Mencari Popularitas Melalui Pornografi

2008 Maret 22

Akhir-akhir ini, di top post id.wordpress.com banyak beredar berita-berita miring (entah miring apa lurus!?) seputar artis yang ada di bangsa ini. Dan, yang lebih banyak dibahas adalah content-content yang menjurus pada pornografi. Cukup banyak orang yang menulis mengenai hal ini, baik dari orang yang benar-benar ingin cari sensasi, orang yang memang mau merusak moral bangsa (supaya rusak bersama-sama dia), sampai orang yang ingin mencari popularitas, membuat blog-nya ramai dikunjungi, dan menjadi populer… Yang akan saya soroti kali ini adalah hal yang terakhir.

Pertama, kenapa sih tulisan yang mengandung pornografi bisa membuat seseorang jadi populer? Jawaban akan hal ini adalah, kalau mau jujur, masih banyak orang di negeri ini yang menyukai hal ini. Pornografi! Maka, bukan tidak mungkin (malah sering), keyword-keyword “porno” yang akan mengantar mereka ke blog tersebut. Karena banyak orang yang tertarik dengan pornografi, maka jadilah mereka “nyasar” ke blog tersebut.

OK, karena itu, tidak heran cukup banyak juga orang yang memanfaatkan hal ini untuk mencari popularitas. Tidak dapat dipungkiri, salah satu alasan saya menulis tulisan ini saat ini juga untuk meneliti kepopuleran tulisan yang mengandung unsur pornografi (baca: terdapat kata pornografi di dalamnya, lebih bagus di kategori atau tag tulisannya).

Saya rasa wordpress cukup baik untuk mem-block blog-blog yang memuat pornografi secara hard-core (baca: gambar bokep, film bokep, dsb.). Hal ini juga disebabkan oleh fitur “report as mature” yang ada. Dan menurut saya, ini adalah salah satu cara memberantas pornografi yang banyak merebak di dunia maya ini (setidaknya di dalam blog). Maka, tulisan yang “tersisa” biasanya hanya seputar berita atau artikel tentang pornografi saja. Ini adalah yang saya sukai dari wordpress, saya merasa cukup aman dari jegalan-jegalan orang iseng (atau bejat?) yang menaruh gambar porno di situs mereka (apakah ada yang merasa seperti saya juga?).

So, selama bangsa ini masih suka dengan pornografi, tulisan tentang pornografi akan terus populer, baik yang benar-benar porno (yang ini harusnya lebih populer) atau tulisan-tulisan yang membahas tentang pornografi (seperti tulisan ini… ke-geer-an :P ). Yah, jadi, salahkah mencari popularitas melalui pornografi? Saya sisakan pertanyaan ini untuk pembaca sekalian… ;)

4 Tanggapan leave one →
  1. 2008 Maret 23

    mencari popularitasnya aja udah salah, apalagi pake pornografi…

  2. 2008 Maret 23

    @kamal87:

    Yang saya setujui dari bung kamal: popularitas sejati tidak dicari, tapi didapatkan dengan sendirinya. Popularitas yang didapat dengan menghalalkan segala cara adalah popularitas semu yang pada akhirnya akan jatuh.

    Btw, untuk masalah pornografi yang saya maksud di tulisan ini tidaklah selalu pornografi yang negatif (yang jelek-jelek dan menjatuhkan moral bangsa, you know lah…), tapi yang saya maksud juga tulisan-tulisan positif tentang pornografi (contoh: memberantas pornografi), dan memasukkan unsur pornografi di dalam tulisannya yang dimaksudkan untuk memancing orang-orang datang ke situsnya, padahal tidak ada muatan pornografi (yang merusak moral) di dalamnya (alias: hanya orang-orang iseng yang mencari popularitas).

    So, kesimpulan yang saya dapat sementara, pornografi adalah masalah yang pelik dan banyak disukai orang, yang membuat banyak dimanfaatkan orang untuk mencari kepopuleran. Kepopuleran yang didapat karena banyak orang yang “nyasar” karena “otak ngeres” hanyalah sesuatu yang semu.

    ~btw, sampai saat ini, solusi IT dalam memerangi pornografi terkesan masih tahap teori saja!? Semoga suatu saat ada yang bisa merealisasikannya (tugas anak2 fasilkom nih… :P )…

  3. 2008 Maret 25

    maksudnya ambil dr BOTD bukan ya?

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Mikul dhuwur “mendem jero” – Sebuah Peribahasa Kekayaan Bangsa* « ilalang.al.haidar

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS