Tips Mencegah Virus Tanpa Anti Virus

2008 September 20

Kadang kita suka khawatir jika ingin menancapkan flash disk ke dalam komputer kita. Kenapa? Karena semakin banyaknya virus yang beredar di sekitar kita, dan kadang menancapkan flash disk saja sudah cukup untuk membuat komputer kita terinfeksi virus tersebut. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi sedikit tips untuk mencegah komputer kita dari infeksi virus yang ada di dalam flash disk yang ditancapkan di komputer kita. Dan, ini bisa dilakukan tanpa antivirus. Bagaimana caranya? Berikut adalah caranya

1. Matikan autoplay

Banyak virus menjadikan fitur autoplay flash disk sebagai salah satu cara terampuh untuk dapat menginfeksi komputer kita dengan virus. Apa itu autoplay? Secara singkat, autoplay bisa didefinisikan sebagai sesuatu yang akan dilakukan oleh komputer ketika kita menancapkan flash disk kita ke dalamnya. Bagaimana komputer bisa tahu apa yang harus dilakukannya? Semua itu ada di dalam file “autorun.inf” yang biasanya di-hidden dan ada di dalam flash disk. Jika sebuah flash disk sudah terinfeksi virus, biasanya file ini sudah dimodifikasi untuk menjalankan file virus yang ada di dalam flash disk tersebut ketika flash disk itu ditancapkan. Oke, sekarang bagaimana caranya mematikan autoplay tersebut?

Pertama, install program TweakUI for Windows XP di sini.

Kedua, buka program TweakUI tersebut. Pilih menu “My Computer” > “Autoplay” > “Drives”, lalu hilangkan centang dari semua drives yang ada.

Jika sudah, tekan OK. Anda telah berhasil mematikan fitur autoplay pada komputer Anda.

2. Cara Membuka Flash Disk

Setelah Anda mematikan autoplay, Anda bisa dengan lega menancapkan flash disk ke dalam komputer Anda. Tetapi, Anda harus berhati-hati dalam membukanya. Mulailah dengan membuka “My Computer”. Lalu cobalah terlebih dahulu melakukan “klik-kanan” pada drive flash disk yang akan dibuka. Jika tulisan “Autoplay” berada di paling atas (mendahului “Open”), maka kemungkinan besar flash disk Anda sudah terinfeksi virus, tetapi komputer Anda tidak akan terinfeksi virus, kecuali jika Anda menjalankan file virus yang ada di dalam flash disk tersebut.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah jangan pernah membuka drive flash disk dengan melakukan double-click pada drive tersebut (apalagi kalau Anda sudah tahu ada virus di dalamnya). Karena, jika Anda melakukan double-click, maka komputer akan menjalankan perintah yang paling atas (dari daftar perintah yang ada ketika Anda melakukan klik-kanan tadi). Jadi, bagaimana Anda melihat isi flash disk Anda? Tekanlah icon “Folders” yang ada di bagian toolbar “My Computer”, lalu klik drive flash disk Anda yang ada di bagian kiri dari layar (yang berupa list folder dalam bentuk tree).

3. Waspadai semua file!

Hal ketiga yang perlu Anda ingat adalah, virus dapat menyamarkan dirinya! Bisa saja sebuah virus menyamar dengan icon folder sehingga Anda pun tidak ragu untuk membukanya (dan baru menyadarinya setelah itu). Tapi, penyamaran virus itu sebenarnya bisa dibongkar dengan mudah. Caranya adalah dengan memilih menu “View > Details” yang ada di My Computer. Setelah itu, semua file akan ditampilkan dalam bentuk detail, termasuk type dari semua file tersebut. Satu hal yang perlu Anda ingat, berhati-hatilah terhadap file dengan typeApplication” atau “Screensaver“. Jika Anda melihat ada file dengan tipe tersebut, dan Anda tidak yakin bahwa itu memang file application yang terpercaya, saya sarankan untuk tidak membukanya.

Begitu pula dengan folder Anda. Folder yang normal akan memiliki type “File Folder”. Jika Anda menjumpai folder Anda memiliki type “Application”, hampir bisa dipastikan itu adalah virus yang sedang menyamar! Jangan sekali-kali membukanya, atau Anda ingin komputer Anda terinfeksi virus!

4. Mencari file yang hilang di dalam flash disk karena virus

Kadang virus membuat file yang ada di dalam flash disk kita seolah-olah hilang, dan digantikan dengan file virus dengan nama yang sama dengan file kita. Contoh: kita memiliki folder dengan nama “Folderku”, dan virus akan “menghilangkan” folder tersebut, dan menggantinya dengan file application “Folderku.exe” yang merupakan virus. Namun, beberapa virus sebenarnya tidak benar-benar menghapus file kita, tetapi hanya menyembunyikannya saja. Hal ini biasanya terlihat dari kapasitas flash disk kita yang tidak berkurang. Tetapi bagaimana mengakses file Anda kembali? Anda dapat mencoba mengaksesnya secara langsung dari address bar yang ada di My Computer. Contoh: “F:\Folderku\”, dan mungkin saja Anda akan masuk ke dalam folder tersebut.

Lalu bagaimana membuat file tersebut kembali terlihat? Pertama, klik “Start”, lalu pilih “Run”. Ketikkan “cmd”, lalu tekan enter. Anda akan masuk ke dalam command prompt. Setelah itu ketikkan “attrib -S -H +A [namaDriveFlashDiskAnda]:\* /S /D”. Contoh: jika drive F adalah drive flash disk Anda, maka yang perlu Anda ketikkan adalah “attrib -S -H +A F:\* /S /D”. Setelah itu, cek kembali flash disk Anda (ingat kembali poin nomor 2, jangan gegabah dalam membuka drive flash disk!) dan jika beruntung, Anda akan dapat menemukan file Anda kembali.

Yah, demikianlah tips dari saya. Semoga dapat membantu… Oh ya, ini hanya bisa dijalankan untuk sistem operasi Microsoft Windows XP, sama seperti sistem operasi yang saya gunakan sekarang. Kalau ada yang coba dan berhasil, cerita-cerita ya di sini, hehe… ;)

21 Tanggapan leave one →
  1. 2008 September 21
    udin permalink

    trims kang smoga bermanfaat n skses slalu, tak tnggu tips2 lainya

  2. 2008 September 21
    Andra permalink

    5. Waspadai file executable dengan nama yang menggoda, seperti: I_Love_You.exe, We_miss_you.exe atau Love_is_blind.exe

  3. 2008 September 21
    Galank permalink

    terima kasih atas saranya untuk mencegah firus masuk ke komuter malalui flas. saya khawatir jangan sampai jika autoplaynya dinon aktifkan menyebabkan efek samping pada komputer. untuk itu mohon dijelaskan apakah ada efek samping jika autoplaynya di nonaktifkan atau tidak berpengaruh sama sekali pada komputer?
    terima kasih

  4. 2008 September 21

    @udin:
    Sama-sama kang… :D

    @Andra:
    betul, waspadai file-file executable (.exe) yang namanya menggoda untuk dibuka, termasuk waspadai setiap file-file executable yang menjadi attachment pada e-mail yang Anda terima…

    ~makasih buat tambahannya Ndra… :D

    @Galank:
    Ketiadaan autoplay hanya memberikan dampak jika Anda memasukkan flash disk, CD, atau DVD, komputer tidak akan memberikan respon apa-apa sampai Anda membukanya sendiri (melalui My Computer).

    Efek samping yang umum adalah, jika Anda memasukkan installer CD dan ingin menginstall program yang ada di dalam CD tersebut, biasanya file setup.exe akan otomatis terbuka (karena autoplay), tapi jika autoplay-nya dimatikan, Anda perlu menjalankan file setup.exe yang ada di dalam CD tersebut untuk memulai instalasi. Jika Anda merasakan ini cukup merepotkan untuk Anda, Anda dapat mengaktifkan autoplay khusus untuk drive CD/DVD ROM Anda saja (dengan mencentang drive tersebut pada bagian autoplay TweakUI).

    Yang pasti, menonaktifkan autoplay tidak akan membawa kerusakan pada komputer Anda. ;)

  5. 2008 September 22
    Aditya Zainir Putra permalink

    les,, ada tweakUI buat vista ngga? ehehehe

  6. 2008 September 22

    @Aditya Zainir Putra:

    hmm, kayanya microsoft ga ngeluarin yg buat vista deh nir… tapi kayanya ada yang bikin, coba googling deh, hehe…

  7. 2008 September 23

    makasih banyak buat infonya

  8. 2008 Oktober 1
    Simsalabim permalink

    Nice Info…
    Persis dengan apa yg gw lakuin, meng non aktifkan autoplay. tapi kalo gw sih pake cara manual, lewat gpedit jadi gak pake tweakui. Trus pake USB Disk Antivirus buat detect autorun.

    Buat tambahin, ada yg buka FD pake klik kanan Open atau Explore kan ?

    Nah itu sebaiknya jangan. Karena virus bisa masuk, mending pake cara poin 2 di atas.

    Numpang copas yah…..^^

  9. 2008 Oktober 4

    @Simsalabim:

    Numpang copas yah…..^^

    Silakan mas, tapi jangan lupa direfer ke sini ya… :D

  10. 2008 Oktober 5

    hemmm…gue akan lebih ngartos lagi kalo dipraktekin langsung a.k.a ada demony gt pa’e….gimana???apa perlu gue langsung ke FASILKOM yak???hohohohoho^o^

  11. 2008 Oktober 7

    ajaib!! :D hihi..

  12. 2008 Oktober 10

    kalo cd yang ada firusnya gmn nich….. tuk menyelamatkan datanya….
    makasih atas jawabnnya..

  13. 2008 Oktober 11

    @lenafryd:

    bole2 langsung ke fasilkom aja… you’ll be warmly welcomed here :D

    @waterbomm:
    ajaib kan….? hehe…

  14. 2008 Oktober 11

    @hasyim:
    mas, datanya sempet ada di dalam CD itu ga? Atau pas CD itu di-burn, CD itu cuma diisi file virus aja (biasanya yang sering terjadi yang ini)… Kalau ini yang terjadi, ya datanya ga akan bisa diselamatkan, karena datanya ga pernah masuk ke CD… Tapi kalo datanya sempet masuk CD, harusnya masih ada di dalam CD, karena data di dalam CD tidak dapat di-delete seperti yang bisa dilakukan pada flash disk…

  15. 2009 Februari 20
    andika permalink

    terimakasih……….banget semua ilmu yang kaka berikan semoga panjang umur……

    • 2009 Februari 20

      @andika:

      Sama-sama. Amin. Semoga bermanfaat ya. :D

  16. 2009 Juni 7
    awy permalink

    makasih banyak ya, semoga kebaikan akan terus mengalir padamu! yupz!

  17. 2009 Juni 16
    armansyah permalink

    makacih banyak yak,,moga ttep update truz infonya. . ..

  18. 2009 November 2
    ndiexxx permalink

    bro .. ada software ga bila Flash Disk udah terkena virus , lalu ga bisa di buka lagi …
    mksd nya ga kebaca lagi di computer ..

    tolong yaa bro …

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Trik Menanggulangi Serangan Firus « koleksiku
  2. Mengupayakan komputer sehat tanpa virus « shoshe marshoshe weblog

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS