PowerPoint Tips 3: Multiple Animation

*Tested in Microsoft PowerPoint 2003

Dear readers…

Seperti yang telah saya janjikan 3 hari yang lalu, hari ini saya akan memberikan satu lagi tips “tersembunyi” dari sebuah program bernama Microsoft Office PowerPoint. Saya belum sempat menulis tentang hal ini kemarin, jadi baru malam ini saya sempat untuk menuliskan tentang hal ini. Wah, kesibukan sudah mulai terasa…

OK, saat ini saya ingin memberikan “ilmu” Multiple Animation yang ada di dalam PowerPoint. (Btw, Istilah “multiple animation” itu cuma karangan saya saja…). Apa itu Multiple Animation?

Apakah Anda pernah merasa bosan dengan animasi-animasi yang disediakan oleh Microsoft PowerPoint? Misalnya: Fly in, Bounce, Box, Swivel, Flash Bulb, dll… Bagi yang belum tahu animasi apa saja yang disediakan oleh Microsoft PowerPoint dapat melihatnya pada menu Slide Show > Custom Animation > Add Effects > …

Jika Anda merasa bosan atas animasi yang menurut Anda terkesan “standar” ini, mungkin Anda dapat mencoba tips yang akan saya berikan. Selain itu, jika ada dari Anda yang mengira bahwa hanya animasi-animasi seperti itulah yang bisa dilakukan oleh PowerPoint, maka Anda juga harus melanjutkan membaca postingan ini.

Anda salah jika mengira PowerPoint hanya dapat melakukan animasi “fly in”, “zoom”, “fade”, dan animasi-animasi sejenis yang sudah biasa digunakan dalam presentasi umum. Di satu sisi, pilihan animasi yang ada di PowerPoint memang terbatas (seperti yang Anda ketahui saat ini), tetapi kreasi yang dapat dilakukannya lebih dari sekedar jumlah animasi yang ditawarkan tersebut. Mengapa bisa begitu? Hal ini bisa terjadi karena PowerPoint mendukung “Multiple Animation”.

Yang dimaksud dengan “Multiple Animation” di sini adalah beberapa animasi standar yang Anda sudah ketahui saat ini digabungkan (baca: dijalankan secara bersamaan) dan menghasilkan sebuah animasi baru yang lebih variatif.

Contoh: Anda dapat menggabungkan animasi “Fly in” dan “Swivel” pada objek lingkaran untuk menciptakan sebuah animasi baru: animasi “roda menggelinding” (maksudnya efeknya seperti roda yang sedang menggelinding).

Bagaimana caranya? Hal itu dapat dilakukan dengan menjalankan animasi-animasi yang dipilih secara bersamaan (klik kanan animasi yang telah dipilih pada bagian Modify Effect, lalu pilih “Start With Previous”). Saya mungkin tidak dapat menjelaskan banyak mengenai hal itu saat ini karena keterbatasan waktu, namun saya akan mencoba membangkitkan motivasi Anda dengan melihat contoh-contoh animasi yang dapat dihasilkan oleh “multiple animation” di dalam file yang saya buat di sini.

Terakhir, saya ingin memberikan beberapa tips dalam penggunaan “Multiple Animation” ini:

  1. Tidak semua kombinasi animasi yang ada bisa digabungkan. Yang bisa digabungkan hanyalah animasi-animasi yang bersifat “terpisah” saat animasi-animasi tersebut dijalankan. Contoh: Anda tidak dapat menggabungkan “Fly in” dan “Bounce”. Kenapa? Karena saya pun bingung dan tidak terbayang apa jadinya kalau kedua animasi tersebut digabungkan, apalagi komputer kan? :P. Untuk mengetahui animasi-animasi apa saja yang dapat digabungkan, cara paling baik adalah mencobanya sendiri. πŸ˜‰
  2. Perhatikan speed dari animasi-animasi yang digabungkan. Biasanya, speed yang sama akan menghasilkan efek yang lebih bagus (karena tidak ada animasi yang selesai lebih dahulu).
  3. Jumlah animasi yang dapat digabungkan tidak terbatas hanya 2 animasi, tapi dapat lebih dari 2 animasi, selama animasi tersebut bersifat “terpisah”.
  4. Penggunaan “effect repeatation” (pengulangan efek) mungkin dapat mempercantik animasi (untuk animasi-animasi kategori “Emphasis”).

