya tentu saja jika mendapat banyak partner, maka banyak penghasilan, kalaupun Anda tidak bisa mencari orang seorang diri, Anda akan dibantu upline Anda, pengamatan saya seperti itu.

    Saya juga setuju dengan pendapat Anda mengenai sisi negatif mencari orang, tapi ada sisi positif lain yang bisa menutupinya, yaitu produk, saya benar2 tercengang ketika mencoba sendiri khasiat produk yang bernama KALUNG AURA. Kalau produk yang lain belum nyoba, tapi banyak tetangga saya yang mencoba produk TIANSHI, dan ternyata terbukti khasiatnya. Jadi jika bergabung dengan TIANSHI TIDAK HARUS mencari-cari orang, tapi Anda bisa membeli produknya untuk Anda konsumsi atau dijual, karena jika ANDA menjadi distributor, Anda akan mendapatkan harga yang lebih murah.

    sebenarnya banyak yang ingin saya ungkap melalui pengalaman orang2 disekitar saya tentang TIANSHI, tapi kayaknya udah banyak banget nulis,nanti kalau ada yang komentar,baru saya tanggapi.
    Maaf ya mas char kalo ada kata2 yang kurang berkenan,apalagi saya lebih muda, saya hanya ingin mencoba memberi tahu semua orang, jangan melihat hanya sisi negatif dari suatu hal, tapi coba lihat sisi positifnya. Kita diciptakan Tuhan juga memiliki 2 sisi tersebut.hehe

  11. Shit MLM says :

    ahh…….. tianshi bullshit & mlm……. hanya menguntungkan atasannya dan merugikan bawahannya…… ehh malah jualan juga produk orang…
    mending ane jualan or buka usaha aj daripada kerjanya tipu orang untuk ikut bergabung….
    CAPEK DEH ALL MLM !!!

  12. Setuju says :

    Setuju dengan Mas Charles. Pemikiran Anda sama dengan saya. Kalau sudah mencapai titik jenuh tentu downline paling bawah tinggal melongo aja. Jadi masalahnya bukan bisa atau tidak bisa mencari downline … tapi “ketika semua orang sudah ikut MLM” … siapa yang bisa jadi downline?. Dan dimana pertanggungjawaban upline dalam hal ini?
    Ada kecualinya juga mas … misalnya ada MLM yang berbasis produk (tanpa iming-iming ini itu apalah…), yang produknya bagus, murah dan kita butuh, gak perlu cari downline dan untuk beli kita harus jadi member, boleh juga tuh diikutin … Jadi intinya boleh aja ikut MLM yang produknya kita butuhkan dan bukan karena ingin cari uang dari situ.
    Salam …

  13. nicholas says :

    sy setuju dengan opini mas charles!
    anak sy pernah ditawari ikutan MLM tianshi, sy tdk melarang tetapi hanya kasih penjelasan saja bahwa kamu kan msh sekolah tugas kamu adalah sekolah, sy tdk katakan tianshi itu jelek atw jahat atw merugikan, tetapi sy srh cari tau sendiri! soalnya belum apa” kita hrs keluar modal dulu utk beli produknya blm iuran utk outbon, seminar dll! sy katakan pd anak sy okelah kl tujuan kamu memang mau bantu ortu atw sekedar cr tambahan uang jajan kenapa tdk busnis yg jelas saja, mslnya jualan koran, atau jualan kerupuk, tahu, tempe dll dengan system konsinyasi itu sudah jelas untungnya! untuk koment” yang sifatnya mendukung tianshi sy kok agak curiga ya, jangan” mrk ini orang”nya tianshi…untung sy gak terpengaruh tuh! sory ya …peace!

  14. Hapryanto says :

    Saya sangat setuju dengan anda. Say no MLM . Thanks ats postingan anda…..

  15. sultan says :

    tak kenal maka tak sayang,, tak sayang maka tak cinta.
    kalau saya boleh argumen …. anda belum mengenal dengan baik apa itu MLM .

  16. Setuju banget says :

    Besok ketemu teman baik yg jarang ketemu, yang nawarin jadi distributor produk, ga bilang tu MLM. Kok ga bilang ya? Kenapa tidak bilang “saya butuh jaringan anda”! Saya harus mengatakan tidak pada MLM ini, TIDAK!!! Satu2nya fakta adalah banyak orang gagal MLM daripada yg untung. Pikiran mana yg mengatakan itu baik??!! Harusnya banyak yg sukses dari yg gagal.
    61 juta jiwa orang sukses, dan 244 juta gagal, hal itu membuat saya benar2 haru biru. Betapa gagalnya sistem ini. Saya sedih, dan tidak ingin kehilangan persahabatan, sosialisme, gotong royong, ringan sana dijinjing, berat sama dipikul, apalagi yg lbh indah…

    • ibnu sarata says :

      benar bro..
      saya udah malang melintang dibisnis MLM,di TIANSI pun pernah sy ikutin,tp yg sy lihat nih 95% gagal,bonus2 yg dibilang puluhan juta itu kebanyakn omong kosong doang,teman sy yg dokter sampe keluar dr rumah sakit tempat kerjanya krn pngn fokus ditianshi,tp udah sampe di bintang tujuh,teman gue ni nyerah.krn trnyata bonus yg djnjikan puluhan juta,trnyata cm dapat sejuta hanya cukup untuk tutup poin,sm dgn tman sy yg dulunya pejabat sebuah bank swasta,tp krn tergiur promosi tianshi dia kluar dr bank trsebut, smpe dibintang 7 pun dia nyerah,akhirnya skrang sy liht dia gak sdikit frustasi dgn hidupnya..jd kita harus mlihat fakta yg ada sekarang,walaupun ada yg sukses, tp lbh bnyak lg yg gagal,bkn krn impian mreka kecil,tp memang sistem dimlm trsbut hanya mnguntungkan prusahaan sj.

  17. allz says :

    bingung deh …
    ya jelas lebih sedikit yang sukses lah ,
    itu sudah hukum alam semua pekerjaan di dunia .
    saya tanya, klo di suatu perusahaan, mana yang lebih banyak antara direktur sama karyawanNya???
    jelas karyawanNya kan??
    gag bisa aku bayangin deh klo direkturnya banyak tapi karyawannya cuma 1 …

    tapi di tianshi semua orang bisa jadi yang teratas atas dan sukses,,
    tapi tergantung orangnya, punya impian yang kuat n mau kerja keras nggak ??

    next,
    mustahil sekali semua orang di dunia ini akan bergabung di tianshi,
    menurut survei , dari 10 orang yang di presentasi, 2 diantaranya akan bergabung.
    di indonesia , rata2 orang yang bergabung sekitar 40.000/bulan.
    sedangkan penduduk indonesia sekarang sekitar 250 juta jiwa.
    jika pertumbuhan penduduk di indonesia di hentikan,
    maka semua orang di indonesia akan semua bergabung kurang lebih 500 TAHUN LAGII !!!
    dan sekali lagi ,,,
    itu jika pertumbuhan di indonesia DIHENTIKAN !!!

    terakhir,,
    masalah orang2 yang berhenti dari bisnis ini,,
    itu sama saja dengan,
    misalnya anda tanya tentang teman anda yang kuliah unuversitas indonesia,
    tapi di semester 4,dia berhenti kuliah..

    jawaban saya,,
    MANA GUA TAU ??
    tanya saja sama orang yang gagal.

    jika anda ingin sukses, belajarlah dengan orang yang sukses,
    misalkan , anda ingin menjadi pengusaha tahu,
    anda akan belajar ke orang PENGUSAHA TAHU SUKSES atau KULI BATU ???
    pasti akan belajar ke pengusaha tahu sukses bukan??
    gag bisa saya bayangin klo anda belajar ke kuli batu, bisa2 tahu anda akan sekeras batu juga!!!

    Oya,kenapa ya kok tianshi selalu dijelek-jelekin??
    jwbannya,
    karena tianshi memang mlm yang bagus n diatas angin,,
    klo mlm yang jelek gag akan mungkin dijelek-jelekin bukan ???
    hanya orang2 yang iri dan suka memfitnah fakta-fakta dari tianshi !!!

  18. anonimous says :

    aq dulu jg prnah ikut tiansi gan klo g salah klas 1 sma,,
    wkt pertma x ikut prtmuan’y,,
    udaaaaaaaaaaah (maaf) hooooooooooooaaaaaaaaaaaaaaaaaaak,,,
    tiap menit dsuruh tepuk tngan tntang hal g ga ada juntrungan’y,,
    memberikan angan yg berlebihan itulah tiansi,,
    suck,,

  19. arte says :

    kalau dilihat atau diamati,kayaknya semua modal kita akan borong ke Cina..cari bintang dikit ajah modalx udah xmpai 5 jtaan,wah pastix kaya mendadak tuh yang jual……yang untung super Jumbo pasti produsenx…kalau aku sih cuman lihat obatnya aja..beli obat yang berkualitas,itu untuk stamina. tapi bukan untuk murni bisnis gitu..modalnya guede banget…yang dapet award 10,yang mandek 100. beli produk dalam negeri ajah…..uangnya masuk ke penduduk Indonesia. di kampung aku ada orang ikut MLM sampai jual semua ladangnya untuk naik bintang,tentu uplinex untung….tapi dia sekarang jadi tukang sayur tuh….

  20. Unknown says :

    Saya cuma mau menanggapi komentar dari mas “Adrian”

    hmm…mas kalau saya perhatikan pendapat Anda ini cenderung atau 100% dari sudut pandang Anda tanpa melihat dari sudut pandang lain.

    Lha jelas dari sudut pandang mas charles donk.. orang judulnya aja
    “MLM Tianshi in my opinion”

    makanya sebelum komen baca dulu bener2…

  21. Rizki Mochamad says :

    sebagai pelaku MLM juga saya akan menanggapi dua hal y dalam pernyataan diatas :
    1.Kalau semua penghuni bumi sudah ikut MLM ini, lalu gimana?
    perlu diingat bahwa setiap detiknya banyak angka kelahiran baru diberbagai tempat di Indonesia maupun dunia….dan angka kelahiran tidak berkurang malah meningkat setiap tahunnya…. bahkan diberbagai belahan dunia saat ini terjadi ledakan penduduk seprti di china, Indonesia, India, dan berbagai negara lainnya…jadi bisa diasumsikan bahwa tiap tahunnya diperkirakan jumlah penduduk suatu wilayah akan menangalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya..jadi tidak mungkin manusia akan habis populasinya….jika asumsi saudara benar manusia akan habis karena MLM maka dunia akan kiamat karena MLM .Jadi analisis anda sangat tidak beralasan……
    Ada satu lagi….bisnis ini adalah bisnis sampingan karena tidak terikat waktu dan tempat sehingga anda tidak usah khawatir bahwa bisnis ini akan mematikan mata pencaharian masyarakat

    2. Terlalu banyak orang yang gagal di bisnis ini
    ada beberapa hal yang menyebabkan masyarakat gagal dalam bisnisini, antara lain:
    a. salah tangkap terhadap income dan reward yang dijelaskan bisnis tersebut.
    bisnis MLM adalah bisnis yang menawarkan 2 alternatif yaitu pengembangan jaringan serta penjualan produk perusahaan MLM sehingga bila salah satu dan kedua varian tersebut berhasil dijalankan maka akan mendapat bonus dan reward sesuai kebijakan perusahaan…sehingga bila kedua varian ini tidak dijalankan oleh member yang bersangkutan tentu saja perusahaan tidak akan membayar member ybs namun fakta dilapangan bahwa masyarakat salah tangkap dengan pernytaan persentator bahwa tanpa usaha maka perusahaan tetap membayar asal telah bergabung menjadi member dan ini salah kaprah………
    b. salah memilih perusahaan
    masyarakat yng gagal dalam bisnis MLM disebabkan mereka tidak paham terhadap latar belakang dan profil lengkap perusahaan serta legalitas perusahaan sehingga mereka bukan ikut MLM namun terjebak dalam money game…sehingga sebelum memutuskan untuk bergabung dengan suatu MLM hendaknya tanyakan profil lengkap perusahaan, jenis produk yang dihasilkan, serta legalitas perusahaan dan produknya dan jangan lupa survei terlebih dahulu produk tersebut dipasaran.

    kiranya itu yang perlu diperhatikan oleh penulis sebelum penulis menerbitkan artikel di jejaring sosial dan website karena kualitas tulisan anda adalah cerminan dan intelektual anda….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: