Pertanyaan-Pertanyaan Besar Tentang Kehidupan
Setiap dari kita pasti memiliki pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan. Beberapa di antaranya mungkin telah kita temukan dan yakini jawabannya. Beberapa pertanyaan lainnya, kita merasa kita telah temukan jawabannya, tetapi kita masih belum yakin apakah jawaban ini yang paling tepat. Namun, ada pula pertanyaan-pertanyaan yang kita masih terus cari jawabannya sampai saat ini. Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin sesekali atau sering kali mengusik pikiran kita.
Membahas tentang pertanyaan-pertanyaan dalam kehidupan selalu menjadi sebuah hal yang menarik. Mengapa? Karena kita hanya menjalani hidup ini sekali saja, dan terlalu banyak misteri kehidupan yang ada di dunia ini.
Saat ini, berbeda dari tulisan saya biasanya yang hanya bersifat satu arah, saya ingin kita bisa bersama-sama berdiskusi mengenai hal-hal ini. Bagaimana caranya?
Tuliskanlah pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan yang Anda benar-benar ingin tahu jawabannya. Beberapa pertanyaan mungkin terlihat sangat bodoh atau sangat sederhana. Tidak apa-apa! Justru pertanyaan-pertanyaan yang sepertinya terlihat sepele dan bodoh dapat menjadi sebuah pertanyaan yang ditanyakan oleh banyak orang, dan begitu banyak orang yang ingin tahu jawabannya.
Lalu, Anda juga dapat menanggapi pertanyaan-pertanyaan dari teman-teman yang lain juga. Silakan utarakan opini Anda, pendapat pribadi Anda tentang jawaban dari pertanyaan tersebut. Diskusi ini bukanlah mencari yang benar atau yang salah, tetapi kita ingin bersama-sama melihat kehidupan yang kita jalani saat ini dari berbagai sudut pandang. Meskipun tentunya, kita juga harus mengutarakan semuanya dengan cara yang baik, tepat, dan sopan.
Beberapa pertanyaan menarik yang muncul nantinya akan saya bahas di dalam blog ini, bagaimana saya pribadi memandang pertanyaan itu.
Jadi, pertanyaan-pertanyaan apa yang mengusik pikiran Anda tentang kehidupan ini? Mari bagikan dan diskusikan melalui kolom komentar di bawah.
28 Responses to “Pertanyaan-Pertanyaan Besar Tentang Kehidupan”
Trackbacks / Pingbacks
- - 7 Desember 2011




saya jadi pendengar yg baik saja deh…
karna bingung mau tanya apa…
salam kenal…
Banyak sekali pertanyaan dalam hidup saya mas, yang sampai sekarang belum saya temukan adalah mengapa laki-laki harus mencintai seorang wanita..?
Karena itu fitrah dari sang pencipta. Agar cinta itu jadi berkah, maka harus dikendalikan oleh aturan sang pencipta. Ikuti syariat agama sang pencipta yaitu syariat Islam. Moga manfaat.
Buah apa sih sebenarnya yang dimakan Adam dan Hawa, Ko? (Hehehe.. eaaa, dibahas lagi. Hehehehehe)
saya jadi ingat ungkapan jawa: “wong urip ibarate mung mampir ngombe” (orang hidup ibaratnya hanya seprti orang mampir minum)”. Kalau hanya sebatas itu, kenapa orang rela menggadaikan harga dirinya dan menghalalkan segala cara utk mendapatkan kekayaan, pangkat, dan jabatan, ya?
Mungkin saja karena mereka belum tahu dengan istilah Jawa itu Pak
Pertanyaan tentang kehidupan yang sejauh ini sering aku pikirkan biasanya bersifat pribadi sih, hehehe
Jadi yang mampu dan tahu jawabannya ya diri sendiri gitu deh
salam kenal
Pertanyaan yang pernah mengusik dan membuat gundah saya adalah untuk apa saya harus terus hidup di dunia ini? Apa, sih sebenarnya yang saya cari dan inginkan dalam hidup ini?
Dua pertanyaan mendasar itu cukup mengganggu pikiran saya dan membuat saya tercenung lama dalam diam di kala saya sendirian. Dan saya akhirnya sudah menemukan jawabannya meski itu belum 100% memuaskan saya.
Kalau saya hidup di dunia hanya menginginkan rahmat Allah dan itulah cita-citaku yang tertinggi dan mungkin itu juga yang anda cari, namun belum betul-betul menyadari hal itu. moga manfaat.
Salam kenal jg
saya nggak tahu pertanyaan apa yang harus diajukan. tapi ini bikin saya merenung tentang kebenaran-kebenaran diri yang telah saya temukan sejauh ini. dan bagaimana itu membebaskan saya, sekaligus mendorong saya untuk berbuat yang lebih baik.
Dan saya melakoninya kang
Sebenarnya pertanyaan yang selalu mengganggu pikiran saya dahulu, sekarang sudah terjawab, yaitu kenapa dan untuk apa kita hidup?
Kita hidup karena diciptakan oleh sang pencipta yaitu Allah SWT
Kita hidup untuk mengabdi kepada sang pencipta, jadi hanya untuk mengabdi kepada Allah kita dihidupkan.
Saya yakin semua manusia di dunia ini ingin hidup dalam kebaikan dan mendengarkan hati nurani mereka. namun kenapa kekerasan dan kejahatan nggak surut2?
trims
Saya terbiasa menanyakan masalah pribadi saya pada diri saya sendiri pak, tetapi mencari jawabannya pada diri sendiri dan orang lain.., mengapa ya? hehe
salam kenal pak.
Pertanyaanku: knp kok sampe sekarang, kami berdua blm dikaruniai keturunan.
BerAt yeeee pertanyaannya, hehehe.
Btw ini blog ini beneran jumlah visitornya udah 1,2 JUTA?? Weleh weleh canggeh benneeeer….
Karena Allah belum meridhoi reski berupa keturunan untuk anda, coba anda baca doa nabi Ibrahim dan shalat (+berdoa) bersama sebelum melakukan hubungan suci. Semoga manfaat
pertanyaan besar. ttg masa depan. how the future?
salam kenal..
tolong jawab pertanyaanku jg, knapa dalam hidup mesti ada perkenalan?
dengan mengenal, qt saling mengetahui, saling mengerti dan mencintai sesama. dg it, hdp akn lebih bermakna. bayangkan hidup tanpa adanya perkenalan?
Karena kita makhluk sosial, tidak bisa hidup sendiri. Walaupun kita terus berkenalan, tetapi sebaik-baik kita adalah yang paling taat kepada penciptanya. Jadi kebaikan hidup hanya tergantung pada kualitas pengabdian kepada Allah SWT.
Semoga manfaat
Kalau saya pertanyaan yang paling membuat saya bingung untuk menjawabnya adalah apa itu kehidupan sebenarnya.
aku sering jatuh bangun didalam dosa, apa yang harus aku lakukan
I’m christian
Bertaubat (taubatannasuha) sebelum benar-benar tidak bisa bangun lagi (maut menjemput). Semua orang punya dosa, tetapi sebaik-baik manusia adalah yang bertaubat dari dosanya.
Allah Maha Pengampun
akau punya pertanyaan,,,,yang di maksud dengan kebebasan apa ya..?apa ada yang namanya kebebasan? dan apakah hidup saya ini bebas?
salm kenall
Perlukah kita menyadari apa tujuan hidup kita sebenarnya didunia ini? (sangat perlu)
Apa akibatnya bila hidup tanpa tujuan: Gerak hidup menjadi sama sekali tanpa arah (ibarat layang2 putus), Umur terbuang sia-sia (seperti penyelam mutiara yg tergoda oleh keindahan laut), dan Tidak pernah bisa mengevaluasi diri (padahal tanpa ada evaluasi tidak pernah ada kemajuan, bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin).
Seseorang yang tidak menyadari untuk apa tujuan hidupnya didunia, maka pasti ia akan melangkah kearah yang keliru. “susungguhnya kebanyakan manusia itu tertidur ketika mati baru ia terbangun”
Sikap seseorang ditentukan secara otomatis oleh keyakinan yang tertanam didalam kalbunya bukan oleh ilmu yang ada diotaknya, amal soleh muncul bukan disebabkan karena otak terisi dengan pengetahuan ilmu agama, melainkan karena kalbu terisi dengan “keyakinan-keyakinan Ilahiah”
“Dan sesungguhnya kami ciptakan untuk isi neraka jahanam kebanyakan dari jin dan manusia. mereka mempunyai hati tapi tidak dipergunakan untuk memahami ayat-ayat Allah, mempunyai mata tidak dipergunakan untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, mempunyai telinga tidak dipergunakan untuk mendengar ayat-ayat Allah. Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai” (Al-A’raaf : 179)