~Jika ada dari Anda yang bingung dan ingin belajar lebih jauh tentang hal ini, Anda dapat meninggalkan comment, dan jika saya sempat, saya akan menjawabnya.

~Semoga artikel ini dapat membantu dan membuat Anda lebih kreatif dalam membuat presentasi. Terima kasih.

Iklan

Tag:, , , , , , , , , , ,

About Charles

Seorang alumni Fakultas Ilmu Komputer UI. Suka mengoleksi buku-buku dan membagikan inspirasi-inspirasi yang didapatkannya. Mencintai matematika dan logika sederhana. Hobinya adalah mencari inspirasi dan membagikannya. Seorang biasa yang percaya bahwa dia memiliki Tuhan yang luar biasa.

17 responses to “PowerPoint Tips 3: Multiple Animation”

  1. andre says :

    selamat malam, kaka yg terhormat
    aku sedang membuat cd-katalog, dengan mengunakan powerpoint, gmna caranya menghilangkan end slid show, sehingga orang melihat produk kita tanpa ada akhir dari show produk kita, serta bisa memilih produk mana yang mau dilihat, atau powerpoint seperti layaknya macromedia flash… aku ada kendala sich dalam flashnya, makanya aku buat dalam powerpoint, mohon bantuannya…..kk bisa send my email, makasih banyak

  2. Charles says :

    @andre:

    Jawabannya sudah saya kirimkan melalui e-mail. Berikut isi e-mail yang saya kirimkan:

    Apakah yang dimaksud Andre adalah menghilangkan halaman hitam di akhir presentasi? Jika itu yang dimaksud, Andre dapat menghilangkan halaman hitam tersebut dengan memilih menu

    “Tools” > “Options”

    Berikutnya pilih tab “View” dan hilangkan centang (check) pada checkbox “End with black slide” pada bagian Slide Show.

    Kalau yang dimaksud Andre adalah agar slideshow tidak pernah berakhir (artinya setelah slide terakhir, slide akan kembali lagi ke slide pertama), langkah berikut yang harus dilakukan:

    Pilih menu “Slide Show” > “Set Up Show”. Berikan centang (check) pada checkbox “Loop continuously until ‘Esc'” pada bagian Show options.

    Dengan begitu, slide akan berakhir ketika ditekan tombol ‘Esc’ (escape).

    Terakhir, jika yang dimaksud Andre adalah agar orang tidak bisa melihat semua slide kita secara “sembarangan” (orang tidak bisa melaju ke slide berikutnya dengan klik atau tombol-tombol yang ada di keyboard), langkah berikut yang harus dilakukan:

    Pilih menu “Slide Show” > “Set Up Show”. Berikan centang (check) pada checkbox “Browsed at a kiosk (full screen)” pada bagian Show type.

    Yang perlu diperhatikan, pada tipe “Browsed at a kiosk”, kita perlu menyediakan hyperlink agar orang dapat melihat slide-slide kita. Contoh: kita bisa menambahkan kotak di slide 1 yang berisi hyperlink ke slide berikutnya. Tanpa hyperlink tersebut, orang hanya dapat melihat slide 1 dari slide kita.

    Jika ingin bisa memilih produk, Andre dapat menggunakan tipe “Browsed at a kiosk”, membuat 1 slide untuk setiap produk, dan menambahkan hyperlink-hyperlink yang diperlukan (dengan menggunakan Action Settings misalnya).

