April Mop

Hari ini, tanggal 1 April adalah sebuah hari yang dikenal dengan sebutan “April Mop”. Apa itu April Mop? Wikipedia menjelaskan April Mop demikian:

April Mop, dikenal dengan April Fools’ Day dalam bahasa Inggris, diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari ini, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap teman dan tetangga, dengan tujuan mempermalukan mereka-mereka yang mudah ditipu. Di beberapa negara, lelucon hanya boleh dilakukan sebelum siang hari.[1] Hari ini juga banyak diperingati di internet.

Pada tulisan ini, saya mau memberikan pendapat saya mengenai April Mop ini. Bagi sebagian orang, April Mop menjadi suatu hari yang ditunggu di mana dia dapat dengan bebas membuat lelucon atau menipu orang tanpa disalahkan. Bagi sebagian orang yang lain, April Mop menjadi suatu kekhawatiran karena kemungkinan lelucon atau tipuan yang dialamatkan kepadanya. Saya sendiri termasuk ke kelompok orang yang kedua, dan saya menganggap “April Mop” ini adalah sebuah tradisi yang berbahaya.

Kenapa berbahaya? Berbahaya karena tradisi ini dapat mengakibatkan orang-orang menjadi curiga dan tidak percaya dengan omongan orang-orang di sekitar mereka. April Mop ini menjadi sebuah hari di mana berita “asli” dan berita “palsu” bercampur menjadi satu. Orang-orang akan menjadi bingung, apakah akan percaya atau tidak dengan berita tersebut. Untuk orang-orang yang pernah “terkena” berita palsu akibat April Mop, akan cenderung untuk tidak mempercayai berita yang ada. Dan ini akan berbahaya kalau berita yang ada ternyata berita asli dan penting.

April Mop ini sudah menelan korban… Sebagai contoh, akibat tidak mempercayai berita tsunami gempa Pulau Aleutian tanggal 1 April 1946 (yang dianggap hanyalah bagian dari lelucon April Mop), sekelompok orang mati sia-sia terbawa tsunami yang ternyata benar muncul…

Jangan mempermainkan kepercayaan yang sudah diberikan orang kepada kita… Kepercayaan ini sangatlah penting. Saya pernah membaca sebuah cerita tentang seorang anak yang menjaga domba-dombanya. Suatu hari, dia berteriak “Tolong! Ada serigala ingin menghabisi domba-dombaku!”. Orang-orang di desa yang mendengar teriakannya langsung datang dengan maksud untuk membantunya. Namun, ketika mereka sampai di sana, ternyata tidak ada serigala. Domba-domba aman sentosa. Yang ada adalah seorang anak yang tertawa terpingkal-pingkal karena leluconnya berhasil menipu penduduk desa. Penduduk desa pun pergi dengan kesal karena merasa telah tertipu anak tersebut. Di kali lain, serigala benar-benar datang, dan anak itu kembali berteriak meminta bantuan. Namun, tidak seorang pun penduduk desa yang datang karena menganggap anak itu sedang membuat lelucon lagi. Akibatnya, habislah domba-domba anak tersebut oleh serigala, dan sang anak pun hanya dapat menyesali perbuatannya yang telah menghilangkan kepercayaan penduduk desa kepadanya.

Kembali ke April Mop… Janganlah kita menjadi seperti anak tersebut. Kepercayaan orang kepada kita adalah sesuatu yang sangat berharga, yang tidak sepantasnya kita hilangkan karena tradisi April Mop ini. Mungkin ada yang berkata, “Ah, ini kan cuma sekali setahun…”. Cobalah renungkan, apa yang terjadi jika pada tahun ini leluconmu berhasil menipu orang-orang sekitar, dan tahun depan, tepat tanggal 1 April, kau benar-benar membutuhkan bantuan mereka, namun mereka tidak percaya lagi kepadamu.

So, marilah kita jadikan April Mop ini (dan setiap hari tentunya) menjadi hari tanpa tipuan… 😀

Iklan

Tag:, , , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

7 responses to “April Mop”

  1. iLm@N says :

    wah, char, gw udah lupa tentang april mop nih.. eh, kok malah diingetin lagi sih? hehe..

    entah ya gimana kondisinya di tempat lain, tapi yang gw alamin dari SMP, SMA dan kuliah sekarang, kalo ga salah sih april mop stuff kaya gini nggak pernah ada temen yang nyinggung-nyinggung..

    palingan kalo baca komik doraemon aja, ada cerita tentang april mop..

    apa mungkin karena di indonesia emang hal ini alhamdulillah nggak menjadi budaya bangsa ya?

  2. anginbiru says :

    hyuk mari…! huehe…

    tapi dulu pernah ngerjain orang abis2an pas jaman2 SMA… ndak ada gunanya juga sih,, kadang malah ngerasa kasihan sama orang yang dikerjain.. jadi ngerasa,, duh, gimana yak kalo aku yang ganti dikerjain..

    tu cerita tentang penggembala domba dan srigala kayaknya cerita buat anak2 je.. bagus tuh,, udah dikenalin sejak dini,, kalo boong tu bisa ndatengin masalah.. huehe.. tapi,, kok kayaknya orang2 ndak bisa idup tanpa kebohongan yak.? wkeke…

  3. Refly Hadiwijaya says :

    yup…
    ga setuju dengan yg namannya April Mop….
    berbohong itu ttp dosa, walaupun dilakukan tgl 1 April….

    😀

  4. hanggadamai says :

    bohong itu pasti dosa 🙂

  5. kamal87 says :

    setujuuuu

  6. Charles says :

    @iLm@N:
    Untunglah lingkungan iLm@N dan di Indonesia ini, April mop tidak menjadi budaya. Termasuk di Fasilkom… 😀

    @anginbiru:
    iya, suka kasian juga sama yang kaya gitu… manusia tak bisa hidup tanpa kebohongan. Tanya kenapa? hehe, yah setidaknya dikurangi lah kebohongannya, syukur2 bisa dihilangkan…

    @Refly Hadiwijaya & hanggadamai:
    Jadi inget iklan provider Three… “Bohong itu dosa”. Hehe. Btw, stuju… 😀

  7. Johan says :

    Barusan, terlintas di pikiran saya mengenai cerita ini. Saya berpikir, bukankah yang rugi justru adalah penduduk desa itu? Si anak tidak kehilangan domba, tetapi penduduk desa yang kehilangan domba. Jadi, menurut saya, lebih tepat jika dikatakan bahwa moral dari cerita ini adalah kita harus bijaksana menentukan mana yang benar dan mana yang salah. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: