<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Mencari Popularitas Melalui Pornografi</title>
	<atom:link href="http://charleschristian.wordpress.com/2008/03/22/mencari-popularitas-melalui-pornografi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://charleschristian.wordpress.com/2008/03/22/mencari-popularitas-melalui-pornografi/</link>
	<description>Membuka wawasan, bersama belajar dari kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2009 04:05:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: detnot</title>
		<link>http://charleschristian.wordpress.com/2008/03/22/mencari-popularitas-melalui-pornografi/comment-page-1/#comment-340</link>
		<dc:creator>detnot</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2008 01:32:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://charleschristian.wordpress.com/?p=125#comment-340</guid>
		<description>maksudnya ambil dr BOTD bukan ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maksudnya ambil dr BOTD bukan ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Charles</title>
		<link>http://charleschristian.wordpress.com/2008/03/22/mencari-popularitas-melalui-pornografi/comment-page-1/#comment-319</link>
		<dc:creator>Charles</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 11:51:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://charleschristian.wordpress.com/?p=125#comment-319</guid>
		<description>&lt;strong&gt;@kamal87:&lt;/strong&gt;

Yang saya setujui dari bung kamal: popularitas sejati tidak dicari, tapi didapatkan dengan sendirinya. Popularitas yang didapat dengan menghalalkan segala cara adalah popularitas semu yang pada akhirnya akan jatuh.

Btw, untuk masalah pornografi yang saya maksud di tulisan ini tidaklah selalu pornografi yang negatif (yang jelek-jelek dan menjatuhkan moral bangsa, you know lah...), tapi yang saya maksud juga tulisan-tulisan positif tentang pornografi (contoh: memberantas pornografi), dan memasukkan unsur pornografi di dalam tulisannya yang dimaksudkan untuk memancing orang-orang datang ke situsnya, padahal tidak ada muatan pornografi (yang merusak moral) di dalamnya (alias: hanya orang-orang iseng yang mencari popularitas).

So, kesimpulan yang saya dapat sementara, pornografi adalah masalah yang pelik dan banyak disukai orang, yang membuat banyak dimanfaatkan orang untuk mencari kepopuleran. Kepopuleran yang didapat karena banyak orang yang &quot;nyasar&quot; karena &quot;otak ngeres&quot; hanyalah sesuatu yang semu.

~btw, sampai saat ini, solusi IT dalam memerangi pornografi terkesan masih tahap teori saja!? Semoga suatu saat ada yang bisa merealisasikannya (tugas anak2 fasilkom nih... :P)...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>@kamal87:</strong></p>
<p>Yang saya setujui dari bung kamal: popularitas sejati tidak dicari, tapi didapatkan dengan sendirinya. Popularitas yang didapat dengan menghalalkan segala cara adalah popularitas semu yang pada akhirnya akan jatuh.</p>
<p>Btw, untuk masalah pornografi yang saya maksud di tulisan ini tidaklah selalu pornografi yang negatif (yang jelek-jelek dan menjatuhkan moral bangsa, you know lah&#8230;), tapi yang saya maksud juga tulisan-tulisan positif tentang pornografi (contoh: memberantas pornografi), dan memasukkan unsur pornografi di dalam tulisannya yang dimaksudkan untuk memancing orang-orang datang ke situsnya, padahal tidak ada muatan pornografi (yang merusak moral) di dalamnya (alias: hanya orang-orang iseng yang mencari popularitas).</p>
<p>So, kesimpulan yang saya dapat sementara, pornografi adalah masalah yang pelik dan banyak disukai orang, yang membuat banyak dimanfaatkan orang untuk mencari kepopuleran. Kepopuleran yang didapat karena banyak orang yang &#8220;nyasar&#8221; karena &#8220;otak ngeres&#8221; hanyalah sesuatu yang semu.</p>
<p>~btw, sampai saat ini, solusi IT dalam memerangi pornografi terkesan masih tahap teori saja!? Semoga suatu saat ada yang bisa merealisasikannya (tugas anak2 fasilkom nih&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> )&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kamal87</title>
		<link>http://charleschristian.wordpress.com/2008/03/22/mencari-popularitas-melalui-pornografi/comment-page-1/#comment-318</link>
		<dc:creator>kamal87</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 02:47:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://charleschristian.wordpress.com/?p=125#comment-318</guid>
		<description>mencari popularitasnya aja udah salah, apalagi pake pornografi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mencari popularitasnya aja udah salah, apalagi pake pornografi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mikul dhuwur “mendem jero” – Sebuah Peribahasa Kekayaan Bangsa* &#171; ilalang.al.haidar</title>
		<link>http://charleschristian.wordpress.com/2008/03/22/mencari-popularitas-melalui-pornografi/comment-page-1/#comment-317</link>
		<dc:creator>Mikul dhuwur “mendem jero” – Sebuah Peribahasa Kekayaan Bangsa* &#171; ilalang.al.haidar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 01:24:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://charleschristian.wordpress.com/?p=125#comment-317</guid>
		<description>[...] &#8220;pornografi&#8221; mencuat, saya justru memilih untuk membahas budaya. Sudah cukup banyak saudara-saudaraku yang menguliti wacana [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] &#8220;pornografi&#8221; mencuat, saya justru memilih untuk membahas budaya. Sudah cukup banyak saudara-saudaraku yang menguliti wacana [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
