Saran dan Kritik

Bagi para pembaca yang mempunyai saran dan kritik yang membangun (baik dari sisi tampilan, kualitas tulisan, bahasa, dll), yang dapat membuat blog ini menjadi lebih baik silakan menumpahkannya pada halaman ini…

Semoga blog ini dapat menjadi lebih baik lagi… :)

26 Tanggapan leave one →
  1. 2008 Maret 27

    Menurut saya, Anda tidak perlu membalas semua komentar yang ditulis di blog ini. Coba Anda lihat blog-blog yang terkenal. Biasanya si penulis jarang sekali menulis komentar balasan. Yah, Anda boleh mengabaikan ini kalau mau.

    Saran yang kedua: Anda tidak perlu membalas komentar saya ini. :D

  2. 2008 Maret 28

    @Johan:

    Mas Johan, sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk saran yang Anda berikan. Saya menghargainya… Maafkan kalau saya tidak memenuhi saran kedua Anda ya… :mrgeen:

    Pertama, saya mau mengatakan, kalau saya menghargai semua komentar yang diberikan pengunjung blog saya ini. Sebisa mungkin akan saya tanggapi, meskipun memang tidak ada keharusan bagi saya untuk menanggapinya… Your comment(s) is worthy for me… :D

    Kedua, blog saya kan bukan blog terkenal yang tulisannya bisa sampai mendulang ratusan comment mas… :P Kalau sampai ratusan sih, saya juga kewalahan menanggapinya. Tapi, selama saya bisa menanggapi, akan saya tanggapi. Romi Satria Wahono yang sudah terkenal pun masih menanggapi komentar-komentar yang ada di blog-nya… :D

    Ketiga, saya rasa dengan memberikan tanggapan atas komentar-komentar yang ada, saya bisa lebih mengenal sang pemberi comment tersebut. Dan sang pemberi comment (mungkin) merasa kalau comment-nya dihargai…

    Begitu deh mas tanggapan dari saya… Anyway, thanks untuk sarannya…

    ~untuk comment yang saya rasa tidak perlu ditanggapi, saya juga tidak menanggapinya kok mas… :D

  3. 2008 Maret 30

    oke, saya paham. Saran ketiga: Jangan panggil saya mas, dong… :D

  4. 2008 Maret 30

    @Johan:

    OK, saran yang ketiga saya terima. Jadi mau dipanggil apa? hehe… :mrgreen:

  5. 2008 Maret 31

    Saran :
    Kalau mau bahas komen, lebih baik dengan cara mengedit komennya, memisahkan dengan sebuah garis, lalu tulislah bahasan anda.
    Jadi, jumlah komen di tempat anda lebih realistis :D

    Charles:
    OK, terima kasih untuk sarannya… Tampaknya balasan comment seperti ini lebih enak dibaca yah? :D

  6. 2008 Maret 31

    Saya pernah bertanya pada Lorelle, apakah baik untuk membalas komentar dengan mengeditnya. Inilah jawabannya:

    ——————————————-
    Are you asking if it is a good idea to insert the reply inside the comment instead of just replying in their own separate comment within the comment queue? NO. That is totally inappropriate, ugly, and not how it works.

    Each comment needs it’s own platform, so to speak, it’s stage. To reply to a comment, you can just reply as part of the conversation, or include the person’s name, in bold or even their name wrapped in a link to the comment you are replying to, as I’m doing here.

    Comment threading is available for WordPress blogs via WordPress Plugin, and there is always talk of adding that feature to the core of WordPress, but do not reply within the commenter’s comment box (editing the comment). It throws things off and it’s hard to tell who said what in that box.
    ————————————————-

    Lorelle adalah ahli blogging yang sangat terkenal di WordPress. Bahkan FAQ WordPress sendiri menyarankan untuk membuka blog ini. Jadi silakan pertimbangkan sendiri.

    Source: http://lorelle.wordpress.com/2006/09/18/editing-your-blog-comments/#comment-894375

  7. 2008 April 1

    @Johan & Ivan Wangsa C.L.:

    Untuk Johan, terima kasih untuk saran dan pemberitahuannya.

    Untuk Ivan Wangsa C.L. yang sebelumnya memberikan saran untuk pemberian comment di tempat yang sama dengan dipisahkan garis, juga saya ucapkan terima kasih. Saya jadi bisa mengkritisi hal ini.

    Setelah menganalisis positif dan negatif dari kedua cara yang ada, saya memilih untuk membalas comment dengan cara seperti ini (membalasnya di comment terpisah). Alasannya (beserta analisisnya) akan saya kemukakan dalam tulisan saya mendatang. So, tunggu aja ya… :D

  8. 2008 Oktober 8

    saran dari Propesor RedZz,S.Caper :

    saa sarankan mas Icha semangat dalam menghadapi semua permasalahan yang mungkin terjadi..
    mas, jarang cetingan nih sekarang..
    xixixi

    jijay ah

    intinya:
    ayo ceting Lagiiiiiiiiiii~! XD
    gyahahahhahahahahahah

  9. 2008 Oktober 8

    oh ya, komen gw ga perLu dibaLes ;)

  10. 2008 Oktober 8

    waLau gw tau u juga mungkin emang ga niat baLes (-_-”)

    *fLood mode on*

  11. 2008 Oktober 8

    @RedZz:

    iya deh, ga saiia baLes komennya…. ;)

  12. 2008 Oktober 13

    Cha, gw keganggu sama theme u yg aneh ini..
    soaL na, coLumn yg sebeLah kanan itu terLempar ke bawah seteLah coLumn kiri berakhir..
    Jadi page u jadinya panjaaaaaaaaaaaaaaaaang banget ampe bawah2..
    xixixi

  13. 2008 Oktober 14

    @RedZz:

    Gw uda ganti lagi tuh themesnya, karena makin lama makin pasaran themenya, hihihi…

    makasi ya bwt sarannya… /:D

  14. 2008 Oktober 14

    wuihh.. ternyata penanganan kompLain dari customer direspon sangat cepat dan efektif..
    bahkan ditangani dengan cara yang sangat propesionaL,
    dengan pemiLihan themes yang ber-taste tinggi..

    mongomong Cha, gw baru kepikiran..
    sebenernya target market Cha2 di bLog ini tu orang2 dengan tingkat inteLenjensi menengah ke atas bukan sih?

    *makLum, baru beLajar yang nama na
    segmentation, targeting, dan positioning..*

    xixixixixi /jenius

  15. 2008 Oktober 14

    @RedZz:

    ~customer service nomor satu dong….. hehe

    wah, kayanya sih pas bikin bLog ini ga kepikiran tuh target marketnya, xixixi… Maunya sih semua kaLangan (haha, maruk amat), tapi kLo dibaca2 Lagi tuLisan2na kayanya banyak yang butuh pemikiran gitu ya? cocok dengan jenius Bun2…. /:D

    ngetik2, jangan2 ini bwat tugas kuL ya? /nah /wkwkwk

  16. 2008 Oktober 14

    tugas kuLiah? ////?
    makanan apa itu? haizzz
    syalala

    gak, kan cuma kepikiran aja.. gw juga baru meratiin bLog gw ndiri..
    baru nyadar kLo semuanya itu memang punya target market..
    Jangankan bLog, produk, ato ikLan.. tapi juga diri kita sendiri,
    penampiLan kita, gaya bicara..
    nah.. kebetuLan meratiin bLog Cha2 n bLog gw..
    keLiatanna target market na yg punya pemikiran abstrak..
    yg jenius macam Cha2 ato gw gitu..

    ahiakhiakhiakhiak *ktawa Guffi*
    /wkwkwk

    ah gw ini ngetikin apaan sih /ehehe

  17. 2008 Oktober 15

    Cha.. themes na sama Lagi kejadian na..

  18. 2008 Oktober 19

    @RedZz:

    yaaah,,, kok bisa gitu yah? di sini baik2 saja… mungkin themesnya kurang bersahabat sama kompie u Bun, hehehe… =p

  19. 2009 Maret 8
    Yusim permalink

    Saran saya, Mas Charles tolong donk makannya dijaga tuh…haha…uda makin subur aja kelihatannya…!!Haha…mas charles mas charles…

  20. 2009 Mei 17
    juliana permalink

    Saya baru tw ada blog cerdas kaya gini..
    charles hebat… pinter udah pasti.. tp yg bikin luar biasa itu wktu u bwt blog ini … u rela bagi2 in ilmu u…

    hebat deh… hehe..
    moga2 makin pinter ya…
    punya FB ga???mw add ya…

    makasih ilmunya… g jd bs berlaga pinter dikit didepan tmn2.. hehhehehe…

    Jesus love u..

  21. 2009 Mei 21
    muji pur permalink

    hahaha… di dunia per-blogan , gak kalah pinter dari aslinya… hahaha… bagus2.. lanjutkan char… mantap u.. jangan lupa qlo sempat ajarin gw yakz.. hehehe Gb bro…

  22. 2009 Agustus 7
    Yose Ega Mulyadi permalink

    Dear Charles..

    Kita kenalan dulu yaph…
    Aku bangga sekali dengan tulisan anda mengenai MLM secara general dan Tianshi secara spesifik. jujur! saya distributor Tianshi. dan saya tidak memungkiri hal itu terjadi. Memang, sejak saya membaca tulisan anda, pikiran saya berubah. bukan karena anda saya keluar dari Tianshi lho…

    saya sangat berterima kasih pada anda karena saya mempunyai paradigma baru mengenai bisnis MLM yang didasari dari berbagai sumber.

    Apakah anda pernah mendengar kata-kata Robert T. Kiyosaki yang mengatakan bahwa bisnis MLM bukan merupakan income utama anda melainkan hanya side income walau pada kondisi riil (mungkin) lebih besar dari income anda saat ini.

    Yang membuat pikiran saya berubah adalah bisnis ini tidak perlu saya kejar seperti upline2 saya. saya hanya ingin mendapatkan tambahan uang yang tidak terlalu besar sehingga tidak ada lagi kata bohong pada calon downline..

    saya pernah presentasi pada calon downline dan pada waktu mengundang saya terang-terangan menyebutkan bahwa ini bisnis MLM. dan hasilnya? wow, mereka lebih respek sama saya. walaupun aku mengerti dampak negatif adalah sedikit undangan yang datang.

    Tapi aku merasa damai sekali.
    Mulai saat itu bagi saya MLM hanyalah cara kita memiliki side income yang lumayan tanpa mengeluarkan modal yang besar. apa itu salah?

    Yang ingin saya tanyakan apakah cara yang saya lakukan ini masih termasuk speakperson of sin yang seperti saudara bilang.

    Maaf, jika saya menyinggung. tapi kita lebih baik share agar kita lebih baik di masa mendatang.

    Tolong balas tulisan saya via e-mail saya di yozhe_marketing@hotmail.com

    Saya tunggu jawaban anda..

  23. 2009 September 23

    mas johan tolong beri saya saran dong !
    saya termasuk dalaam kategori anak yang tidak dibilang pintar tapi saya lumayan rajin dan selalu dapat rengking di 10 besar atau 13 bsr. saya anak terakhir dari 3 bersaudara tapi saya mau banget bisa masuk ui agar orang tua saya bisa bangga kpd saya dan bapak saya juga bnr2 mengharapkan saya masuk ui karena dari ke 2 anaknya selalu masuk universitas swasta.
    tolong beri saya masukan dan saran ya mas johan demi membangun diri saya menjadi manusia yang lebih baik lagi dari sekarang. terima kasih :)

  24. 2009 Oktober 9
    edi permalink

    oooooooooooooohhhhh…………….!!!!!!!!!!!!! jeleeeeek abbiiiiiiiiiieeeZZZZt

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Isi Blog Saya « Charles’ Notes…
  2. 1 Bulan Ngeblog « Charles’ Notes…

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS