Deadliner dan Parkinson’s Law

2008 Juli 2

Baru-baru ini saya mendengar sebuah istilah: “Parkinson’s Law”. Saya mencoba mencari-cari tentang ini dan mendapatkan beberapa hal menarik.

Menurut Parkinson’s Law, jika seseorang diberikan waktu 24 jam untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, maka tekanan waktu akan membuat orang tersebut fokus mengerjakan pekerjaannya, dan itu memaksa orang tersebut mengerjakan hal-hal yang benar-benar penting dan esensial. Akhirnya, pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 24 jam.

Berikutnya, cobalah berikan pekerjaan yang sama dan berikan waktu satu minggu. Pekerjaan yang sebenarnya dapat diselesaikan dalam waktu 24 jam tersebut baru akan selesai setelah hari ketujuh… Jika diberikan waktu dua bulan, selama itu juga pekerjaan tersebut akan diselesaikan. Yang mengejutkan adalah, hasil pekerjaan yang dilakukan dalam 24 jam tidak kalah baik (bahkan mungkin lebih baik karena pengerjaan yang lebih fokus) jika dibandingkan dengan hasil pekerjaan yang dilakukan dalam waktu 2 bulan!

Sebagai seorang deadliner, saya merasakan Parkinson’s Law ini ada benarnya, dan sering saya rasakan. Jika saya diberikan waktu satu minggu, pekerjaan satu hari dapat menjadi pekerjaan satu minggu. Ternyata, deadline sangat mempengaruhi waktu penyelesaian pekerjaan. Seperti kata Parkinson, pekerjaan individual yang memiliki deadline yang panjang jarang diselesaikan di awal-awal, melainkan penyelesaiannya cenderung mendekati deadline.

Kabar baik buat bos-bos nih… “My employees will work better with short deadlines.” :mrgreen: Tapi jika hukum Parkinson ini disalahgunakan dapat mengakibatkan worker abuse… Kabar buruk buat para employee… :(

Bagaimana pendapat pembaca tentang hukum Parkinson ini? Kira-kira apa saja kebaikan dan keburukannya ya?

~beberapa deadline tugas masih menanti. Ngeblognya sampai di sini dulu yah…

8 Tanggapan leave one →
  1. 2008 Juli 3

    Baru ngerasain kemaren pas bikin game PPW “Pukul Buaya, Mr. Crocodile”

  2. 2008 Juli 3

    @oscar:

    wah, game apa tuh? bagi dong, hehe…

  3. 2008 Juli 5

    deadline, memicu otak menjadi lebih cerdas >:) gyahahaha..

  4. 2008 Juli 5

    @_on:
    wah, muncul teori baru nih… hmm, menarik… hehehe

  5. 2008 Juli 6

    setuju banget :)
    tapi apa iya lebih baik ketika pekerjaan itu dikasih waktu tenggang sampai 2 minggu? kalo 2 bulan kelamaan kali ya.. :)
    apa tergantung dari jenis kerjaannya juga ya?

  6. 2008 Juli 6

    @waterbomm:
    jenis pekerjaan pasti pengaruh… Yang pasti deadline-nya harus realistis juga… Kalau bangun piramid dikasih deadline sehari pasti ga bakal selesai juga, hehehe… *kecuali piramid kertas ya* :mrgreen:

  7. 2008 Juli 18

    Ternyata cara kerja gw selama ini ada “Law”-nya. :mrgreen:

    Memang ini terbukti benar (setidaknya gw sudah membuktikan), tapi ga enak juga ngerjain sesuatu menjelang deadline. Lebih enak dicicil, bebannya beda… :D

  8. 2008 Juli 25
    valent permalink

    hahaha… gw gila denger kata “deadline”…
    kerjaan gw numpuk, “deadline”-nya bentar lagi…
    tapi…
    masih sempat ngasih coment ke blog ini…
    hehehe..

    *kabuurr*

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS