Wartawan Berhak Menghancurkan Orang Lain, Blogger Tidak!

2008 April 9

Saya baru saja membaca sebuah berita di detikinet tentang kebebasan pers dan UU ITE. Pas baca, saya merasakan keanehan dan agak lucu juga sih… Judulnya: “UU ITE Bukan Untuk Pers, Tetapi Untuk Blogger” Jadi ingin tahu juga pendapat teman-teman pembaca dan teman-teman blogger tentang ini.

Ada satu bagian dari artikel tersebut yang menggelitik saya. Bagian itu adalah:

Dalam pasal 27 ayat 3 disebutkan: “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menditribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektonik dan/dokumen elektronik yang memilik muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

“Dalam pasal itu tidak mengatur pers. Jurnalis kan tetap punyak hak menyebarluaskan informasi. Tapi bagi yang tak punya hak dan informasinya bermasalah maka itu yang diatur. Misalnya blogger diatur dalam UU ini,” terang dia.

dan

“Yang diancam itu tanpa hak dan sengaja untuk melakukan pencemaran atau menghancurkan orang lain. Nah yang tanpa hak itu bukan kalangan wartawan,”

Kesimpulan yang saya dapatkan dari tulisan di atas adalah sesuai dengan judul tulisan ini: Kalangan wartawan memiliki hak untuk mencemarkan dan menghancurkan orang lain, hak yang tidak dimiliki kalangan blogger.

Kenapa kalangan wartawan harus dibeda-bedakan dengan kalangan blogger? Kalau ada blogger yang tidak bertanggung jawab, harusnya ada juga wartawan yang tidak bertanggung jawab. Mungkin maksudnya pihak wartawan sudah diatur hukumnya di UU tentang pers, tetapi pernyataan di atas berarti menyetujui kalau wartawan berhak menghancurkan orang lain, dan blogger tidak…

Bagaimana pendapat pembaca? ;)

18 Tanggapan leave one →
  1. 2008 April 9

    Bagaimana pendapat pembaca? ;)

    secara singkat? judicial review dan pembuatan PP yang lebih spesifik untuk UU ITE harus dilaksanakan segera. ;)

    masalahnya, bagaimana definisi ‘penghinaan’ dan ‘pencemaran nama baik’? siapa yang tahu. pasal ini bisa dibawa ke arah mana saja. ingat kasus pemblokiran WordPress di Turki. ingat juga pemblokiran YouTube sekarang ini. semuanya berawal dari ‘penghinaan’ dan ‘pencemaran nama baik’, lho.

    Mungkin maksudnya pihak wartawan sudah diatur hukumnya di UU tentang pers, tetapi pernyataan di atas berarti menyetujui kalau wartawan berhak menghancurkan orang lain, dan blogger tidak…

    saya kira memang begitu. ada UU Pers yang jadi lex specialis dalam hukum di Indonesia. mungkin sebagai counterpart-nya, UU ITE sebagai batasan terhadap hal ini di dunia maya. tapi tanpa batasan yang jelas, pada taraf yang paling ekstrem bisa terjadi represi terhadap akses informasi di Indonesia.

    Cina, Pakistan, Turki… dan sekarang tampaknya Indonesia mau ikutan, entahlah. :roll:

  2. 2008 April 9

    saya juga udah baca.
    itu namanya DISKRIMINASI!!!

  3. 2008 April 9

    semoga wp gak ditutup ya..
    klo ditutup aku gak punya blog yg asik lagi deh :(

  4. 2008 April 10

    itu mah salah yang ngomong kali char, yg ngomong siapa tuh?? lagian klo menurut gw sih, ngapain juga kita mikirin gituan. toh kita sama sekali gak punya niat untuk ngehina2 orang kan :) masa merasa terdiskriminasi gara2 gak boleh ngehina orang. sama aja bodong donk :)

  5. 2008 April 10

    @yud1:
    Yup betul… Definisi-definisi tersebut harus diperjelas. Untuk pemblokiran situs saya tidak setuju. Saya setuju kalau yang diblokir itu hanya URL yang memuat penghinaan itu saja. Blokir satu domain sekaligus menurut saya dapat merugikan banyak pihak dan menunjukkan kalau yang blokir-nya itu ga mau cape-cape…

    @hanggadamai:
    Iya, jangan sampe WP tutup deh…

    @waterbomm & kamal:
    Yang saya permasalahkan bukan diskriminasinya kok (meskipun judulnya sepertinya begitu yah? hehe). Yang saya pikirkan adalah bagaimana kalau ada teman-teman wartawan yang menjadikan pernyataan ini sebagai “excuse” untuk mencemarkan dan menghancurkan orang lain. Jadi, yang saya inginkan bukan blogger dikasih hak buat menghancurkan orang lain loh… Tapi, wartawan pun tidak berhak menghancurkan orang lain (atau berhakkah wartawan?). Definisi “menghancurkan” di sini juga masih abu-abu, dan semoga saja tidak disalahartikan…

  6. 2008 April 10

    @kamal:
    Eh iya, yang memberikan pernyataan di atas itu Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Henry Subiakto.

    ~ini bukan pencemaran nama baik kan ya? :roll:

  7. 2008 April 10

    Si RS memang orang yang ada juga dibalik UU ITE itu mungkin ada pengaruhnya. Just wondering, i’m not judging.

  8. 2008 April 10
    zahris2 permalink

    jadi syerem… mungkin saran saya bikin user yg “tidak memasukkan” identitas diri yang jelas, trus nge-postnya pake tunnel.. :D .. jadi susah dikejar :D

  9. 2008 April 10

    aduh2.. coba bayangin bLog2 isinya penuh dengan
    ‘kenapa kacang panjang Lebih panjang dari buncis??’ atau
    ‘cara menanam toge yang paLing efektif’

    basi banget gak sih.

    mnurut gw tar lama2 smua bLogger jadi wartawan neh demi meLanjutkan bLog2 keren yg isinya kontroversi yg berbobot~

    LagipuLa yah,
    menurut gw efek bLog yg menghancurkan (kaLo emang ada),
    gak ampe sekuat itu, ampe harus dibikinin UU na.
    pan masih ada berjuta2 rakyat Indo yang beLum kenaL bLog.
    ato bahasa Jerman na, gaptek.

    jadi buat apa diurusin??
    masih Lebih penting ngitungin jumLah anak jaLanan yang keLaperan tiap maLem, bukan??

    aduh2..
    gw jadi gk boLeh cerita tentang ngigoannya koko gw donk??
    kan itu menghina yang bersangkutan~~

    ckckckckck…

  10. 2008 April 10

    @oscarz:
    Yeah, agree… Don’t judging… :)

    @zahris2:
    kalo ngisi content-content yang positif ga perlu takut kok… :D Ngeblog aja jadi susah ya…

    @RedZz de Lady:
    bener juga, blogger jadi wartawan aja biar aman ya..hehe. Pemerintah harus lebih pandai dalam membuat prioritas… btw, emang koko lo ngigo apa? hehe…

  11. 2008 April 11

    di Amrik kayaknya sih blogger diakui jadi wartawan,,,, masih butuh banyak informasi dan sedang mencari tentang hal ini

  12. 2008 April 11

    yah, kalah lagi ma wartawan… gimana nih?!

  13. 2008 April 11

    blogger = hacker ?
    Berarti hacker juga tidak berhak yah?

  14. 2008 April 12
    Putra Rabelz permalink

    Menurut Gue Neh…. Wartawan ada undang undang Persnya, dan Kode Etik Jurnalistik yang disepakati para Jurnalis di Jakarta beberapa waktu lalu. Dan Bukan wartawan BODREX lah. Dan kalo Blogger sebagai pencemar nama baik, tentu ada Bukti Donk, dan yang merasa nama baiknya di usilin tanpa bukti kenapa REPOT, GITU AJA KOQ REPOT, Right?

  15. 2008 April 12

    T_T baru aja dibiLangin..
    tapi gw skrg dah gk bisa buka blogspot Lagi dari cara haLaL..
    harus pake cara Licik.. T_T
    ampun deh..
    jadi gimana gw ngebLog skarang??? T_T

    benci nih..
    bLokir blogspot blokir iff blokir ffi blokir youtube blokir rapidshare blokir juga fs blokir tuh ym blokir noh mirc blokir aja sekalian spidi, fastnet, ato internet provider laennya~~

    skaLian aja Larang penjuaLan komputer daLem negri. susah banget sih.
    mo matiin nyamuk daLem WC, kan?
    bakar aja rumahnya sekaLiannn~~!!

    benci benci benci benciiii~~~~ T_T T_T T_T

    *maap yah saya menumpahkan kekesaLan di sini*

    Nb.kyknya gw bakaL beneran bikin bLog tentang kemungkinan panjang maksimum pohon toge nih biar aman.

  16. 2008 April 12
    an-narkaulipsy permalink

    Masalahnya, blogger kadang2 hanya berani di onlen saja, wartawan tidak.

  17. 2008 April 15

    Waduh, kok kesannya Blogger jadi semacam sesuatu menakutkan bagi pemerintah, padahal apa ya salah blogger kepada negara?
    Padahal seperti kata mbah Wiki

    Blogs often become more than a way to just communicate; they become a way to reflect on life or works of art.

    Btw, mau baca tulisannya mas Charles tentang F!tn@ ndak bisa :sad:
    Admin kantor mem-block semua website dengan kata “f!tn@”

  18. 2008 April 15

    @oscarz:
    jadi penasaran di amrik undang-undangnya kaya gimana…

    @gempur:
    Hehe… Yah gpp lah, sekali2 ngalah… :P

    @Romy:
    blogger aja ga boleh apalagi hacker… haha.

    @Putra Rabelz:
    Iya, saya juga berpikirnya seperti itu. Wartawan punya undang-undangnya sendiri. Tapi aneh aja kalo UU yang satu mengatakan wartawan tidak mempunyai hak menghancurkan orang lain, dan UU yang lain mengatakan wartawan mempunyai hak…

    @RedZz de Lady:
    *promo mode: on*
    Ayo ayo, bikin blog di wordpress… hehe.
    *promo mode: off*
    emang parah tuh… apa mereka ga punya semprotan nyamuk dan cuma punya bom doang ya? Atau mereka males nepok nyamuk? :mrgreen:

    @an-narkaulipsy:
    Iya saya setuju kalo blogger akan lebih sulit dilacak jejaknya… Masukan juga untuk para blogger untuk lebih terbuka dan menulis content positif…

    @sigid:
    Pemerintah kaya kelabakan gitu, ampe blog juga ikutan diblok… Waduh, klo ga bisa baca di kantor, baca di warnet aja mas… hehe :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS