Kesalahan Orang Lain

Kenapa ya, gampang banget buat nemuin kesalahan orang lain… Sedangkan kesalahan diri sendiri seringkali ga keliatan.

Contoh-contoh sederhana:

  1. Menemukan typo (salah ketik) di tulisan orang lain lebih gampang daripada di tulisan sendiri…
  2. Di awal kuliah database, saya mendapatkan tugas kelompok untuk meneliti database yang dibuat di dalam sebuah laporan kerja praktek. Waktu itu, kelihatan banget kesalahan-kesalahan yang ada… Padahal, pas sendirinya yang buat, banyak salah juga…
  3. Memeriksa PR lebih gampang daripada membuat PR. Mungkin lebih tepatnya, menemukan kesalahan yang ada di dalam PR orang lain lebih mudah dibandingkan membuat PR sendiri dengan benar.
  4. Dan masih banyak lagi…

Banyak kesalahan yang saya temukan dari orang lain, tapi ternyata, tidak kalah banyak kesalahan diri saya sendiri yang tidak terlihat oleh saya, sampai saya sadar ketika diberitahu oleh orang lain.

Semoga saya tidak hanya men-judge kesalahan orang lain, tapi juga berusaha melihat ke dalam diri saya sebelum melihat orang lain. Saya harus introspeksi diri dulu. Juga, mengampuni kesalahan orang lain kepada saya, dan belajar dari kesalahan itu agar saya juga tidak melakukannya.

Lukas 6:41

Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Mencari kesalahan orang lain itu lebih gampang… tanya kenapa?

Iklan

Tag:, , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

12 responses to “Kesalahan Orang Lain”

  1. iwansyamsumin says :

    Proses merancang, mengarang, mengetik, menyusun, sesuatu dari yang belum ada, lebih sulit daripada memandang / mengawasi pola, hubungan, rangkaian dari sesuatu yang telah ada.
    Hukum gravitasi. Mendirikan bangunan lebih sulit dari pada merobohkannya.

  2. sluman slumun slamet says :

    gajah di pelupuk mata tak tampak, virus HIV di seberang lautan tampak…

  3. adzarkaromy says :

    Yup, sepertinya kita lebih semangat ( Makanya jadi lebih mudah πŸ™‚ ) mencari kesalahan orang lain dari pada kesalahan diri sendiri.

  4. _on says :

    hmm,, well,, bgitulah..

  5. anwarchandra says :

    dalam MD pun begitu,
    membuktikan sesuatu yang kontradiksi dengan mencari kesalahannya adalah yang termudah.

    ~ituNamanyaApaYa?
    ~duhGwLupaDanMalesNyarinya

  6. Charles says :

    @iwansyamsumin:
    Benar… Menghancurkan lebih gampang daripada membangun… Yang aneh, kadang kita bisa memperbaiki bangunan orang padahal bangunan kita masih harus diperbaiki…

    @sluman slumun slamet:
    ekstrem banget virus HIV… hehehe

    @adzarkaromy:
    Kenapa semangatnya pas nyari kesalahan orang aja ya? Coba kalo semangat juga nyari kesalahan diri sendiri. Mungkin ga ya? :mrgreen:

    @_on:
    Pasrah nih? hehehe

    @anwarchandra:
    proof by contradiction, bukan? :mrgreen:

  7. kamal says :

    emang kbanyakan orang demen nyari2 kesalahan orang lain.

  8. anwarchandra says :

    @charles:
    sepertinya yang itu.
    (lagi males nanya mbah)

  9. waterbomm says :

    ayoo… kira-kira kenapa?? hihi πŸ˜€

  10. rambu says :

    emang benar. orang tuh akan lebih semangat kalo ngomgngin kesalahan orang lain, seandainya semua manusia menyadari bahwa dia pasti punya kesalahan yang harus di perbaiki pasti dia susah untuk ngomongin kesalahan orang lain. dan DAMAI lah dunia ini.

  11. sukarno89 says :

    Sebaiknya mari kita mulai dari diri kita sendiri
    untuk tidak cari-cari kesalahan orang lain

    dan kita mulai menyibukkan diri nebcari kesalahan diri kita saja
    mungkin gitu lebih baik

    Bantu teman
    Bantu diri

    Usul & saran boleh saja
    moga setuju
    ghitu kan

  12. ????? says :

    jika ada kema*uan, disitu pasti ada jalan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: