Deadliner dan Parkinson’s Law
Baru-baru ini saya mendengar sebuah istilah: “Parkinson’s Law”. Saya mencoba mencari-cari tentang ini dan mendapatkan beberapa hal menarik.
Menurut Parkinson’s Law, jika seseorang diberikan waktu 24 jam untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, maka tekanan waktu akan membuat orang tersebut fokus mengerjakan pekerjaannya, dan itu memaksa orang tersebut mengerjakan hal-hal yang benar-benar penting dan esensial. Akhirnya, pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 24 jam.
Berikutnya, cobalah berikan pekerjaan yang sama dan berikan waktu satu minggu. Pekerjaan yang sebenarnya dapat diselesaikan dalam waktu 24 jam tersebut baru akan selesai setelah hari ketujuh… Jika diberikan waktu dua bulan, selama itu juga pekerjaan tersebut akan diselesaikan. Yang mengejutkan adalah, hasil pekerjaan yang dilakukan dalam 24 jam tidak kalah baik (bahkan mungkin lebih baik karena pengerjaan yang lebih fokus) jika dibandingkan dengan hasil pekerjaan yang dilakukan dalam waktu 2 bulan!
Sebagai seorang deadliner, saya merasakan Parkinson’s Law ini ada benarnya, dan sering saya rasakan. Jika saya diberikan waktu satu minggu, pekerjaan satu hari dapat menjadi pekerjaan satu minggu. Ternyata, deadline sangat mempengaruhi waktu penyelesaian pekerjaan. Seperti kata Parkinson, pekerjaan individual yang memiliki deadline yang panjang jarang diselesaikan di awal-awal, melainkan penyelesaiannya cenderung mendekati deadline.
Kabar baik buat bos-bos nih… “My employees will work better with short deadlines.”
Tapi jika hukum Parkinson ini disalahgunakan dapat mengakibatkan worker abuse… Kabar buruk buat para employee…
Bagaimana pendapat pembaca tentang hukum Parkinson ini? Kira-kira apa saja kebaikan dan keburukannya ya?
~beberapa deadline tugas masih menanti. Ngeblognya sampai di sini dulu yah…


Baru ngerasain kemaren pas bikin game PPW “Pukul Buaya, Mr. Crocodile”
@oscar:
wah, game apa tuh? bagi dong, hehe…
deadline, memicu otak menjadi lebih cerdas >:) gyahahaha..
@_on:
wah, muncul teori baru nih… hmm, menarik… hehehe
setuju banget

tapi apa iya lebih baik ketika pekerjaan itu dikasih waktu tenggang sampai 2 minggu? kalo 2 bulan kelamaan kali ya..
apa tergantung dari jenis kerjaannya juga ya?
@waterbomm:
jenis pekerjaan pasti pengaruh… Yang pasti deadline-nya harus realistis juga… Kalau bangun piramid dikasih deadline sehari pasti ga bakal selesai juga, hehehe… *kecuali piramid kertas ya*
Ternyata cara kerja gw selama ini ada “Law”-nya.
Memang ini terbukti benar (setidaknya gw sudah membuktikan), tapi ga enak juga ngerjain sesuatu menjelang deadline. Lebih enak dicicil, bebannya beda…
hahaha… gw gila denger kata “deadline”…
kerjaan gw numpuk, “deadline”-nya bentar lagi…
tapi…
masih sempat ngasih coment ke blog ini…
hehehe..
*kabuurr*