    Saya rasa untuk kebutuhan Andre, PowerPoint tidak kalah dengan Flash… PowerPoint is a powerful tool if you know how to use it. πŸ™‚

    Demikian penjelasan saya. Jika ada yang kurang jelas, bisa langsung ditanyakan kepada saya. Semoga membantu.

  3. arif says :

    salam sejahtera kaka yg terhormat.
    saya sedang belajar powerpoint, animasi apa saja yang bisa dikonversi ke powerpoint ?kayak flash bisa.terus apa lagi, maaf awam banget

  4. Charles says :

    @arif:

    Mungkin maksudnya bukan dikonversi, tapi diembed ya? Beberapa tipe file musik dan video juga bisa diembed kok. Hm, kalau tertarik dicoba-coba aja deh dari Insert > Music / Video, atau Insert > Object.

    Kalau masih ada pertanyaan, e-mail aja ya di charles_ch36@yahoo.com

    semangat belajarnya… πŸ˜€

  5. dhani says :

    sayan ingin tau gimana sihh
    menyisipkan flash player ke dalam slide atau lembar kerja power point tolong di email yaa……… al nya masih bingung nie te3ntang power point

  6. agus irianto says :

    pengen tanya gimana caranya mengantikan tiap silde,krimkanlah slide yang bagus atau yang unik

  7. andy says :

    saya mau tanya fungsi hyperlink dan cara penggunaannya. trims

  8. ariyadi says :

    mas charles yang baik
    saya baru belajar power point, mau minta bantuan nih. bagaimana yaa caranya menjalankan dua animasi dengan waktu yang bersamaan. contohnya jika saya membuat kotak-1 dengan animasi motion path right, kotak-2 dengan animasi motion path left, bagaimana caranya agar dua kota tersebut berjalan pada waktu yang bersamaan, seperti mobil yang saling bersimpangan begitu mas charles. terima kasih atas jawabanya.

    • Charles says :

      @ariyadi:

      halo mas Ariyadi…

      Cara membuat dua animasi berjalan bersamaan adalah dengan men-select animasi-animasi yang ingin dijalankan bersamaan pada bagian custom animation, lalu klik kanan dan pilih “Start with previous”.

      Pilihan itu akan membuat animasi tersebut berjalan bersamaan dengan animasi yang ada di atasnya. Jika animasi yang ada di atasnya juga “start with previous”, maka kedua animasi tersebut akan berjalan bersamaan dengan animasi yang ada di atasnya lagi.

      Selamat mencoba dan semoga membantu. Jika ada yang kurang jelas, silakan ditanyakan lagi. πŸ˜€

  9. Dian says :

    Mas, saya mau tanya gimana caranya mengkombinasikan hyperlink dengan motion path, mis. saya buat kotak yang telah diberi action, lalu ketika diklik sebelum pindah slide kotak tersebut bergerak ke kiri misalnya. Gimana ya mas? Makasih atas jawabannya, ditunggu.. Email me please..

  10. Hirlan Firmansyah says :

    ada hal yang aneh, . . saya download contoh ppt dri blog lain. di ppt itu ada animasi yang tidak ada di ppt lainnya (seperti bkn bawaan saat instal). apa mungkin animasi di ppt bisa ditambah lain ( menambah jumlh animasi yg sudah ada).

  11. raul says :

    kak saya mau nanya, bagaimana cara menyatukan animasi denga hyperlink? thx

  12. rifqi says :

    mas charles,saya mau tanya..kalauu sempat tolong di jawab ya..
    begini mas,gimana caranya memberikan perintah yang berbeda(misal hyperlink dan motion path) dalam beberapa file yang di buat menjadi satu grup,supaya hasilnya berbeda jika di klik pada setiap komponen tersebut.terima kasih πŸ™‚

  13. tips powerpoint says :

    mudah juga buat animasi di powerpoint
    thanks sob!

  14. dedi says :

    mas, saya mau tanya ,custom animasi saya kok g bisa d jalanin d slide show y

  15. thomo says :

    mas saya mau nanya caranya menyalakan lagu di power point tapi bersamaan dengan animasinya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: